• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Ditolak Banyak Ormas, Polisi Tegas Larang People Power Beraroma Makar

Ditolak Banyak Ormas, Polisi Tegas Larang People Power Beraroma Makar

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 5 August 2023

Ditolak Banyak Ormas, Polisi Tegas Larang People Power Beraroma Makar

Oleh : Fawaz Shabir

Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang masyarakat sudah diwanti-wanti supaya tidak ada gerakan demonstrasi berlebihan yang menimbulkan konflik. Baru-baru ini memang digaduhkan muncul gerakan demonstrasi bertajuk People Power yang digadang-gadang cetusan Rocky Gerung, tentu saja hal ini ditolak banyak masyarakat, termasuk Organisasi Masyarakat (Ormas) hingga polisi yang dengan tegas melarang adanya gerakan tersebut, terlebih hal itu nyatanya juga beraroma makar.

Bukan hanya dituding telah melakukan penghinaan kepada sosok Kepala Negara saja, melainkan pengamat politik tersebut kembali membuat sebuah kehebohan, yakni lantaran dirinya juga sempat mengungkapkan pernyataan yang kontroversial terkait dengan adanya gerakan buruh yang tergabung ke dalam Aliansi Aksi Sejuta Buruh.

Tentunya, dengan adanya isu tersebut, langsung mendapatkan banyak sekali perhatian dari berbagai pihak, mengingat karena ada sebuah upaya untuk melakukan provokasi kepada para buruh dan bisa saja pada aksi mendatang berpotensi untuk mengulang sejarah kelam tragedi di tahun 1998.

Merespon adanya pernyataan dari filsuf itu, Aktivis Corong Rakyat, Hasan menyebutkan bahwa adanya provokasi people power yang selama ini digaungkan oleh para tokoh oposisi sangatlah berpotensi untuk memicu munculnya kegaduhan menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) pada tahun 2024 mendatang.

Tidak tanggung-tanggung, bahkan dari aksi tersebut juga diduga kuat terdapat sejumlah kelompok yang dengan sengaja menunggangi gerakan para buruh yang memiliki massa besar. Maka dari itu, akan menjadi sangat rawan apabila isu ini dibiarkan begitu saja. Sehingga para aparat keamanan jangan sampai lengah dengan adanya gerakan ini dan mampu untuk segera meredamnya agar tidak semakin membesar dan menimbulkan kegaduhan.

Hal senada juga diungkapkan oleh Direktorat Jawa dan Bali, Deputi Bidan Intelijen Dalam Negeri Badan Intelijen Negara (BIN), Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Slamet Urip Widodo yang menjelaskan betapa pentingnya aparat keamanan mampu segera meredam gerakan ini.

Sementara itu, Tokoh Toleransi Indonesia, Haidar Alwi menilai bahwa adanya ajakan untuk mengerahkan sejumlah massa dalam gerakan people power tersebut merupakan ajakan untuk perbuatan makar. Jelas sekali sangat penting kepada aparat keamanan untuk mampu menegakkan hukum dan melakukan penangkapan kepada para provokator penggagas isu makar tersebut.

Seperti yang diketahui, aksi bertajuk People Power yang dicetuskan oleh Rocky Gerung pada 10 Agustus mendatang itu memang banyak yang menolak. Salah satunya ditolak oleh Komunitas Jago Abang, Kabupaten Lamongan yang dengan tegas menolak aksi tersebut. Suhartono, Koordinator Komunitas Jago Abang di Lamongan itu menganggap bahwa aksi tersebut bisa memperkeruh suasana dan memicu retaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kendati demikian, tokoh pemuda asal Lamongan itu juga berharap kepada masyarakat agar mereka tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap terjaga dan bersatu. Kesatuan dan persatuan Indonesia memang sangat berharga, sehingga jangan sampai ada yang berusaha untuk merusaknya.

Selain Suhartono, aksi penolakan terhadap gagasan Rocky Gerung itu juga disampaikan oleh Ketua PC GP Ansor Lamongan, Muhammad Mukhlisin. Dengan ideologi yang sama seperti sebelumnya, menurut Mukhlisin gerakan tersebut bisa memprovokasi masyarakat dan berlebihan, sehingga bisa merusak martabat bangsa Indonesia. Untuk itu, mereka dengan tegas menolak adanya aksi tersebut, terlebih dengan apa yang diucapkan oleh Rocky mengenai kalimatnya yang dianggap menghina Presiden Joko Widodo.

Menanggapi kalimat yang dilontarkan Rocky, Mukhlisin menilai bahwa ucapan tersebut terlihat sangat emosional, sehingga memberikan kesan merendahkan dan bahkan menghina Presiden Jokowi. Dirinya juga mengatakan bahwa mengkritik dan menghina itu jauh berbeda, terlebih memang Jokowi sudah banyak berjasa untuk Indonesia, sehingga kalimat yang mengatakan Presiden Jokowi sebagai seorang Bajingan yang Tolol itu sangat tidak pantas dilontarkan.

Mengingat People Power yang membuat gaduh masyarakat masih ramai diperbincangkan, sebenarnya aksi tersebut kurang bisa menyatukan antara buruh, masyarakat, dan rakyat. Bagaimana tidak, bergabung dalam 1 aksi bersama yang memiliki visi dan misi berbeda-beda? Tentu tidak mudah untuk menyatukan segala aspirasinya menjadi satu, hal ini sangat sulit untuk dilakukan, karena memang visi dan misinya berbeda tujuan. Misalnya, sebagai buruh, mereka akan menyampaikan aspirasi terkait dengan kesejahteraannya, gaji, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan mereka, apakah sama dengan aspirasi rakyat biasa atau mahasiswa? Tentu tidak.

