• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Gelaran Balap Perahu Super Cepat Internasional Pertama di Indonesia, PLN Siap Dukung Kelistrikan Andal

Gelaran Balap Perahu Super Cepat Internasional Pertama di Indonesia, PLN Siap Dukung Kelistrikan Andal

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 25 January 2023

PT PLN (Persero) siagakan pasokan listrik berlapis dan personel siaga untuk mensukseskan kejuaraan dunia balap perahu super cepat _F1 Powerboat_ (F1H2O) yang di gelar pada 24-26 Februari 2023 mendatang.

Kompetisi balap perahu motor bertaraf internasional ini diselenggarakan oleh Union Internationale Motonautique berkolaborasi dengan H2O Racing, sehingga kerap disebut sebagai F1H2O. Kali ini, Danau Toba Sumatera Utara ditunjuk sebagai lokasi _venue_ perlombaan.

Menjadi tuan rumah, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatra Utara menyulap kelistrikan Kabupaten Toba dengan membangun penyulang baru. Penyulang tambahan ini sebagai _backup_ kedua dari sistem penyulang pertama. Tambahan infrastruktur ini ditargetkan mulai beroperasi pada Februari 2023.

“PLN sedang mempersiapkan infrastruktur ketenagalistrikan di Kabupaten Toba tempat pelaksanaan kejuaraan balap perahu super cepat. Saat ini Kawasan Balige di _supply_ infrastruktur ketenagalistrikan andal dan tambahan infrastruktur ditargetkan rampung pada tanggal 17 Februari 2023,” ungkap General Manager UID Sumatera Utara, Tonny Bellamy.

Tonny juga menyampaikan kebutuhan daya selama kejuaraan tersebut akan meningkat dari biasa nya. Diperkirakan kebutuhan daya akan mencapai 430 MW. Ia juga menargetkan seluruh pekerjaan infrastruktur ketenagalistrikan di lokasi venue F1H2O akan rampung pada tanggal 17 Februari 2023.

“Tidak hanya mempersiapkan supply infrastruktur ketenagalistrikan, lokasi _venue,_ PLN juga akan melaksanakan berbagai simulasi pengamanan kelistrikan dilokasi venue. Hal ini berguna untuk memastikan seluruh infrastruktur ketenagalistrikan berjalan dengan baik kejuaraan F1H2O tidak luput dari fokus utama PLN,” lanjut Tonny.

Di lokasi tersebut PLN telah mempersiapkan pengamanan berlapis diantaranya pemasangan _Load Break Switch_ (LBS) _Three Ways_ sebanyak satu unit, pemasangan trafo khusus sebanyak empat unit, pemasangan _Automatic Changes Over_ (ACOS Tegangan Rendah) sebanyak empat unit, Pemasangan _Uninterruptible Power Supply_ (UPS) sebanyak empat unit, dan penyediakan genset _mobile_ sebanyak empat unit.

“Nantinya kami melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sibolga akan melakukan berbagai simulasi untuk memastikan sistem pengamanan ketenagalistrikan berjalan dengan baik dan melakukan gladi bersih paling lambat tanggal 20 Februari 2023”, tutup Tonny.

 

Pemerintah Optimis Ketahanan Rupiah Hadapi Tekanan Global

November 2, 2026

Bikin Takjub! Inilah Cara Gontor Kampus 4 Darul Muttaqien Perkuat Kemandirian Pangan Lewat Tempe

November 2, 2026

Pemerintah Optimis Ketahanan Rupiah Hadapi Tekanan Global

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Pemerintah Optimis Ketahanan Rupiah Hadapi Tekanan Global Jakarta – Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti…

Bikin Takjub! Inilah Cara Gontor Kampus 4 Darul Muttaqien Perkuat Kemandirian Pangan Lewat Tempe

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 4 Darul Muttaqien Banyuwangi yang didirikan tahun 1987 dan resmi…

Pengawasan MBG dari Daerah Memperkuat Perlindungan Kesehatan Anak

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Pengawasan MBG dari Daerah Memperkuat Perlindungan Kesehatan Anak Oleh : Gavin Asadit Pengawasan dari tingkat daerah menjadi bagian penting untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan aman dan memberikan manfaat bagi kesehatan anak. Seiring meluasnya pelaksanaan program di berbagai wilayah, kualitas bahan pangan, kebersihan dapur, proses pengolahan, hingga ketepatan distribusi harus dijaga secara konsisten. Pengawasan yang melibatkan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, sekolah, dan Badan Gizi Nasional (BGN) diperlukan agar makanan yang diterima peserta didik memenuhi standar keamanan dan gizi. BGN telah mendorong penguatan koordinasi pengawasan MBG melalui optimalisasi peran Satuan Tugas (Satgas) MBG di daerah serta rencana penempatan personel BGN pada tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Langkah ini ditujukan untuk memperpendek rentang koordinasi antara pemerintah pusat dan ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyiapkan makanan bagi penerima manfaat di seluruh Indonesia. Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, menjelaskan bahwa besarnya cakupan program membutuhkan pembagian peran yang jelas agar pengawasan dapat berlangsung lebih dekat dengan pelaksanaan di lapangan. Menurutnya, personel BGN di daerah diharapkan dapat menjadi mitra koordinasi kepala daerah, mempercepat penanganan keluhan, dan membantu memastikan persoalan operasional segera ditindaklanjuti. BGN juga mendorong daerah yang belum membentuk Satgas MBG agar segera menyelesaikan pembentukannya. Hingga akhir Oktober, Satgas MBG telah terbentuk di 230 daerah. Penguatan tersebut diperjelas melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.5/8545/SJ tentang Pelaksanaan Inspeksi dan Penilaian Kesesuaian SPPG di Daerah. Kebijakan ini mendorong gubernur, bupati, dan wali kota untuk terlibat dalam pemeriksaan berkala terhadap dapur MBG. Pemeriksaan dilakukan dengan mengacu pada indikator kelayakan yang telah disiapkan BGN, sehingga penilaian tidak hanya mengandalkan laporan administratif, tetapi juga kondisi nyata fasilitas dan proses pengolahan makanan. Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan dan pengawasan MBG. Menurutnya, kepala daerah dapat menggerakkan perangkat daerah terkait untuk memeriksa kelayakan SPPG dan menindaklanjuti temuan di wilayah masing-masing. Keterlibatan dinas kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, ketahanan pangan, serta unsur pengawasan daerah memungkinkan pemeriksaan dilakukan dari berbagai sisi, mulai dari sanitasi hingga kualitas layanan. …

Pemerintah Perketat Pengawasan MBG Hingga Tingkat Daerah

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Pemerintah Perketat Pengawasan MBG Hingga Tingkat Daerah Jakarta – Pemerintah memperketat pengawasan Program Makan Bergizi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.