• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Gerai dan Gudang Kopdes Merah Putih Dorong Pemerataan Ekonomi di Tahun Pertama Prabowo-Gibran

Gerai dan Gudang Kopdes Merah Putih Dorong Pemerataan Ekonomi di Tahun Pertama Prabowo-Gibran

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 15 October 2025

Gerai dan Gudang Kopdes Merah Putih Dorong Pemerataan Ekonomi di Tahun Pertama Prabowo-Gibran

Jakarta – Pemerintah memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di tahun pertama kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah mendorong pemerataan ekonomi nasional dengan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan baru melalui sistem koperasi modern.

 

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menjelaskan bahwa pembangunan KDKMP bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi juga langkah strategis membangun kemandirian ekonomi desa.

 

“Setiap gudang dan gerai nantinya akan menjadi pusat aktivitas ekonomi yang dikelola masyarakat. Dengan begitu, nilai tambah produksi dan distribusi hasil pertanian dapat dinikmati secara adil oleh warga desa,” ujar Ferry.

 

Ferry menegaskan program ini tengah dipersiapkan dengan matang melalui kerja sama lintas lembaga. Pemerintah akan melakukan inventarisasi tanah-tanah desa potensial untuk dibangun, bekerja sama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

 

“Dana ini akan disalurkan melalui kerja sama antara Kementerian Keuangan, Kementerian Desa, dan korporasi BPI Danantara,” jelas Ferry.

 

Ia menambahkan, penguatan ekonomi desa merupakan bagian dari konsep pertahanan semesta, di mana ekonomi, pangan, dan energi menjadi bagian integral dari ketahanan nasional.

 

“Pelibatan TNI bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi bagian dari amanat konstitusi untuk memperkuat ekonomi rakyat,” tambahnya.

 

Senada, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Askolani, menyampaikan bahwa dukungan pembiayaan terhadap program ini akan bersumber dari APBN.

 

“Kami mendukung penuh dari sisi APBN, baik melalui Dana Transfer ke Daerah (TKD) maupun belanja lainnya. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memperkuat ekonomi lokal,” ujar Askolani.

 

Dukungan juga datang dari Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, yang menegaskan bahwa kerja sama antara TNI dan Agrinas sejalan dengan visi Presiden Prabowo.

 

“Markas Besar TNI bersama Agrinas Pangan Nusantara akan merealisasikan Koperasi Desa Merah Putih secepat mungkin agar segera beroperasi,” ungkap Tandyo. ***

 

 

 

[edRW]

Melindungi Anak dan Remaja dari Rekrutmen Terorisme Digital

July 29, 2026

Negara Makin Bersiap Melawan Terorisme Digital 

July 29, 2026

Melindungi Anak dan Remaja dari Rekrutmen Terorisme Digital

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Melindungi Anak dan Remaja dari Rekrutmen Terorisme Digital Oleh: Dhita Karuniawati Perkembangan teknologi digital telah…

Negara Makin Bersiap Melawan Terorisme Digital 

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Negara Makin Bersiap Melawan Terorisme Digital  Oleh : Gavin Asadit Perkembangan teknologi digital telah membawa banyak manfaat bagi masyarakat, mulai dari kemudahan akses informasi hingga percepatan transformasi ekonomi. Namun, di balik berbagai peluang tersebut, ruang siber juga menghadirkan tantangan baru berupa penyebaran paham radikal, propaganda ekstremisme, rekrutmen anggota kelompok teror, hingga pendanaan terorisme melalui platform digital. Pemerintah memandang ancaman tersebut sebagai bentuk baru terorisme yang membutuhkan pendekatan penanganan yang lebih adaptif dan kolaboratif. Oleh karena itu, sepanjang 2026 pemerintah terus memperkuat strategi nasional dalam menghadapi terorisme digital melalui sinergi antara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), aparat penegak hukum, penyelenggara platform digital, serta masyarakat. Perubahan pola penyebaran paham radikal menjadi perhatian serius pemerintah. Jika sebelumnya proses radikalisasi banyak berlangsung melalui pertemuan langsung, kini media sosial, aplikasi percakapan, forum daring, hingga berbagai platform digital menjadi sarana utama penyebaran propaganda. Laporan tren terorisme yang dipublikasikan BNPT bersama UNDP menunjukkan bahwa sebagian pelaku tindak pidana terorisme dalam beberapa tahun terakhir pertama kali terpapar konten ekstremis melalui internet, bahkan terdapat pelaku yang seluruh aktivitas radikalisasinya berlangsung di ruang digital. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa ancaman terorisme kini semakin bergeser ke ranah siber sehingga strategi pencegahan harus ikut bertransformasi dengan memperkuat literasi digital, pengawasan ruang siber, serta ketahanan masyarakat terhadap propaganda ekstremisme. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komisaris Jenderal Polisi Eddy Hartono, menegaskan bahwa pencegahan terorisme tidak lagi hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga harus mengedepankan upaya preventif melalui penguatan ketahanan masyarakat di ruang digital. Menurutnya, BNPT terus memperkuat strategi kontra narasi, meningkatkan kerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait, serta memperluas edukasi kepada generasi muda agar mampu mengenali dan menolak berbagai bentuk propaganda ekstremisme yang beredar melalui internet. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci karena ancaman digital berkembang sangat cepat dan tidak mengenal batas wilayah. Sejalan dengan penguatan strategi pencegahan, pemerintah juga memperkuat tata kelola ruang digital melalui berbagai regulasi dan kebijakan. Kementerian Komunikasi dan Digital terus meningkatkan kerja sama dengan BNPT dalam mempersempit ruang gerak penyebaran konten radikal, termasuk melalui implementasi kebijakan perlindungan anak di ruang digital dan peningkatan pengawasan terhadap platform digital. Pemerintah menilai bahwa ruang digital yang sehat harus dibangun melalui keseimbangan antara perlindungan kebebasan berekspresi dan perlindungan masyarakat dari konten yang mengandung unsur radikalisme, kekerasan, maupun propaganda terorisme. Pendekatan tersebut dilakukan secara bertahap melalui penguatan sistem pengawasan, peningkatan literasi digital, serta koordinasi dengan penyelenggara platform digital nasional maupun global. …

Terorisme Digital Makin Adaptif, Pemerintah Perkuat Kolaborasi Pencegahan Ekstremisme

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Terorisme Digital Makin Adaptif, Pemerintah Perkuat Kolaborasi Pencegahan Ekstremisme Jakarta – Pemerintah terus memperkuat langkah…

Pemerintah Mitigasi Terorisme Digital, 250 Anak Terpapar Ekstremisme Dibina dan Direhabilitasi

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Pemerintah Mitigasi Terorisme Digital, 250 Anak Terpapar Ekstremisme Dibina dan Direhabilitasi Jakarta – Pemerintah terus…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.