Begitu pula mahasiswa, mereka menyampaikan aspirasi dengan ideologi yang mereka miliki, tentu disaat-saat seperti ini takut ditunggangi oknum-oknum lain yang mungkin bisa saja memanfaatkannya. Sehingga, dalam hal ini, perjuangan sebagai manusia bukan hanya persoalan aksi-aksi saja atau People Power, melainkan sebaiknya mempertahankan identitas masing-masing agar tidak membuat lemah persatuan dan kesatuan bangsa.

Dengan demikian, jika direfleksikan kembali memang gerakan People Power ini kurang menguntungkan dan sulit untuk mendapatkan hasil yang ingin dicapai. Begitu banyaknya aspirasi yang akan disampaikan, sehingga tidak fokus terhadap permasalahan, melainkan siapa yang paling ingin didengar, padahal seluruhnya juga ingin didengarkan. Sebab demikian, masing-masing memiliki agenda sendiri, untuk itu daripada membuang tenaga, lebih baik fokus terhadap perubahan diri yang berguna untuk masyarakat sekitar.

)* Penulis adalah kontributor Nusa Bangsa Institute

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

June 26, 2026

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

June 26, 2026

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap Jakarta – Pemerintah bergerak cepat…

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi Jakarta – Pemerintah mengimbau…

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme Oleh: Ethan Shabir Uttara…

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner 

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner  Oleh: Samuel Harbi  Demokrasi Indonesia menempatkan kritik publik sebagai bagian penting dari mekanisme kontrol terhadap jalannya pemerintahan. Dalam konteks tersebut, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang selama ini aktif menyuarakan aspirasi masyarakat. Namun, di tengah kompleksitas tantangan pembangunan dan derasnya arus informasi, kritik tidak cukup hanya bersifat reaktif, melainkan perlu didasarkan pada fakta, objektivitas, dan orientasi perbaikan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menilai demonstrasi mahasiswa merupakan fenomena yang wajar dalam setiap era pemerintahan. Meski demikian, penilaian terhadap kinerja negara perlu dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan capaian yang telah dihasilkan. Di tengah berbagai agenda strategis yang sedang dijalankan, pemerintah menunjukkan komitmen melalui penguatan penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta perbaikan tata kelola pemerintahan. Karena itu, ruang demokrasi perlu diisi dengan kritik yang konstruktif agar evaluasi terhadap negara tetap berpijak pada fakta, bukan semata persepsi atau sentimen sesaat. Komitmen pemberantasan korupsi ini berjalan beriringan dengan penataan regulasi komoditas guna membendung intervensi internasional yang merugikan kepentingan domestik. Kebijakan ketat untuk melarang praktik penentuan harga ekspor yang terlalu rendah diterapkan agar seluruh margin keuntungan tercatat secara transparan demi kemaslahatan masyarakat. Langkah sistemis ini sejalan dengan aspirasi kalangan akademis. Koordinator Aliansi BEM se-Bogor Raya, Indra Mahfuzhi, menegaskan perlunya dorongan bersama terhadap pengesahan regulasi yang mampu memiskinkan koruptor serta merampas aset mereka untuk dikembalikan kepada rakyat. Hal ini menunjukkan adanya kesamaan visi antara orientasi penegakan hukum pemerintah dan ekspektasi moral mahasiswa dalam membersihkan tata kelola negara. Selain penegakan hukum, fokus utama pemerintah terletak pada agenda pengentasan kemiskinan melalui program inklusif yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera sekaligus menggerakkan roda ekonomi perdesaan melalui ekosistem pasokan pangan lokal yang melibatkan para peternak dan petani setempat. Meskipun menghadapi tantangan logistik, manajemen program terus dievaluasi secara radikal, termasuk penerapan moratorium penambahan fasilitas dapur baru demi menjaga kualitas dan efisiensi anggaran negara. Sifat program yang fleksibel dan terbuka terhadap kritik terlihat dari kebebasan institusi pendidikan untuk menentukan partisipasi mereka, mencerminkan kepemimpinan yang akomodatif dan senantiasa menerima perbaikan bersama. Di sektor pendidikan, keberpihakan pemerintah terhadap masa depan generasi muda terwujud melalui penyediaan anggaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah yang mencapai belasan triliun rupiah untuk menjangkau lebih dari satu juta mahasiswa. Selain itu, rehabilitasi infrastruktur sekolah dilakukan secara bertahap dalam skala puluhan ribu unit per tahun dengan skema penyaluran dana langsung ke pihak sekolah demi mempercepat pembangunan. Langkah mendirikan sekolah rakyat khusus bagi anak-anak dari lapisan sosial terendah mempertegas keyakinan bahwa pendidikan adalah instrumen utama untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Seluruh intervensi kebijakan ini membuktikan bahwa negara sedang bekerja keras mengurai benang kusut kemiskinan terstruktur yang diwariskan dari masa lalu. Melihat keseriusan agenda kerja pemerintah yang terbilang masih di awal periode, gerakan mahasiswa seyogianya memberikan kesempatan yang proporsional bagi eksekutif untuk merealisasikan target capaian. Ketua Umum GM FKPPI, Sandi Mandela Simanjuntak, mengingatkan agar elemen mahasiswa tidak memposisikan diri sebagai hakim yang sekadar menjatuhkan vonis, melainkan bertindak secara elegan melalui argumen terbuka dan kajian mendalam. Suara yang paling keras di jalanan belum tentu membawa kebenaran mutlak apabila tidak disertai dengan tawaran solusi yang konkret. Ketika unjuk rasa bergeser menjadi tindakan reaksioner yang sekadar ikut-ikutan tanpa basis data yang valid, substansi permasalahan justru menjadi kabur dan rentan dimanfaatkan oleh agenda terselubung yang merugikan persatuan bangsa.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.