• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Danantara Biayai Pembentukan BUMN Tekstil untuk Perkuat Rantai Industri Nasional

Danantara Biayai Pembentukan BUMN Tekstil untuk Perkuat Rantai Industri Nasional

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 24 January 2026

Danantara Biayai Pembentukan BUMN Tekstil untuk Perkuat Rantai Industri Nasional

Jakarta – Pemerintah terus menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat fondasi industri nasional melalui pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor tekstil dan produk tekstil (TPT). Langkah strategis ini dibiayai oleh Danantara Indonesia sebagai lembaga investasi negara yang diproyeksikan menjadi motor penggerak transformasi ekonomi berbasis nilai tambah.

 

Di tengah tekanan global terhadap industri manufaktur dan membanjirnya produk impor, kebijakan ini dinilai relevan dan tepat waktu untuk menjaga daya saing industri dalam negeri sekaligus melindungi jutaan tenaga kerja di sektor tekstil.

 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa pembentukan BUMN tekstil merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat rantai pasok industri nasional dari hulu hingga hilir.

 

“Indonesia memiliki potensi besar di sektor tekstil, baik dari sisi pasar domestik maupun ekspor. Kehadiran BUMN tekstil akan menjadi anchor industry yang mampu memperkuat ekosistem, meningkatkan efisiensi, serta mengurangi ketergantungan pada impor bahan baku,” ujar Airlangga.

 

Menurutnya, negara perlu hadir lebih aktif untuk memastikan industri strategis tetap tumbuh berkelanjutan dan berdaya saing.

 

Sejalan dengan itu, CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menjelaskan bahwa pembiayaan pembentukan BUMN tekstil merupakan wujud konkret mandat Danantara sebagai pengelola investasi jangka panjang negara.

 

“Danantara hadir untuk mendukung agenda strategis pemerintah, termasuk industrialisasi dan penguatan sektor-sektor yang menyerap tenaga kerja besar. Industri tekstil adalah salah satu sektor prioritas karena dampaknya luas terhadap ekonomi nasional,” kata Rosan.

 

Ia menekankan bahwa investasi yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial, tetapi juga pada penciptaan nilai ekonomi, sosial, dan ketahanan industri nasional.

 

Rosan juga menambahkan bahwa BUMN tekstil nantinya akan didorong untuk beroperasi dengan tata kelola modern, efisien, dan terintegrasi dengan pelaku industri swasta. Model ini diharapkan mampu menciptakan sinergi, bukan mematikan pelaku usaha yang sudah ada.

 

“Kita ingin membangun ekosistem yang sehat, di mana negara, swasta, dan UMKM bisa tumbuh bersama,” tegasnya.

 

Dari sisi pelaku industri, Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jemmy Kartika Sastraatmaja menyambut positif langkah pemerintah tersebut.

 

“Kami melihat pembentukan BUMN tekstil sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah serius menyelamatkan dan membangun kembali industri tekstil nasional. Selama ini, industri dalam negeri menghadapi tekanan berat dari produk impor murah dan praktik perdagangan tidak adil,” ujar Jemmy.

 

Ia berharap BUMN tekstil dapat memperkuat sektor hulu seperti serat dan benang, sehingga industri nasional tidak lagi bergantung pada bahan baku impor.

 

Kebijakan ini juga relevan dengan kondisi terkini, di mana pemerintah tengah memperkuat instrumen pengamanan perdagangan, mendorong substitusi impor, serta memperluas pasar ekspor nontradisional. Pembentukan BUMN tekstil diproyeksikan menjadi bagian dari solusi jangka menengah dan panjang untuk menjaga stabilitas industri, meningkatkan penyerapan tenaga kerja, serta memperkuat struktur ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

 

Dengan dukungan pembiayaan dari Danantara, arah kebijakan yang jelas dari pemerintah, serta respons positif dari pelaku industri, langkah pembentukan BUMN tekstil menunjukkan keberpihakan negara terhadap industri strategis nasional. Upaya ini menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun ekonomi yang mandiri, berdaya saing, dan inklusif, demi memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.***

Pembekalan Antikorupsi Menjadi Langkah Penting Menjaga Tata Kelola Daerah

August 11, 2026

Pembekalan Antikorupsi Kepala Daerah Diperluas Perkuat Tata Kelola Daerah

August 11, 2026

Pembekalan Antikorupsi Menjadi Langkah Penting Menjaga Tata Kelola Daerah

By Kata IndonesiaAugust 11, 20260

Pembekalan Antikorupsi Menjadi Langkah Penting Menjaga Tata Kelola Daerah Oleh: Dhita Karuniawati Upaya membangun pemerintahan…

Pembekalan Antikorupsi Kepala Daerah Diperluas Perkuat Tata Kelola Daerah

By Kata IndonesiaAugust 11, 20260

Pembekalan Antikorupsi Kepala Daerah Diperluas Perkuat Tata Kelola Daerah Jakarta – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi,…

Pemberantasan Korupsi Daerah Diperkuat lewat Pembinaan Integritas Kepala Daerah

By Kata IndonesiaAugust 11, 20260

Pemberantasan Korupsi Daerah Diperkuat lewat Pembinaan Integritas Kepala Daerah Jakarta – Upaya pemberantasan korupsi di…

Aman dan Nyaman, Mari Sambut HUT RI dengan Tenang dan Gembira 

By Kata IndonesiaAugust 11, 20260

Aman dan Nyaman, Mari Sambut HUT RI dengan Tenang dan Gembira  Oleh : Abdul Razak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan momentum yang tidak hanya sarat makna sejarah, tetapi juga menjadi kesempatan bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan, optimisme, dan semangat gotong royong. Di tengah dinamika global serta derasnya arus informasi di ruang digital, masyarakat diharapkan dapat menyambut hari kemerdekaan dengan suasana yang aman, nyaman, dan penuh kegembiraan. Komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional sekaligus mempercepat pembangunan kembali ditunjukkan melalui langkah Presiden Prabowo Subianto yang mengumpulkan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali, serta Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Mohamad Tonny Harjono di Istana Merdeka. Dalam pertemuan tersebut, Presiden menerima laporan mengenai berbagai program strategis TNI yang terus berjalan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pembahasan tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan negara, tetapi juga mencakup berbagai capaian pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Menurut Teddy, pemerintah memberikan perhatian besar terhadap percepatan pembangunan 2.500 jembatan desa yang ditargetkan selesai pada Agustus 2026, pembangunan 3.000 titik air bersih di berbagai wilayah Indonesia, serta perluasan program listrik masuk desa yang menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan nasional. Teddy juga menjelaskan bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan khusus agar TNI menghadirkan sesuatu yang spesial bagi masyarakat dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Arahan tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Bhakti Sosial TNI secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, berbagai program tersebut menunjukkan bahwa TNI tidak hanya berperan sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar dan mempercepat pemerataan pembangunan. Langkah tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan nasional tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan negara menghadirkan pelayanan dasar yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Infrastruktur desa, akses air bersih, maupun jaringan listrik merupakan fondasi penting bagi peningkatan kualitas hidup sekaligus penguatan aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai daerah. …

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.