• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Gedung AMANAH untuk Mendorong Kreativitas dan Membuka Kesempatan Karir bagi Generasi Muda

Gedung AMANAH untuk Mendorong Kreativitas dan Membuka Kesempatan Karir bagi Generasi Muda

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 31 August 2024

Gedung AMANAH untuk Mendorong Kreativitas dan Membuka Kesempatan Karir bagi Generasi Muda

Banda Aceh – Salah satu tujuan pembangunan Gedung Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) adalah untuk mendorong kreativitas dan membuka kesempatan karir bagi generasi muda di Aceh.

Untuk diketahui, gedung ini dibangun di atas tanah seluas 5 hektar dengan bangunan seluas 1,9 hektar. pembangunan gedung ini diinisiasi oleh Badan Intelijen Indonesia (BIN) bersama dengan stakeholder lainnya atas perintah Presiden Joko Widodo.

Nantinya, gedung ini akan berfungsi sebagai tempat pelatihan yang dilakukan oleh AMANAH agar para generasi muda memiliki akses secara merata dan semakin luas menuju lapangan pekerjaan yang terbuka lebar.

Hal tersebut terwujud melalui Pelatihan Pramusaji kepada Teman Tuli, sehingga memungkinkan 5 peserta terbaik langsung mendapatkan kesempatan bekerja di kafe dan restoran Aceh.

Salah satu instruktur pelatihan pramusaji AMANAH, Normansyah mengatakan bahwa terdapat semangat yang sangat luar biasa dari teman tuli untuk terus mengasah diri mereka.

“Progresnya luar biasa, walaupun memang kawan-kawan tuli ini perlu waktu untuk belajar atau untuk praktik di tempat kerja yang non tuli karena ada keterbatasan,” ujar Normansyah.

Pelatihan dari Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) berlangsung sejak 29 Juli hingga 1 Agustus 2024 di Ivory Coffee, Banda Aceh. Dalam pelatihan tersebut, seluruh peserta menunjukkan antusiasme dan keseriusan mereka.

“InsyaAllah ada lima orang yang terbaik. Kemudian, nanti mereka akan ditempatkan (bekerja),” katanya.

Selain mengadakan pelatihan pramusaji, AMANAH juga menyelenggarakan acara Go To Campus dengan tema ‘Yang Muda Yang Berkreasi’. Acara ini bertujuan untuk menginspirasi generasi muda agar berkreasi di era digital, serta menjadi wadah berbagi ide dan kreativitas.

Salah satu pengisi dalam acara tersebut, Aktor Harris Vriza mengatakan sangat senang dengan acara hari itu dan sangat antusias dengan pembangunan Gedung AMANAH di Ladong, Aceh.

“Terima kasih kepada AMANAH Goes To Campus. Sebentar lagi ada Gedung AMANAH di Ladong, Aceh. Itu bisa jadi tempat orang-orang berdiskusi, saling berkolaborasi, dan menutupi kekurangan diri mereka. Semoga semuanya bisa berkembang dan berjalan dengan lancar,” tutup Harris.

Dengan adanya gedung AMANAH ini diharapkan para anak muda Aceh akan banyak mendapat pelatihan untuk meningkatkan kemandirian, kompetensi dan profesionalismenya agar nantinya siap untuk terjun ke dunia kerja maupun menjadi pelaku wirausaha atau entrepreneur muda.

Investasi Nasional Jadi Kunci Ekonomi RI Tumbuh hingga 5,6 Persen

September 1, 2026

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

September 1, 2026

Investasi Nasional Jadi Kunci Ekonomi RI Tumbuh hingga 5,6 Persen

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Investasi Nasional Jadi Kunci Ekonomi RI Tumbuh hingga 5,6 Persen Jakarta – Investasi nasional menjadi…

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran JAKARTA — Pemerintah terus membenahi Data…

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional  Oleh: Melki Nursahid  Indonesia sedang memasuki fase penting dalam pembangunan ekonomi. Transformasi energi tidak lagi sekadar agenda untuk mengurangi emisi, tetapi telah menjadi bagian strategis dari upaya memperkuat kedaulatan energi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing industri, serta membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru. Di tengah potensi sumber daya alam yang melimpah, kebijakan pemerintah untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan patut dipandang sebagai langkah visioner menuju ekonomi nasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas energi terbarukan sebagai fondasi ketahanan energi nasional. Target pengembangan energi surya hingga 100 GW menjadi gambaran besarnya ambisi pemerintah dalam membangun sistem energi yang semakin kuat. Pernyataan Presiden bahwa dengan kapasitas 100 GW Indonesia dapat menjadi bangsa yang benar-benar berdiri di atas kaki sendiri menunjukkan bahwa energi dipandang sebagai bagian integral dari kedaulatan nasional. Pandangan tersebut sangat relevan dengan tantangan pembangunan Indonesia ke depan. Pertumbuhan penduduk, industrialisasi, digitalisasi, dan peningkatan aktivitas ekonomi akan membutuhkan pasokan energi yang semakin besar. Karena itu, ketahanan energi tidak cukup hanya diukur dari kemampuan menyediakan energi pada hari ini, tetapi juga dari kemampuan negara memastikan ketersediaannya dalam jangka panjang dengan biaya yang kompetitif dan sumber yang berkelanjutan. Target pengembangan energi surya tersebut tentu membutuhkan terobosan, investasi, teknologi, dan kolaborasi lintas sektor. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pengembangan PLTS 100 GWp merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk mempercepat kedaulatan energi nasional. Strateginya pun tidak bertumpu pada satu model, melainkan memanfaatkan potensi berbagai wilayah melalui PLTS skala besar, PLTS terapung, PLTS atap, hingga pemanfaatan energi surya untuk kawasan industri dan kegiatan produktif. Pendekatan tersebut penting karena Indonesia memiliki karakter geografis yang sangat beragam. Potensi energi surya dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing daerah. PLTS terapung, misalnya, dapat memanfaatkan badan air tanpa harus mengorbankan lahan produktif. Sementara PLTS atap dapat mendorong masyarakat, dunia usaha, dan institusi untuk ikut menjadi bagian dari ekosistem energi bersih. Lebih jauh, pengembangan energi terbarukan harus dilihat sebagai kebijakan ekonomi, bukan semata-mata kebijakan energi. Investasi di sektor energi bersih berpotensi menciptakan rantai ekonomi baru, mulai dari pembangunan pembangkit, manufaktur komponen, jasa konstruksi, pengembangan teknologi, hingga pemeliharaan infrastruktur. Semakin besar ekosistem yang terbentuk di dalam negeri, semakin besar pula peluang Indonesia memperoleh nilai tambah. Yang tidak kalah penting, transisi energi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran PLTS Pulau Sembur, sebagaimana disampaikan Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza, menjadi contoh bahwa pengembangan energi terbarukan dapat berjalan beriringan dengan penguatan koperasi dan pertumbuhan ekonomi desa. Artinya, energi bersih tidak berhenti sebagai proyek infrastruktur, tetapi dapat menjadi penggerak aktivitas ekonomi di tingkat lokal.…

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan Oleh: Miftakhul Jannah Investasi hijau…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.