• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»CKG Perluas Kesehatan Berkualitas, Skrining Mata Didukung Kolaborasi Global

CKG Perluas Kesehatan Berkualitas, Skrining Mata Didukung Kolaborasi Global

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 1 May 2026

CKG Perluas Kesehatan Berkualitas, Skrining Mata Didukung Kolaborasi Global

Jakarta – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) diperluas dengan cakupan pemeriksaan yang semakin menyeluruh, termasuk penguatan skrining kesehatan mata melalui kolaborasi lintas sektor dan dukungan mitra global. Upaya ini diarahkan untuk mendorong deteksi dini gangguan penglihatan sekaligus memperluas akses layanan kesehatan agar lebih mudah dijangkau masyarakat.

Presiden Prabowo Subianto, menegaskan bahwa pemerataan layanan kesehatan menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Ia menyampaikan bahwa akses terhadap pemeriksaan kesehatan harus tersedia lebih luas agar masyarakat dapat memperoleh layanan preventif sejak dini.

 

“Kesehatan adalah fondasi utama pembangunan bangsa. Pemerintah ingin layanan kesehatan berkualitas dapat dijangkau seluruh masyarakat,” ujarnya.

 

Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam memperkuat layanan kesehatan nasional. Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pihak akan mempercepat pemerataan akses sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan.

 

“Kolaborasi menjadi kunci agar pelayanan kesehatan semakin luas dan efektif,” tegasnya.

 

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menjelaskan bahwa skrining mata dalam program CKG menjadi bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini gangguan kesehatan penglihatan. Ia menyebut pemeriksaan dilakukan secara bertahap dengan dukungan tenaga medis, fasilitas kesehatan, serta mitra internasional di bidang kesehatan mata.

 

“Deteksi dini sangat penting agar gangguan penglihatan dapat ditangani lebih cepat dan tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius,” katanya.

 

Budi Gunadi Sadikin menambahkan bahwa kolaborasi global membantu memperkuat kapasitas layanan, termasuk dukungan teknologi, edukasi, dan peningkatan kualitas pemeriksaan.

 

Menurutnya, kerja sama tersebut memberi manfaat langsung bagi masyarakat melalui akses layanan yang lebih luas.

 

“Kami ingin masyarakat memperoleh layanan kesehatan mata yang berkualitas dan mudah dijangkau,” ujarnya.

 

Selain mendukung deteksi dini, program skrining mata juga diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Edukasi mengenai kesehatan penglihatan dinilai penting untuk mendorong pencegahan sejak usia dini dan mengurangi risiko gangguan yang dapat memengaruhi produktivitas.

 

Melalui penguatan program CKG dan dukungan kolaborasi global, pemerintah optimistis kualitas layanan kesehatan dapat terus meningkat. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen negara dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Tata Kelola Digital Makin Tegas Melawan Hoaks, Deepfake, dan Halusinasi AI 

August 4, 2026

Tata Kelola Digital Makin Tegas Melawan Hoaks, Deepfake, dan Halusinasi AI 

August 4, 2026

Tata Kelola Digital Makin Tegas Melawan Hoaks, Deepfake, dan Halusinasi AI 

By Kata IndonesiaAugust 4, 20260

Tata Kelola Digital Makin Tegas Melawan Hoaks, Deepfake, dan Halusinasi AI Oleh: Dhita Karuniawati Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) telah membuka peluang besar bagi transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemerintahan, hingga industri kreatif. Di sisi lain, kemajuan teknologi ini juga menghadirkan tantangan baru berupa maraknya penyebaran hoaks, konten deepfake, serta fenomena halusinasi AI yang berpotensi menyesatkan masyarakat. Kondisi tersebut mendorong Indonesia memperkuat tata kelola digital agar pemanfaatan AI tetap memberikan manfaat tanpa mengorbankan keamanan, etika, dan kepercayaan publik. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) terus mempercepat penyusunan kerangka regulasi AI sebagai fondasi bagi pengembangan teknologi yang bertanggung jawab. Langkah ini dinilai penting mengingat pemanfaatan AI berkembang jauh lebih cepat dibandingkan regulasi yang mengaturnya. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria mengatakan bahwa Peraturan Presiden tentang AI akan menjadi langkah awal dalam penerapan tata kelola AI sebelum pemerintah menyusun Undang-Undang AI yang lebih komprehensif. Pemerintah saat ini telah menuntaskan penyusunan Peraturan Presiden tentang Peta Jalan AI beserta Etika AI. Dokumen tersebut telah melalui pembahasan lintas kementerian dan lembaga, sehingga kini tinggal menunggu penetapan oleh Presiden. …

Tata Kelola Digital Makin Tegas Melawan Hoaks, Deepfake, dan Halusinasi AI 

By Kata IndonesiaAugust 4, 20260

Tata Kelola Digital Makin Tegas Melawan Hoaks, Deepfake, dan Halusinasi AI Oleh: Dhita Karuniawati Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) telah membuka peluang besar bagi transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemerintahan, hingga industri kreatif. Di sisi lain, kemajuan teknologi ini juga menghadirkan tantangan baru berupa maraknya penyebaran hoaks, konten deepfake, serta fenomena halusinasi AI yang berpotensi menyesatkan masyarakat. Kondisi tersebut mendorong Indonesia memperkuat tata kelola digital agar pemanfaatan AI tetap memberikan manfaat tanpa mengorbankan keamanan, etika, dan kepercayaan publik. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) terus mempercepat penyusunan kerangka regulasi AI sebagai fondasi bagi pengembangan teknologi yang bertanggung jawab. Langkah ini dinilai penting mengingat pemanfaatan AI berkembang jauh lebih cepat dibandingkan regulasi yang mengaturnya. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria mengatakan bahwa Peraturan Presiden tentang AI akan menjadi langkah awal dalam penerapan tata kelola AI sebelum pemerintah menyusun Undang-Undang AI yang lebih komprehensif. Pemerintah saat ini telah menuntaskan penyusunan Peraturan Presiden tentang Peta Jalan AI beserta Etika AI. Dokumen tersebut telah melalui pembahasan lintas kementerian dan lembaga, sehingga kini tinggal menunggu penetapan oleh Presiden. …

Disinformasi AI Makin Canggih, Pemerintah Perkuat Moderasi Konten dan Etika Digital

By Kata IndonesiaAugust 4, 20260

Disinformasi AI Makin Canggih, Pemerintah Perkuat Moderasi Konten dan Etika Digital Jakarta – Pemerintah memperkuat…

Pemerintah Perkuat Ekosistem Media Digital Nasional untuk Cegah Halusinasi AI dan Disinformasi

By Kata IndonesiaAugust 4, 20260

Pemerintah Perkuat Ekosistem Media Digital Nasional untuk Cegah Halusinasi AI dan Disinformasi JAKARTA – Penguatan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.