• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Guntur Romli Sebut NKRI Syariah Merupakan Propaganda Khilafah

Guntur Romli Sebut NKRI Syariah Merupakan Propaganda Khilafah

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 8 August 2019

Politisi Partai Solidaritas Indonesia atau PSI Mohamad Guntur Romli menilai seruan Ijtima Ulama dan Tokoh ke-IV untuk mewujudkan NKRI Syariah berdasarkan ideologi Pancasila merupakan bentuk propaganda palsu. Guntur Romli menyebut inti dari tujuan mereka tetaplah ingin menegakkan sistem khalifah.

Hal itu dikatakan Guntur Romli lewat akun Twitter pribadinya @GunRomli. Menurut Guntur Romli propaganda palsu untuk mewujudkan NKRI Syari’ah berdasarkan Pancasila itu merupakan propaganda yang dibuat oleh Koalisi FPI dan Hisbut Tahrir Indonesia (HTI).

“NKRI Syariah Berlandasakan Pancasila’ adalah propaganda palsu & bodoh, tujuan mereka kan tetap tegaknya Khilafah, propaganda palsu ini berasal dari koalisi FPI & Hizbut Tahrir. Menyebut NKRI & Pancasila cuma kedok saja,” kicau Guntur Romli lewat akun Twitter pribadinya @GunRomli seperti dikutip suara.com pada Rabu (7/8/2019).

Untuk diketahui, Ijtima Ulama dan Tokoh ke-IV yang digelar di Hotel Lorin Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (5/8/2019), menghasilkan delapan putusan. Delapan putusan tersebut dibacakan langsung oleh Penanggung Jawab Ijtima Ulama dan Tokoh ke-IV, Yusuf Muhammad Martak.

Putusan Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional ke-IV, menimbang dan seterusnya, mengingat berpedoman pada ayat-ayat suci Al-Qur’an, Anisa 58, Anisa 135, Al-Maidah 8, Al-Maidah 42 Al-Hud 113, Ibrahim 42, An-Nahl 90, Asy-Syura 227, Al-Hujarat 9, serta hadis-hadis Nabi beberapa jadi konsideran memutuskan rekomendasi Ijtima Ulama dan Tokoh ke-IV.

Adapun dari delapan putusan yakni Ijtima Ulama dan Tokoh ke-IV meminta ulama dan umat untuk berjuang memulangkan Imam Besar FPI Rizieq Shihab. Selain itu, mereka juga mengajak ulama dan umat untuk sama-sama berjuang mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Syari’ah berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Penindakan Korupsi Sektor BUMN dan Energi Diperkuat, Selamatkan Aset Negara

July 13, 2026

Korupsi Sektor BUMN dan Energi Ditindak, Pemerintah Jaga Kepentingan Rakyat

July 13, 2026

Penindakan Korupsi Sektor BUMN dan Energi Diperkuat, Selamatkan Aset Negara

By Kata IndonesiaJuly 13, 20260

Penindakan Korupsi Sektor BUMN dan Energi Diperkuat, Selamatkan Aset Negara JAKARTA – Komitmen pemerintah dan…

Korupsi Sektor BUMN dan Energi Ditindak, Pemerintah Jaga Kepentingan Rakyat

By Kata IndonesiaJuly 13, 20260

Korupsi Sektor BUMN dan Energi Ditindak, Pemerintah Jaga Kepentingan Rakyat Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya…

Resiliensi Media dan Masa Depan Ketahanan Siber Indonesia

By Kata IndonesiaJuly 13, 20260

Resiliensi Media dan Masa Depan Ketahanan Siber Indonesia Oleh : Arweta Nugraha Transformasi digital telah…

Resiliensi Media, dan Jalan Bertahap Memperkuat Pertahanan Siber

By Kata IndonesiaJuly 13, 20260

Resiliensi Media, dan Jalan Bertahap Memperkuat Pertahanan Siber Oleh: Sri Seruni Prabasmoro Kehadiran kecerdasan buatan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.