Gerakan #1AbadGontor Dideklrasikan oleh Puluhan Alumni Gontor di Karawang

100 tahun sudah Pondok Modern Darussalam Gontor tumbuh dengan segudang prestasi dan pencapaian yang berkualitas baik. Eksistensi Pesantren Gontor terus mewarnai nusantara dibantu dengan tenaga didik yang terus berusaha mewujudkan pondok modern yang berintegrasi. Acara di Pondok Darussalam Cilamaya Karawangang yang dihadiri oleh pengurus Ikatan Keluarga Pondok Pondok Modern (IKPM) Purwakarta dan Subang, Presiden Jilut Tis Inat Akbar Zaenudin.

Anggota Badan Wakaf Pondok Gontor Prof. Dr. KH. Husnan Bey Fananie M.A yang juga merupakan cucu KH. Zainuddin Fananie mengatakan, peringatan 100 tahun Gontor ini merupakan kesempatan yang sangat berharga. Peringatan 100 tahun Gontor tersebut bukan hanya fisiknya saja, bangsa ini menjadi aset Gontor oleh karena itu setiap alumni Gontor harus bertanggung jawab terhadap bangsa Indonesia.

Baca juga: Gemparkan Musik Indonesia, Kyai Gontor Rilis Lagu Berjudul “Akankah Dunia Rela”

Baca Juga

“Insyaallah pada 2026 mendatang, bagian dari alumni Gontor dapat memimpin Indonesia dengan menjadi Presiden dan Wakil Presiden, Gubernur dan Wakil Gubernur dan Bupati beserta Wakilnya. Dengan harapan, alumni Gontor dapat menjadi insan cendikiawan yang dapat dijadikan contoh bagi anak-anak bangsa,” ucap Prof. Dr. KH. Husnan Bey Fananie. M.A dalam pidatonya di Pondok Darussalam Cilamaya, Karawang, Senin (22/3).

Pertemuan ini menjadi momen yang bersejarah karena banyak mengingatkan kembali kisah-kisah didirikannya Pondok Pesantren Modern Gontor, karena sebelum adanya Indonesia Gontor sudah ada.

“Di Karawang ini kita sangat bersejarah, kita ingat dengan perjuangan pemuda Indonesia di Rengasdengklok dalam memerdekakan Indonesia,” ucap Kyai. Husnan.

Prof. Dr. KH. Husnan Bey Fananie mengatakan, setiap alumni dan keluarga IKPM menjadi tombak dalam mensukseskan 1 abad Gontor ini, mulai tahun ini siapkan acara-acara menuju tahun 2026 agar persiapan yang dilakukan lebih matang dan tentunya setiap IKPM harus terlibat demi terwujudnya insan cendikiawan Gontor yang tetap eksis, hidup, bergerak, dan bermanfaat bagi banyak pihak.

“Lahir nya Gontor adalah pada tahun 1926, satu abad Gontor bukan 2026, tapi dimulai dari sekarang. Mari kita ramaikan di sosial media kita dengan hastag #1AbadGontor,” tutup Prof. Dr. KH. Husnan Bey Fananie.

Akbar Zainuddin selaku Presiden Jilut Tisinat mengatakan, bahwa gerakan #1AbadGontor harus viral.

“Kami selaku angkatan 90an siap berkolaborasi dengan para senior angkatan 50, 60, 70, 80 dan 2000an. Kami bersinergi untuk kesuksesan event yang berharga ini,” jelas Akbar Zainuddin.

Related Posts

Add New Playlist