• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Travel»Gairahkan Sektor Wisata, PLN Tambah Infrastruktur Kelistrikan di Pelabuhan Ratu

Gairahkan Sektor Wisata, PLN Tambah Infrastruktur Kelistrikan di Pelabuhan Ratu

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 16 August 2022

PT PLN (Persero) berhasil mengoperasikan infrastruktur kelistrikan berupa _Extension_ Trafo 2 pada _Gas Insulated Switchgear_ (GIS) Pelabuhan Ratu. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan dapat mendukung pemulihan sektor pariwisata.

Dengan adanya _Extension_ Trafo 2, GIS Pelabuhan Ratu saat ini mengoperasikan 2 trafo dengan masing-masing kapasitas sebesar 60 Mega Volt Ampere (MVA). Sebelumnya, GIS Pelabuhan Ratu hanya memiliki satu trafo dengan kapasitas 60 MVA.

General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, Tejo Wihardiyono mengatakan, penambahan infrastruktur kelistrikan ini merupakan komitmen PLN untuk menghadirkan listrik yang andal bagi pelaku bisnis wisata dan masyarakat.

“Setelah 2 tahun terpuruk akibat pandemi Covid-19, masyarakat mulai berbenah kembali memasuki fase pemulihan ekonomi. Beroperasinya _Extension_ Trafo 2 ini akan meningkatkan cadangan daya kelistrikan sebesar 60 megawatt (MW) dengan total daya mampu disalurkan 715 MW, sehingga peluang penambahan daya atau pelanggan baru dapat dipenuhi,” terang Tejo.

GIS Pelabuhan Ratu sendiri memasok kebutuhan listrik untuk wilayah Kabupaten Sukabumi yang terkenal dengan pariwisatanya seperti Kawasan Cagar Alam Budaya Geopark Ciletuh yang sudah ditetapkan UNESCO sebagai geopark kelas dunia, lalu wisata pantai di Pelabuhan Ratu hingga Cisolok.

Tejo menambahkan dengan hadirnya _Extension_ Trafo 2 maka beban kelistrikan di GIS Pelabuhan Ratu yang semula 54 persen berkurang menjadi 27,13 persen.

“Beroperasinya _Extension_ Trafo 2 akan membuat listrik di Kabupaten Sukabumi menjadi lebih andal, karena GIS Pelabuhan Ratu memiliki cadangan beban yang lebih besar yaitu sebesar 72,87 persen,” terang Tejo.

Sebagai informasi, sebanyak 50 personel dikerahkan untuk pekerjaan penambahan _Extension_ Trafo 2 GIS Pelabuhan Ratu ini. Adapun nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk proyek ini sekitar 40 persen.

 

Stabilitas Keamanan Menjadi Kunci Papua Melangkah Lebih Maju

September 9, 2026

Tokoh Papua Dorong Penguatan Keamanan demi Lindungi Masyarakat

September 8, 2026

Stabilitas Keamanan Menjadi Kunci Papua Melangkah Lebih Maju

By Kata IndonesiaSeptember 9, 20260

Stabilitas Keamanan Menjadi Kunci Papua Melangkah Lebih Maju Oleh: Yohanis Pigom Keamanan merupakan salah satu…

Tokoh Papua Dorong Penguatan Keamanan demi Lindungi Masyarakat

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Tokoh Papua Dorong Penguatan Keamanan demi Lindungi Masyarakat PAPUA — Sejumlah tokoh masyarakat Papua mendorong…

Tokoh Papua Serukan Perdamaian untuk Lindungi Masyarakat dan Pembangunan Berkelanjutan

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Tokoh Papua Serukan Perdamaian untuk Lindungi Masyarakat dan Pembangunan Berkelanjutan PAPUA — Tokoh adat dan…

Mitigasi Erupsi Harus Berbasis Data, Bukan Ketakutan dan Informasi Liar

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Mitigasi Erupsi Harus Berbasis Data, Bukan Ketakutan dan Informasi Liar  Oleh : Radjiman Arif Aktivitas vulkanik kembali mengingatkan Indonesia bahwa hidup di kawasan cincin api menuntut kesiapsiagaan yang tinggi. Namun, kesiapsiagaan tidak sama dengan kepanikan. Ketika erupsi terjadi, masyarakat membutuhkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan agar setiap langkah perlindungan diri dilakukan berdasarkan kondisi nyata, bukan ketakutan yang dipicu oleh kabar yang belum terverifikasi. Situasi terkini terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau menunjukkan pentingnya prinsip tersebut. Erupsi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir telah menimbulkan dampak berupa sebaran abu vulkanik dan gangguan terhadap sejumlah aktivitas masyarakat, termasuk penerbangan. Pemerintah bersama lembaga kebencanaan dan pemerintah daerah terus melakukan pemantauan serta langkah mitigasi sesuai perkembangan kondisi di lapangan. Dalam kondisi seperti ini, arus informasi di media sosial menjadi tantangan tersendiri. Video lama dapat kembali beredar seolah-olah merupakan kejadian terbaru, sementara spekulasi mengenai potensi bencana lanjutan dapat menyebar lebih cepat dibandingkan informasi resmi. Padahal, informasi yang keliru dapat memicu kepanikan, mengganggu aktivitas masyarakat, bahkan mendorong munculnya tindakan yang justru membahayakan keselamatan. Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menekankan bahwa masyarakat perlu tetap tenang dan mengikuti perkembangan berdasarkan data resmi. Kekhawatiran terhadap potensi tsunami akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau memang menjadi perhatian pemerintah, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir Banten dan Lampung. Namun, setiap penilaian risiko harus didasarkan pada hasil pemantauan dan analisis lembaga yang memiliki kewenangan. Berton menjelaskan bahwa pemerintah terus memantau aktivitas gunung api melalui koordinasi BNPB, PVMBG, BPBD, dan unsur terkait. Berdasarkan evaluasi kondisi terkini, masyarakat diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama mengenai isu ancaman tsunami. Pemerintah tetap meningkatkan kesiapsiagaan dengan memastikan jalur evakuasi, sarana komunikasi, titik kumpul, serta langkah perlindungan masyarakat dapat digunakan apabila terjadi perubahan kondisi. …

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.