• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Gelar Rakernas IV, PDIP Tawarkan Konsepsi Kedaulatan Pangan

Gelar Rakernas IV, PDIP Tawarkan Konsepsi Kedaulatan Pangan

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 2 October 2023

Gelar Rakernas IV, PDIP Tawarkan Konsepsi Kedaulatan Pangan

Oleh : Ali Zunair Abbas

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP berkomitmen untuk terus membangun konsepsi Indonesia maju dan sejahtera. Salah satu hal tersebut diwujudkan dalam kegiatan Rakernas IV yang digelar selama tiga hari di JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat. Adapun acara tersebut digelar mulai 29 September 2023 hingga 1 Oktober 2023 yang juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Presiden Joko Widodo, Wapres Ma’ruf Amin, Capres PDIP Ganjar Pranowo, pemengaruh (influencer), selebritas, hingga sejumlah elit Pemerintahan.

Rakernas PDI Perjuangan ke IV sendiri mengambil tema “Kedaulatan Pangan Untuk Kesejahteraan Rakyat” dengan subtema “Pangan Sebagai Lambang Supremasi Kepemimpinan Indonesia Bagi Dunia”. Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto menegaskan pentingnya pangan bagi kehidupan bangsa. Bahkan isu tersebut juga menyangkut tentang martabat bangsa.

Sekjen PDI Perjuangan itu menerangkan bahwa persoalan pangan tidak serta merta berkaitan dengan lumpur dan pangan itu juga tidak berkaitan dengan kemiskinan. Menurutnya, pangan itu berkaitan dengan harga diri, martabat, dan kepemimpinan Indonesia bagi dunia.
Terkait dengan topik Rakernas ke IV, Hasto menjelaskan bahwa PDIP ingin mengutarakan bahwa PDIP menjadi partai yang punya narasi tentang masa depan, tidak hanya mengurus tentang pencapresan semata.

Dalam forum yang digelar pada akhir September itu juga menunjukkan, PDIP menjadi partai yang siap membawa konsepsi Indonesia pada masa mendatang. Hal tersebut juga yang akan menjadi fokus dari calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang diusung pihaknya.

Hasto menjelaskan bahwa para Capres dan Cawapres harus memiliki konsepsi tentang masa depan. Sebab, Capres dan Cawapres yang hanya berbasis kepintaran dalam memainkan kata-kata atau berbasiskan suatu ambisi untuk mengantar kekuasaan tanpa suatu narasi tentang konsepsi masa depan, maka ia adalah aktor politik yang siap melakukan apapun demi elektoral.
Tak hanya itu, Hasto juga menyampaikan pesan dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Dalam hal ini, Presiden ke-5 RI itu terus menegaskan pesan bahwa masyarakat Indonesia bisa adil dan makmur melalui pangan.
Dalam pidatonya di Rakernas IV PDIP, Megawati Soekarnoputri menuturkan bahwa PDIP menawarkan konsepsi kedaulatan pangan dalam Pemilu 2024. Ia menegaskan PDIP tidak akan menyerah dalam menjalankan politik kedaulatan pangan tersebut. Itu merupakan komitmen pokok partai pada pemerintahan yang akan datang dengan memenangkan Pileg dan Ganjar Pranowo sebagai Presiden ke-8 RI.
Putri Proklamator Kemerdekaan RI Soekarno alias Bung Karno itu juga mengingatkan kepada para kader partai, seluruh simpatisan di mana pun berada, sukarelawan bahwa rakyat adalah cakrawati perjuangan. Dia menyatakan bahwa PDIP telah teruji oleh gemblengan sejarah yang begitu hebat dan menyakitkan khususnya ketika masa Orde Baru.
Megawatipun mengimbau para kadernya agar tidak gentar sedikitpun menghadapi berbagai kepungan dan manuver politik praktis yang hanya sekadar menggunakan keinginan kekuasaan sebagai tujuan. Ia juga berpesan agar para kader PDIP berpolitik dengan seluruh semangat dan Nurani, serta setia kepada rakyat.
Sebelumnya, Presiden Jokowi menilai tema Rakernas IV PDIP sangat relevan dengan kondisi yang dihadapi Indonesia saat ini. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi berpesan kepada Capres PDIP Ganjar Pranowo agar merencanakan kedaulatan pangan mulai sekarang, agar begitu menang dan dilantik bisa langsung menangani masalah tersebut, sehingga swasebada dan kedaulatan pangan bisa dimiliki Indonesia. Jokowi yakin bahwa Ganjar mampu memiliki visi taktis dalam menyelesaikan masalah tersebut jika menjadi Presiden RI pada 2024.
Dalam Rakernas IV PDIP tersebut, sejumlah pemengaruh (influencer) dan selebritas, seperti Denny Cagur, Lucky Perdana, dan Tina Toon ikut memberikan testimoni. Para selebritas tersebut akan membagikan pengalaman mereka bagaimana menghadirkan kampanye politik yang kreatif. Di sesi lainnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komisaris Jenderal (Purn) Firli Bahuri menyampaikan pemaparan terkait peran partai politik dalam pengawasan dan pencegahan politik uang menjelang Pemilu serentak 2024. Sementara itu, di area pameran pangan ada talkshow dengan tema “UMKM Kuliner dan Kedaulatan Pangan”. Sementara itu, Ketua Bidang Politik DPP PDIP Puan Maharani turut memberikan pengarahan terkait pemenangan Pilpres dan Pileg 2024.
Disisi lain, sosok Ganjar Pranowo sendiri sudah sangat dipercaya masyarakat sebagai satu-satunya figur pemimpin yang dapat melanjutkan kepemimpinan Presiden Jokowi. Sebab, sosok berambut putih itu sudah berpengalaman dalam memimpin Provinsi Jawa Tengah dan terbukti menurunkan angka kemiskinan di sana. Selain itu, beliau juga terbukti dicintai rakyat, dan optimis akan menang dalam Pilpres 2024.
Rakernas PDIP IV tidak saja membahas mengenai Pilpres, Pileg, dan Pilkada, tetapi juga beragam isu strategis terkait dinamika nasional. Dengan adanya forum tersebut, maka diharapkan berbagai gagasan dan solusi atas permasalahan bangsa dapat lahir dan menjadi rujukan dalam mengatasi setiap persoalan kebangsaan.

