Global Bond Danantara Oversubscribed, Kepercayaan Investor Dunia terhadap Indonesia Menguat
Jakarta – Keberhasilan penerbitan obligasi global (global bond) perdana Danantara Indonesia senilai USD1,5 miliar menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan investor internasional terhadap prospek ekonomi Indonesia.
Antusiasme investor yang menempatkan pesanan jauh melampaui jumlah obligasi yang ditawarkan memberikan posisi tawar yang lebih baik bagi emiten dalam menentukan tingkat kupon yang kompetitif. Kondisi ini memungkinkan biaya pendanaan menjadi lebih efisien sehingga mendukung berbagai agenda pembangunan dan investasi strategis ke depan.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa respons investor terhadap penerbitan global bond tersebut melampaui ekspektasi awal.
“Dari rencana 1 miliar dolar yang kami ingin capai, book building yang masuk itu kurang lebih 4,6 miliar dolar. Sehingga melihat book building yang begitu tinggi, artinya kami meng-upsize atau meningkatkan dari 1 miliar menjadi 1,5 billion USD yang di mana itu dibagi menjadi 5 tahun dan juga 10 tahun,” jelas Rosan.
Menurut Rosan, capaian tersebut mencerminkan keyakinan investor global terhadap stabilitas dan prospek ekonomi Indonesia. Bahkan, sejumlah investor menyatakan kesiapan untuk mendukung penerbitan obligasi dengan tenor yang lebih panjang di masa mendatang.
“Saya sampaikan bahwa kepercayaan market, kepercayaan dunia luar terhadap Indonesia itu sangat baik. Ini tercermin dari mereka bersedia untuk membeli global bond-nya Danantara dari jangka lima tahun, 10 tahun dan bahkan mereka menyatakan kepada saya sangat-sangat terbuka apabila Danantara ingin menerbitkan bond sampai yang 30 tahun,” katanya.
Senada dengan itu, Wakil Ketua Umum Bidang Kepatuhan dan Etika Bisnis Kamar Dagang Indonesia (KADIN), Haryara Tambunan, menilai keberhasilan penerbitan obligasi global tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
“Ini adalah momentum dan bukti nyata bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih kuat dan diakui oleh dunia, oleh karena kami (KADIN) akan sepenuhnya mengerahkan daya serta upaya untuk menjaga kepercayaan ini agar Indonesia terus maju dan lebih baik ke depannya,” ujar Haryara.
Keberhasilan global bond Danantara menjadi indikator kuat bahwa kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi, mempercepat hilirisasi, dan meningkatkan daya saing investasi telah memperoleh respons positif dari pasar internasional. Capaian ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu destinasi investasi yang dipercaya dunia di tengah dinamika ekonomi global yang terus berubah.