• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Di Support Penuh PB ESI Era Budi Gunawan, Timnas MLBB Indonesia Raih Tiket Grand Final IESF Bali 14Th WEC 2022

Di Support Penuh PB ESI Era Budi Gunawan, Timnas MLBB Indonesia Raih Tiket Grand Final IESF Bali 14Th WEC 2022

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 7 December 2022

Di Support Penuh PB ESI Era Budi Gunawan, Timnas MLBB Indonesia Raih Tiket Grand Final IESF Bali 14Th WEC 2022

Berkat segala jenis dukungan dan juga fasilitas yang telah diberikan oleh PB ESI di era kepemimpinan Ketua Umum Budi Gunawan, Timnas Mobile Legend Bang Bang (MLBB) Indonesia akhirnya berhasil terus mencetak kemenangan hingga meraih tiket Grand Final dalam ajang IESF Bali 14th WEC 2022.

Tim Nasional (Timnas) Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Indonesia akhirnya secara resmi mampu mendapatkan tempat di pertandingan grand final pada kejuaraan Esports dunia bertajuk IESF Bali 14th World Esports Championships 2022.

Tiket untuk bisa melaju ke babak pertandingan final tersebut didapatkan oleh Timnas Indonesia setelah berhasil menaklukkan Tim Kamboja pada final upper bracket hari ini, Selasa (6/12).

Bisa dikatakan bahwa permainan yang dilakukan oleh Timnas Indonesia sangatlah baik, lantaran mampu mencuri skor dengan kemenangan 2-1.

Pasalnya, pada babak pertama, memang Timnas Indonesia sendiri sempat terlihat mengalai kesulitan dengan permainan sangat agresif yang disuguhkan oleh Kamboja.
Bagaimana tidak, lantaran Tim Kamboja sendiri langsung berhasil mendapatkan first blood pada babak pertama.

Namun untungnya, permainan Timnas Indonesia diimbangi dengan teknik defensif yang juga sangat baik, sehingga pada early game sempat memimpin.

Ketika mid-game telah berjalan, ternyata justru Tim Kamboja yang banyak mendapatkan momentum penting untuk merubah alur permainan sehingga mereka menjadi mendominasi.

Akhirnya, pada babak pertama Tim Kamboja pun memimpin dengan skor 0-1.
Seakan tidak rela poin dan momentum berhasil direnggut, Timnas Indonesia kemudian memulai permainan pada babak kedua dengan jauh lebih agresif.

Alhasil, Tim Kamboja yang pada mulanya memimpin tersebut akhirnya harus menelan pil pahit kekalahan dengan Timnas Indonesia dengan skor akhir 2-1.

Salah satu pemain Timnas MLBB Indonesia, Jabran ‘Branz’ Bagus mengatakan mereka merasa sangat senang dengan hasil kemenangan tersebut.

Meski begitu, tentunya pihaknya tidak langsung merasa puas begitu saja dan terus berupaya supaya benar-benar mampu menyumbangkan emas untuk Tanah Air.

“Tentu kami merasa senang dengan hasil kemenangan atas Kamboja. Namun, kami tidak boleh berpuas diri. Kami akan berupaya terbaik untuk mendapatkan emas,” ujar Jabran.

Sementara itu, Pelatih Timnas Indonesia MLBB, Aji Wicaksono mengungkapkan kemenangan yang berhasil diraih oleh anak asuhnya tersebut sama sekali tidak bisa dilepaskan dari kontribusi para penggemar dan doa dari seluruh masyarakat Tanah Air.

Dirinya pun menegaskan timnya terus bertekad entah siapapun yang menjadi lawan mereka di grand final supaya bisa menampilkan kemampuan terbaik dengan target mendapatkan emas.

“Kemenangan ini berkat doa seluruh warga Indonesia yang telah memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia. Siapapun lawan di Grand Final, kami bertekad untuk menampilkan kemampuan terbaik agar target emas dapat tercapai,” kata Aji.

Capaian yang sungguh luar biasa ini juga sama sekali tidak bisa dilepaskan dari peranan Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI), khususnya sejak era kepemimpinan Jend Pol (Purn) Budi Gunawan.

Beliau benar-benar bertekad untuk bisa terus memajukan ekosistem esports Indonesia dan juga PB ESI.
“Dalam jangka satu hingga lima tahun ke depan, PB ESI diharapkan bisa menjadi organisasi yang betul-betul dapat dibanggakan. Saya berharap PB ESI juga bisa menjadi organisasi cabang olahraga yang terbaik dibandingkan cabor lainnya,” ucap Ketum PB ESI Budi Gunawan.

Di sisi lain, Wakil Ketua Bidang Atlet & Prestasi PB ESI, Yohannes P. Siagian menjelaskan bahwa pihak PBESI di bawah kepemimpinan Budi Gunawan benar-benar berkomitmen untuk melakukan pembinaan dan persiapan yang sangat baik kepada seluruh atlet esports untuk bisa mencetak prestasi.

Bahkan pembinaan yang dilakukan pun meliputi segala aspek hingga teknis hingga non-teknis.
“Kami juga terus membina dan telah mempersiapkan para atlet kami terkait aspek-aspek non-teknis seperti manajemen waktu, pola makan, pola komunikasi, dan terlebih membangun mentalitas yang tangguh,” kata Yohannes.