)* Penulis adalah kontributor Lentera Institute

 

 

Ekonomi Hijau Diperkuat lewat Pemulihan Mangrove dan Pasar Karbon

July 30, 2026

Pemerintah Dorong Mangrove Jadi Sumber Ekonomi Hijau dan Lapangan Kerja Baru

July 29, 2026

Ekonomi Hijau Diperkuat lewat Pemulihan Mangrove dan Pasar Karbon

By Kata IndonesiaJuly 30, 20260

Ekonomi Hijau Diperkuat lewat Pemulihan Mangrove dan Pasar Karbon JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat komitmen…

Pemerintah Dorong Mangrove Jadi Sumber Ekonomi Hijau dan Lapangan Kerja Baru

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Pemerintah Dorong Mangrove Jadi Sumber Ekonomi Hijau dan Lapangan Kerja Baru Bali – Menteri Lingkungan…

Melindungi Anak dan Remaja dari Rekrutmen Terorisme Digital

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Melindungi Anak dan Remaja dari Rekrutmen Terorisme Digital Oleh: Dhita Karuniawati Perkembangan teknologi digital telah…

Negara Makin Bersiap Melawan Terorisme Digital 

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Negara Makin Bersiap Melawan Terorisme Digital  Oleh : Gavin Asadit Perkembangan teknologi digital telah membawa banyak manfaat bagi masyarakat, mulai dari kemudahan akses informasi hingga percepatan transformasi ekonomi. Namun, di balik berbagai peluang tersebut, ruang siber juga menghadirkan tantangan baru berupa penyebaran paham radikal, propaganda ekstremisme, rekrutmen anggota kelompok teror, hingga pendanaan terorisme melalui platform digital. Pemerintah memandang ancaman tersebut sebagai bentuk baru terorisme yang membutuhkan pendekatan penanganan yang lebih adaptif dan kolaboratif. Oleh karena itu, sepanjang 2026 pemerintah terus memperkuat strategi nasional dalam menghadapi terorisme digital melalui sinergi antara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), aparat penegak hukum, penyelenggara platform digital, serta masyarakat. Perubahan pola penyebaran paham radikal menjadi perhatian serius pemerintah. Jika sebelumnya proses radikalisasi banyak berlangsung melalui pertemuan langsung, kini media sosial, aplikasi percakapan, forum daring, hingga berbagai platform digital menjadi sarana utama penyebaran propaganda. Laporan tren terorisme yang dipublikasikan BNPT bersama UNDP menunjukkan bahwa sebagian pelaku tindak pidana terorisme dalam beberapa tahun terakhir pertama kali terpapar konten ekstremis melalui internet, bahkan terdapat pelaku yang seluruh aktivitas radikalisasinya berlangsung di ruang digital. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa ancaman terorisme kini semakin bergeser ke ranah siber sehingga strategi pencegahan harus ikut bertransformasi dengan memperkuat literasi digital, pengawasan ruang siber, serta ketahanan masyarakat terhadap propaganda ekstremisme. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komisaris Jenderal Polisi Eddy Hartono, menegaskan bahwa pencegahan terorisme tidak lagi hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga harus mengedepankan upaya preventif melalui penguatan ketahanan masyarakat di ruang digital. Menurutnya, BNPT terus memperkuat strategi kontra narasi, meningkatkan kerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait, serta memperluas edukasi kepada generasi muda agar mampu mengenali dan menolak berbagai bentuk propaganda ekstremisme yang beredar melalui internet. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci karena ancaman digital berkembang sangat cepat dan tidak mengenal batas wilayah. Sejalan dengan penguatan strategi pencegahan, pemerintah juga memperkuat tata kelola ruang digital melalui berbagai regulasi dan kebijakan. Kementerian Komunikasi dan Digital terus meningkatkan kerja sama dengan BNPT dalam mempersempit ruang gerak penyebaran konten radikal, termasuk melalui implementasi kebijakan perlindungan anak di ruang digital dan peningkatan pengawasan terhadap platform digital. Pemerintah menilai bahwa ruang digital yang sehat harus dibangun melalui keseimbangan antara perlindungan kebebasan berekspresi dan perlindungan masyarakat dari konten yang mengandung unsur radikalisme, kekerasan, maupun propaganda terorisme. Pendekatan tersebut dilakukan secara bertahap melalui penguatan sistem pengawasan, peningkatan literasi digital, serta koordinasi dengan penyelenggara platform digital nasional maupun global. …

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.