Opini

Dukung Pemerintah Berantas Radikalisme dan Intoleransi Demi Indonesia Maju

Oleh: Martin Ksitana (Ketua Forum Pegiat Media Sosial Independen Solo)

Radikalisme merupakan pikiran sesat penuh kebencian terhadap siapapun yang berbeda pemahaman dengan dirinya. Pemahaman radikal bisa diidap oleh siapa saja, bukan penganut salah satu agama saja. Oleh karena itu, Pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres KH Ma’ruf Amin diminta untuk tetap bersikap tegas terhadap ancaman radikalisme.

Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangn Terorisme (BNPT), Irjen (Purn) Ansyaad Mbai mengatakan, Virus paham radikal yang disebarkan oleh ISIS lebih berbahaya ketimbang Virus Corona yang saat ini sedang mewabah di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Baca juga: IMF: Hanya Ada 3 Negara Asia Mampu Bertahan Hadapi Corona, Indonesia Salah Satunya

Ansyaad mengatakan, Virus Corona yang sedang merebak saat ini masih bisa terpantau angka korbannya. Sementara virus radikalisme yang disebarkan oleh ISIS, tidak jelas siapa korban yang sudah terpapar.

Saat ini Masyarakat dan Pemerintah diminta untuk tidak lengah dalam mewaspadai penyebaran radikalisme utamanya di media sosial.

Penggunaan internet sebagai media untuk mengakses informasi sepertinya menjadi hal yang banyak ditemukan saat ini. Transfer informasi yang begitu cepat seakan melenyapkan urgensi atas validitas berita yang disajikan.

Bisa jadi, proses diskusi di media sosial tersebut tidak terlepas dari pantauan kelompok radikal. Mereka yang konsisten terlibat dalam diskusi akan diundang dalam grup yang lebih eksklusif melalui aplikasi WhatsApp atau Telegram sehingga membuat penyebaran paham radikal menjadi lebih intensif.

Maka dari itu, pentingnya pemahaman terkait bahaya radikalisme ini perlu digencarkan, termasuk menyebar konten-konten yang positif dan edukatif. Jika penyebaran paham radikal bisa ditekan bukan tak mungkin angka kejahatan dapat diturunkan secara drastis. Yang mana nantinya bakal berimbas pada kondisi keamanan yang stabil. Jadi, masihkah mau jadi budak radikalisme yang terselubung oleh embel-embel agama? Merugikan dan menyengsarakan keluarga hingga negara? Atau menjadi manusia yang bertoleransi tinggi dan menjaga persatuan dengan lebih bijak menyaring segala informasi yang ada. Untuk itu, masyarakat wajib mendukung upaya program deradikalisasi dan memberantas paham intoleransi agar tidak tumbuh subur di negara yang kita cintai ini.

Share
Published by
Kata Indonesia

Terpopuler

Momentum Relaunching AMANAH Perkuat Peran Pemuda Dorong Ekonomi Kreatif Aceh

Momentum Relaunching AMANAH Perkuat Peran Pemuda Dorong Ekonomi Kreatif Aceh ACEH - Relaunching Yayasan Aneuk…

5 hours ago

AMANAH Aceh Diluncurkan Kembali, Ruang Kreatif Anak Muda Kian Terbuka

AMANAH Aceh Diluncurkan Kembali, Ruang Kreatif Anak Muda Kian Terbuka Aceh Besar – Suasana semarak…

5 hours ago

Semarak Relaunching AMANAH, Pemuda Aceh Siap Gerakkan Ekonomi Daerah

Semarak Relaunching AMANAH, Pemuda Aceh Siap Gerakkan Ekonomi Daerah Aceh - Suasana semarak dan penuh…

5 hours ago

Amanah Aceh Resmi Diluncurkan Kembali, Program Pembinaan Pemuda Diperluas

Amanah Aceh Resmi Diluncurkan Kembali, Program Pembinaan Pemuda Diperluas Banda Aceh - Program Aneuk Muda…

6 hours ago

AMANAH Aceh Kembali Diluncurkan, Kolaborasi Strategis Kian Terbangun

AMANAH Aceh Kembali Diluncurkan, Kolaborasi Strategis Kian Terbangun Oleh : Rika Prasatya Program Aneuk Muda…

6 hours ago

Relaunching AMANAH: Komitmen Serius Membangun Ekosistem Generasi Muda Aceh

Relaunching AMANAH: Komitmen Serius Membangun Ekosistem Generasi Muda Aceh Oleh : Abdul Razak Relaunching Aneuk…

6 hours ago