• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Khazanah»HAL UNIK KEHIDUPAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN GONTOR 

HAL UNIK KEHIDUPAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN GONTOR 

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 9 September 2020

Laporan : Halwa Fitriosa Khalida Falaquera

Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo atau yang lebih dikenal dengan nama Pondok Gontor adalah salah satu pondok pesantren yang terletak di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Pesantren ini terkenal dengan penerapan disiplin, penguasaan bahasa asing, kaderisasi dan jaringan alumni yang sangat kuat.

Namun tahukah anda jika ada beberapa hal unik yang ada di dalam kehidupan sehari-hari Santri di pondok pesantren ini? Yang mungkin bisa jadi pembeda antara sekolah atau pesantren Gontor dengan pesantren lain di indonesia. Berikut akan kita bahas.

Baca juga: Keren, Begini Cara Pondok Gontor Memutus Mata Rantai Virus Covid 19

Pembahasan Ini diambil dari hasil wawancara saya pada hari Selasa (8/9/2020) dengan saudara Zahir salah satu alumni gontor tahun 2018, yang mengatakan bahwa hal unik dalam kehidupan sehari-hari di gontor antara lain :

1. Ketika sedang dididik untuk selalu disiplin dan tepat waktu.

Di setiap kegiatan yang ada di sana entah dari bangun tidur, solat lima waktu, maupun pergi ke kelas itu harus selalu tepat waktu, karena dalam setiap kegiatan sehari-hari disana tidak mengenal waktu kosong, jadi Santri yang bermalas-malasan disana ia akan terkena hukuman yang sesuai dengan kesalahannya, hal ini dikarenakan begitu ketatnya kegiatan sehari-hari disana hingga lupa kampung halaman.

2. Banyaknya penegak disiplin.

Disana entah dari senior maupun ustad-ustadnya itu juga salah satu faktor yang membuat Santri disana takut akan melanggar disiplin.

Contohnya seperti moment dimana Santri ingin melakukan solat magrib berjamaah dimasjid, di depan masjid sudah ada bagian keamanan yang sudah berdiri sambil memegang gunting itu artinya pada saat lonceng besar berbunyi tanda waktu akhir ke masjid telah usai, berarti yang lewat dari jam itu akan dicukup habis rambutnya sampai botak, dari situ para Santri dilatih bagaimana dia harus memperkirakan waktunya dari dia selesai berolahraga sore dan pulang untuk antri mandi setelah itu mengganti bajunya, lalu bergegas pergi dari asrama ke masjid. Belum lagi jika asramanya yang jauh dari masjid maka dia harus lari.

3. Segala sesuatu atau kegiatan dilakukan dengan antri.

Hal ini salah satu yang paling unik. Ketika hendak makan, mandi, cukur, jajan, dan lain sebagainya kita harus membudayakan antri sebanyak apapun Santrinya. Dan karena Santrinya cukup banyak, jadi tidak semua bisa mendapatkan apa yg diinginkan secara instant.

Contohnya pada awal bulan saat ingin mengambil uang di bagian administrasi. Karena awal bulan itu yang paling ditunggu-tunggu oleh para Santri, jadi di bagian administrasi itu antriannya sangat panjang hingga keluar ruangan administrasi. Jadi harap bersabar jika ingin mengambil uang dari tabungan. Dan jika mengantri hingga waktu yang ditentukan sudah habis mau gamau harus mengantri lagi di hari esoknya.

4. Disetiap 2 Minggu sekali ada kegiatan yang mengharuskan semua Santri menggunakan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris.

Di poin ini, bagi siapapun yang tidak memakai Bahasa Arab ataupun Bahasa Inggris maka dia akan dicukur kepalanya hingga botak.
Cara pemakaian bahasanya itu ialah dalam dua minggu sekali bahasa akan diganti, misalkan dua minggu ini bahasa arab dan dua minggu setelahnya bahasa inggris. Bagi siapapun yang tidak bisa berbahasa arab ataupun Inggris lebih baik diam dari pada rambut yang akan hilang.

Mau dimana pun kita bersembunyi untuk memakai bahasa Indonesia ataupun daerah, nantinya pasti akan ketahuan, karena banyak jasus atau mata-mata dari teman kita sendiri yang akan melaporkan langsung kepada bagian bahasa dan nantinya kita akan terkena hukuman jika melanggar, jadi entah dikamar, dikelas, Di dapur, ataupun dimasjid itu akan ketahuan dan dia tidak akan memandang kita temannya atau bukan jika kita melanggarnya.

