• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Elektabilitas Ganjar Pranowo Tetap Kokoh Ditengah Banyaknya Dinamika Politik

Elektabilitas Ganjar Pranowo Tetap Kokoh Ditengah Banyaknya Dinamika Politik

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 4 September 2023

Elektabilitas Ganjar Pranowo Tetap Kokoh Ditengah Banyaknya Dinamika Politik

JAKARTA — Elektabilitas yang dimiliki oleh Ganjar Pranowo ternyata tetap terus kokoh dan sama sekali tidak terpengaruh apapun meski di tengah banyaknya dinamika politik yang terjadi belakangan ini.

Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menilai pula bahkan meski adanya beberapa pemberitaan soal konflik agraria pun, nyatanya angka elektoral yang dimiliki oleh Capres PDI Perjuangan tersebut tidak terpengaruh.

“Jadi, saya melihatnya seperti itu. Untuk elektoral, kasus-kasus tersebut tidak mencoreng elektoral Ganjar Pranowo,” ucapnya.

Diketahui bahwa menurut Lembaga Survei Indonesia (LSI) dalam data terbaru mereka menunjukkan kalau elektabilitas milik Ganjar Pranowo bahkan terus melesat naik, berbanding dengan kandidat lain yang mengalami penurunan.

Dari hasil survei pada simulasi tiga nama calon, pemimpin berambut putih itu berada pada posisi puncak dengan angka elektoralnya mencapai sebesar 37 persen pada periode Agustus 2023.

Elektabilitas tersebut terus naik jika dibandingkan dengan bulan Agustus tahun 2022 lalu, bahkan meningkat hingga 5,3 persen.

Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan menjelaskan bahwa angka elektoral yang dimiliki oleh Ganjar Pranowo memang menjadi yang paling tinggi.

“Kita perhatikan antara Prabowo dan Ganjar. Ganjar unggul di 37% pada Agustus 2023, sedangkan Prabowo di angka 35,3%. Jadi selisihnya (kedua bacapres) hanya 1,7% saja,” katanya.

Meski dengan adanya dinamika politik yang terus terjadi, namun ternyata pemimpin berusia 54 tahun itu tetap bersikap dengan tenang dan sama sekali tidak khawatir.

Dirinya bahkan mengaku terus mendukung dan menghormati seluruh keputusan parpol masing-masing atas adanya perubahan koalisi yang terjadi belakangan.

“Saya tidak pernah khawatir dalam bersikap politik, dan dalam pikiran saya adalah menghormati seluruh keputusan masing-masing partai,” kata.

Ungkapan tersebut disampaikan oleh Ganjar tatkala dirinya merespon bagaimana pemberitaan terbaru terkait bergabungnya NasDem dan PKB untuk mengusung Anies dan Cak Imin.

Sementara itu, tren peningkatan elektabilitas yang dimiliki oleh pemimpin kelahiran Kabupaten Karanganyar tersebut menurut politisi senior PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno tentu karena adanya beberapa faktor.

Salah satu faktor kuatnya adalah bagaimana sosok yang dimiliki oleh Ganjar Pranowo tersebut sendiri.

Termasuk pula bagaimana pengetahuan dan kesadaran kolektif yang dimiliki oleh masyarakat terus meningkat atas namanya.

“Itu menyangkut literasi politik terkait riwayat masa lalu tokoh, afiliasi partai,” kata Hendrawan.

Senada, Ketua DPP Perindo Heri Budianto menilai bahwa adanya peningkatan angka elektoral dari Ganjar Pranowo itu menunjukkan bagaimana kekuatan para parpol pengusung dan pendukungnya yang terus bekerja keras memenangkan Pilpres 2024.

“Saat ini semua kekuatan dikerahkan untuk terus mendukung Ganjar Pranowo ke semua segmen pemilih,” katanya

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.