Pemerintah Siapkan Langkah Antisipatif Hadapi Dampak Krisis Iklim pada Pertanian

July 12, 2026

Mitigasi Krisis Iklim Dipercepat lewat Irigasi, Embung, dan Pompanisasi

July 12, 2026

Pemerintah Siapkan Langkah Antisipatif Hadapi Dampak Krisis Iklim pada Pertanian

By Kata IndonesiaJuly 12, 20260

Pemerintah Siapkan Langkah Antisipatif Hadapi Dampak Krisis Iklim pada Pertanian Jakarta – Pemerintah mempercepat berbagai…

Mitigasi Krisis Iklim Dipercepat lewat Irigasi, Embung, dan Pompanisasi

By Kata IndonesiaJuly 12, 20260

Mitigasi Krisis Iklim Dipercepat lewat Irigasi, Embung, dan Pompanisasi Jakarta – Pemerintah terus mempercepat langkah…

CKG dan Komitmen Negara Memperluas Layanan Kesehatan Preventif

By Kata IndonesiaJuly 12, 20260

CKG dan Komitmen Negara Memperluas Layanan Kesehatan Preventif Oleh : Gavin Asadit Pembangunan kesehatan nasional…

CKG, TBC, dan Pentingnya Menjangkau Kelompok Berisiko 

By Kata IndonesiaJuly 11, 20260

CKG, TBC, dan Pentingnya Menjangkau Kelompok Berisiko  Oleh Ananda Rusdian Upaya membangun bangsa yang sehat tidak cukup dilakukan melalui pelayanan kesehatan yang berpusat di fasilitas kesehatan formal semata. Tetapi negara juga hadir menjangkau kelompok-kelompok yang berada dalam posisi rentan, baik karena kondisi sosial, lingkungan hidup, maupun keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan. Untuk itu, peluncuran Kick-Off Nasional Skrining Tuberkulosis (TB) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di 532 lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di seluruh Indonesia dipandang sebagai langkah strategis sekaligus berkeadilan. Kebijakan ini menunjukkan bahwa hak atas kesehatan menjangkau seluruh warga negara, termasuk warga binaan pemasyarakatan yang selama ini kerap luput dari perhatian publik. Program ini menegaskan bahwa pemerintah mulai menempatkan kesehatan sebagai hak dasar yang harus diakses oleh semua orang tanpa kecuali. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa arahan Presiden adalah agar program kesehatan menyasar seluruh masyarakat, termasuk ratusan ribu warga binaan di lapas dan rutan. Pernyataan itu penting karena memperlihatkan perubahan cara pandang negara bahwa warga binaan bukan sekadar objek pembinaan hukum, melainkan tetap subjek pembangunan yang berhak memperoleh perlindungan kesehatan secara layak. Langkah ini menjadi semakin relevan ketika melihat tingginya ancaman tuberkulosis di lingkungan pemasyarakatan. Data yang disampaikan pemerintah menunjukkan prevalensi TB di lapas mencapai 0,54 persen, lebih tinggi daripada rata-rata nasional yang berada di kisaran 0,3 persen. Angka tersebut tidak boleh dibaca sebagai statistik semata, melainkan sebagai peringatan serius bahwa lembaga pemasyarakatan merupakan ruang berisiko tinggi bagi penularan penyakit menular. Kepadatan hunian, sirkulasi udara yang terbatas, interaksi intensif antarpenghuni, serta mobilitas petugas menciptakan situasi yang memungkinkan penyebaran TB berlangsung lebih cepat. Jika tidak ditangani dengan pendekatan luar biasa, lapas dapat menjadi titik rawan penularan yang berdampak bukan hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi petugas, keluarga, dan masyarakat luas ketika proses keluar-masuk penghuni berlangsung. Karena itu, keputusan menjadikan lapas sebagai salah satu sasaran utama skrining TB merupakan kebijakan yang sangat rasional. Budi mengingatkan bahwa TB tidak boleh diremehkan, tetapi juga tidak boleh ditakuti secara berlebihan karena pengobatannya tersedia dan peluang sembuh sangat besar apabila kasus ditemukan lebih awal. Di sinilah skrining rutin, termasuk melalui foto rontgen dada, menjadi instrumen yang sangat penting. Pendekatan ini tidak hanya berguna untuk menemukan kasus aktif, tetapi juga mencegah penularan berantai dan menurunkan angka kematian akibat TB. Pada saat yang sama, pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan secara menyeluruh juga membuka ruang deteksi dini terhadap penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, stroke, penyakit jantung, hingga gangguan ginjal. Ini sangat penting karena kelompok berisiko sering kali tidak memiliki akses pemeriksaan rutin, sehingga penyakit baru diketahui ketika sudah memasuki stadium berat. Budi menekankan pentingnya menjaga indikator kesehatan dasar seperti tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol. Pembangunan kesehatan tidak cukup berfokus pada pengobatan, tetapi harus diarahkan pada pencegahan, perubahan perilaku, dan pengenalan faktor risiko sejak awal. Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk mendukung deteksi dini dan percepatan eliminasi TB. Sikap tersebut menunjukkan bahwa persoalan kesehatan di lapas tidak dapat dibebankan hanya kepada Kementerian Kesehatan, melainkan membutuhkan dukungan serius dari institusi yang mengelola lingkungan pemasyarakatan. Koordinasi mengenai sarana dan prasarana klinik lapas dan rutan menjadi langkah penting agar skrining tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan berlanjut menjadi layanan diagnosis, pengobatan, pemantauan, dan pencegahan yang berkesinambungan.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.