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia

September 14, 2026

Ber-NU dengan Gembira: Hentikan Tengkar Narasi, Kembali Pada Semangat Qonun Asasi

September 14, 2026

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia  Oleh Tri Lestari Indonesia sedang berada pada momentum penting untuk membuktikan bahwa ekonomi syariah bukan sekadar sektor pelengkap dalam perekonomian nasional, melainkan salah satu kekuatan strategis yang dapat mengantarkan Indonesia menjadi pemimpin industri halal dunia. Dengan jumlah penduduk muslim yang besar, basis pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang luas, serta berkembangnya industri keuangan syariah, Indonesia memiliki modal yang cukup untuk memainkan peran lebih besar dalam rantai ekonomi halal global. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa kekuatan ekonomi syariah Indonesia telah mencapai sekitar Rp3.131 triliun. Angka tersebut menempatkan Indonesia pada peringkat keempat sebagai negara dengan ekonomi syariah terbesar di dunia. Posisi ini menunjukkan bahwa ekonomi syariah Indonesia telah berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memiliki daya saing dan tidak lagi hanya berorientasi pada pasar domestik. Yang lebih menarik, Indonesia telah menjadi produsen nomor satu untuk sejumlah produk halal, termasuk sektor mode dan busana muslim. Capaian tersebut memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk mengubah besarnya pasar muslim menjadi kekuatan produksi. Kekuatan tersebut semakin ditopang oleh ekosistem sertifikasi halal yang terus berkembang. Airlangga menyebutkan bahwa Indonesia telah memiliki sekitar 4,4 juta sertifikat halal. Besarnya jumlah sertifikasi ini menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat posisi produk Indonesia di pasar internasional. Namun, tantangannya adalah memastikan agar sertifikasi halal tidak berhenti sebagai kewajiban administratif, tetapi menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk. Oleh karenanya, kebijakan pemerintah diarahkan untuk membuat proses sertifikasi semakin mudah, murah, cepat, dan terintegrasi dengan program pengembangan usaha. Langkah pemerintah dalam membangun akses pasar internasional juga menjadi faktor penting. Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Indonesia telah memiliki mutual recognition arrangement atau agreement dengan 39 negara. Kerja sama tersebut membuka peluang agar produk halal Indonesia dapat lebih mudah diterima di berbagai pasar global. Artinya, sertifikasi halal dapat menjadi pintu masuk bagi produk UMKM Indonesia untuk menembus pasar dunia, bukan sekadar menjadi tanda kepatuhan di pasar domestik. Di sisi lain, kekuatan ekonomi syariah Indonesia memiliki sumber daya sosial yang jauh lebih luas daripada sekadar sektor komersial. Zakat, infak, sedekah, dan wakaf atau ZISWAF memiliki potensi besar untuk menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengoptimalkan zakat, infak, sedekah, jariah, hibah, wasiat, dan berbagai sumber keagamaan lainnya. Optimalisasi dana sosial tersebut dapat memperkuat upaya pengentasan kemiskinan sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi umat. Potensi tersebut akan semakin besar apabila keuangan komersial dan keuangan sosial syariah dapat diintegrasikan secara lebih sistematis. Dana zakat dan wakaf, misalnya, dapat diarahkan untuk memperkuat kapasitas kelompok masyarakat produktif, sementara pembiayaan perbankan syariah dapat menopang pengembangan usaha yang telah memiliki prospek komersial. Sinergi semacam ini akan membuat ekonomi syariah memiliki dampak yang lebih luas terhadap pemerataan kesejahteraan.…

Ber-NU dengan Gembira: Hentikan Tengkar Narasi, Kembali Pada Semangat Qonun Asasi

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Oleh: KH Anis Maftukhin Syahdan, Mbah Hasyim Asy’ari pernah menyitir sebuah syair Arab berabad silam…

Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 Triliun, Masuk Empat Besar Dunia

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 Triliun, Masuk Empat Besar Dunia Jakarta – Menteri Koordinator Bidang…

Indonesia Jadi Peringkat Keempat Ekonomi Syariah Terbesar Dunia

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Indonesia Jadi Peringkat Keempat Ekonomi Syariah Terbesar Dunia JAKARTA – Di tengah ketidakpastian serta dinamika…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.