• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»CKG Hadirkan Kesehatan Berkualitas hingga Wilayah Terpencil

CKG Hadirkan Kesehatan Berkualitas hingga Wilayah Terpencil

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 5 May 2026

CKG Hadirkan Kesehatan Berkualitas hingga Wilayah Terpencil

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat komitmen menghadirkan layanan kesehatan berkualitas hingga ke wilayah terpencil melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Upaya ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam memastikan pemerataan akses layanan kesehatan, sekaligus memperkuat pendekatan preventif di tengah tantangan geografis Indonesia yang kompleks.

 

Program CKG tidak hanya memperluas jangkauan layanan, tetapi juga menekankan pentingnya deteksi dini sebagai langkah utama mencegah penyakit yang lebih serius.

 

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerataan layanan kesehatan merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

 

Ia menekankan bahwa akses terhadap pemeriksaan kesehatan harus tersedia secara luas dan merata.

 

“Kesehatan adalah fondasi utama pembangunan bangsa. Pemerintah ingin layanan kesehatan berkualitas dapat dijangkau seluruh masyarakat,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Presiden menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mempercepat distribusi layanan kesehatan.

 

“Kolaborasi menjadi kunci agar pelayanan kesehatan semakin luas dan efektif,” tegasnya.

 

Sejalan dengan arahan tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa penguatan program CKG dilakukan melalui perluasan jenis layanan.

 

Program ini dijalankan secara bertahap dengan dukungan tenaga medis, fasilitas kesehatan, serta kemitraan global.

 

Menurutnya, kolaborasi sejumlah pihak khususnya internasional memberikan nilai tambah dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan nasional.

 

“Kerja sama global memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kapasitas layanan, baik dari sisi teknologi, edukasi, maupun standar pemeriksaan,” ujarnya.

 

Di sisi lain, implementasi program ini juga dirasakan langsung di daerah, termasuk wilayah terpencil seperti Kabupaten Mahakam Ulu.

 

Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, memastikan bahwa pemerataan layanan kesehatan menjadi prioritas utama pemerintah.

 

Ia mengakui langkah tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang merata dan mudah dijangkau.

 

“Pemerataan pelayanan kesehatan hingga ke seluruh pelosok menjadi komitmen prioritas pemerintah. Meskipun tantangan akses di beberapa wilayah cukup sulit, pelayanan kesehatan akan terus kami intensifkan,” kata Angela.

 

Dengan langkah tersebut, kesenjangan akses kesehatan antara wilayah pusat kecamatan dan daerah terpencil diharapkan dapat terus ditekan.

 

Selain itu, masyarakat juga diharapkan semakin sadar pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

 

“Melalui perluasan layanan yang proaktif ini, kami berharap kualitas hidup masyarakat meningkat secara bertahap dan seluruh warga mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang sama,” tutupnya.

Pemerintah Libatkan Sekolah dan Keluarga Bangun Literasi Gizi Lewat MBG

August 30, 2026

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih 

August 30, 2026

Pemerintah Libatkan Sekolah dan Keluarga Bangun Literasi Gizi Lewat MBG

By Kata IndonesiaAugust 30, 20260

Pemerintah Libatkan Sekolah dan Keluarga Bangun Literasi Gizi Lewat MBG JAKARTA — Pemerintah mendorong Program…

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih 

By Kata IndonesiaAugust 30, 20260

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih  Oleh: Catur Ronggo Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto di Bali pada 25 Agustus 2026 layak dibaca sebagai salah satu langkah konkrit dalam membangun kemandirian energi. Target tersebut bukan sekadar menambah kapasitas pembangkit, tetapi juga menunjukkan perubahan cara pandang pemerintah: energi bersih ditempatkan sebagai instrumen ketahanan nasional, penguatan industri, penciptaan lapangan kerja, dan pengurangan ketergantungan pada energi fosil. Presiden Prabowo menargetkan pembangunan PLTS 100 GWp dapat diselesaikan dalam tiga tahun. Tenggat agresif menunjukkan pemerintah ingin mempercepat eksekusi, bukan membiarkan transisi energi berhenti pada dokumen perencanaan. Target itu sekaligus menjadi tantangan koordinasi bagi kementerian, PLN, pelaku usaha, dan seluruh ekosistem energi nasional untuk mengubah potensi surya Indonesia menjadi kapasitas listrik yang nyata. Pilihan energi surya memiliki dasar yang kuat. Pemerintah mencatat potensi energi surya Indonesia mencapai sekitar 3.294 GWp, sementara kapasitas terpasang hingga April 2026 baru sekitar 1,5 GWp. Kesenjangan tersebut memperlihatkan besarnya ruang yang masih dapat dimanfaatkan. Karena itu, megaproyek 100 GWp bukan hanya proyek infrastruktur, melainkan upaya mengubah sumber daya alam yang selama ini belum optimal dimanfaatkan menjadi kekuatan ekonomi dan energi nasional. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memperkirakan kebutuhan investasi untuk keseluruhan program mencapai sekitar 73 miliar dolar AS atau lebih dari Rp1.140 triliun. Nilai tersebut memang sangat besar, tetapi harus dilihat sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat fondasi energi nasional. Bahlil juga memperkirakan program ini dapat menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja dan menghasilkan efisiensi subsidi energi hingga Rp73,9 triliun setiap tahun. Dengan demikian, belanja pembangunan diarahkan untuk menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih luas. Besarnya kebutuhan investasi juga membuka ruang kolaborasi antara negara dan sektor swasta. Pemerintah menyiapkan skema Independent Power Producer bagi investor yang mampu menawarkan harga listrik kompetitif. Apabila tidak terdapat penawaran yang memenuhi prinsip efisiensi, pemerintah menyiapkan opsi pembangunan melalui Danantara. Pola ini menunjukkan negara tetap memegang kendali strategis, sekaligus membuka kesempatan bagi modal dan kemampuan usaha untuk mempercepat pembangunan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pembangunan dilakukan bertahap agar pelaksanaan dapat dikawal secara terukur. Tahap awal diarahkan pada 17 GWp, dilanjutkan 18 GWp, kemudian sekitar 35 GWp pada fase berikutnya, sementara kapasitas sisanya akan ditetapkan melalui tahapan lanjutan. Peta jalan tersebut penting karena proyek sebesar 100 GWp membutuhkan kesiapan lahan, jaringan transmisi, pembiayaan, teknologi penyimpanan, serta koordinasi lintas sektor.…

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia Oleh : Radjiman Arif Indonesia sedang memasuki babak…

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja JAKARTA – Pemerintah di…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.