• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Disiplin Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Kunci Hadapi Subvarian Baru Covid-19

Disiplin Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Kunci Hadapi Subvarian Baru Covid-19

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 15 June 2022

Disiplin Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Kunci Hadapi Subvarian Baru Covid-19

Oleh: Namira Eka Saraswati

Disiplin protokol kesehatan dan vaksinasi adalah kunci hadapi subvarian baru Covid-19. Hal ini harus tetap dilakukan agar masyarakat tidak lengah di tengah situasi Covid-19 dalam negeri yang perlahan mereda.

Ahli Kesehatan Masyarakat Hermawan Saputra mengatakan selagi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum mencabut status pandemi atas Covid-19, seharusnya semua negara tetap waspada akan ancaman penyakit tersebut.

Hermawan menambahkan agar pemerintah terus gencar mengingatkan masyarakat supaya mematuhi protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi demi keselamatan diri sendiri dan orang lain di masa pandemi.

Pentingnya mematuhi protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi harus dilakukan karena terjadi peningkatan kasus aktif Covid-19 selama tiga pekan terakhir. Kenaikan kasus aktif ini menurut Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin terjadi karena libur Lebaran, dan munculnya varian baru.

Menkes menjelaskan bahwa secara historis kenaikan kasus aktif tidak terjadi pada tiga hari setelah Hari Raya, tetapi terjadi kenaikan antara 27 hari sampai 35 hari sesudah Hari Raya Besar.

Kenaikan ini bersifat normal, namun karena adanya subvarian baru Omicron BA.4 dan BA.5 yang lebih cepat menular, dikhawatirkan akan terjadi peningkatan kasus aktif Covid-19 di Indonesia.

Juru Bicara Kementrian Kesehatan RI Muhammad Syahril menjelaskan bahwa di tingkat global, subvarian BA.4 sudah dilaporkan sebanyak 6.903 kasus dari 58 negara, dan subvarian BA.5 dilaporkan sudah mencapai 8.687 kasus dari 63 negara. Syahril menambahkan bahwa subvarian jenis ini penyebarannya cukup cepat, hanya saja tingkat keparahannya tidak terlalu berat. Tingkat keparahan varian ini lebih ringan dibanding varian omicron terdahulu.
Peningkatan kasus aktif Covid-19 pasca hari besar keagamaan sudah bisa diprediksi. Kenaikan kasus aktif ini masih dalam taraf yang aman. Kenaikan positivity rate di tingkat nasional berada di angka 1.15% setelah sebelumnya kasus positivity rate di Indonesia sempat berkisar di angka 0.5%-0.8%.
Epidemiolog Dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Pandu Riono mengatakan bahwa meningkatkan cakupan vaksinasi lengkap sebanyak-banyaknya dan secepat-cepatnya dapat menjadi salah satu cara untuk mencegah kenaikan kasus aktif Covid-19. Pandu menambahkan bahwa dengan peningkatan cakupan vaksinasi maka akan meningkatkan imunitas dan proteksi optimal bagi setiap individu, karena imunitas yang tinggi di tengah masyarakat dapat menekan angka hospitalisasi dan kematian karena Covid-19.
Cara kerja vaksin Covid-19 di tubuh dalam rangka meningkatkan imunitas adalah dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, yang mana vaksin dapat melawan infeksi secara efisien dengan mengaktifkan respons tubuh terhadap penyakit tertentu. Selain itu, vaksin juga berguna sebagai pengingat tubuh, yang mana di kemudian hari bila tubuh terserang virus, tubuh akan dengan sendirinya melindungi diri.
Sosialisasi mengenai pentingnya penggunaan masker harus kembali digalakkan. Pelaksanaan protokol kesehatan lain seperti menjaga jarak, dan mencuci tangan juga harus ditingkatkan agar masyarakat tidak lengah terhadap Covid-19.
Mutasi dari virus ini adalah sesuatu yang tidak bisa diduga. Pemerintah dan masyarakat harus tetap bersiap untuk menghadapinya. Dengan kemunculan subvarian baru dari Covid-19 ini, semua pihak harus berperan penting untuk melawannya.
Mendapatkan vaksinasi lengkap dengan tetap menjaga protokol kesehatan adalah cara kita untuk terhindar dari subvarian baru Covid-19. Mengajak keluarga dan lingkungan kita untuk bersiap dari ancaman baru Covid-19 adalah bentuk kepedulian kita agar pandemi ini segera berakhir.

*)Penulis adalah contributor untuk Pertiwi Institute

Kopdes Merah Putih Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Pelayanan Terpadu

July 14, 2026

Kopdes Merah Putih Perkuat Rantai Pasok dan Layanan Ekonomi Desa Secara Terintegrasi

July 14, 2026

Kopdes Merah Putih Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Pelayanan Terpadu

By Kata IndonesiaJuly 14, 20260

Kopdes Merah Putih Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Pelayanan Terpadu Oleh: Adelia Sani Pemerintah…

Kopdes Merah Putih Perkuat Rantai Pasok dan Layanan Ekonomi Desa Secara Terintegrasi

By Kata IndonesiaJuly 14, 20260

Kopdes Merah Putih Perkuat Rantai Pasok dan Layanan Ekonomi Desa Secara Terintegrasi Oleh: Arfian Fadli…

Kopdes Merah Putih Memperkuat Ekosistem Ekonomi Desa Melalui Layanan Terintegrasi

By Kata IndonesiaJuly 14, 20260

Kopdes Merah Putih Memperkuat Ekosistem Ekonomi Desa Melalui Layanan Terintegrasi Jakarta – Pemerintah terus memperkuat…

Integrasi Layanan dalam Kopdes Merah Putih Perkuat Kemandirian Ekonomi Desa

By Kata IndonesiaJuly 14, 20260

Integrasi Layanan dalam Kopdes Merah Putih Perkuat Kemandirian Ekonomi Desa Jakarta – Presiden Prabowo Subianto…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.