• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»CKG Beri Manfaat Nyata bagi Penguatan Kesehatan Berkualitas Nasional

CKG Beri Manfaat Nyata bagi Penguatan Kesehatan Berkualitas Nasional

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 20 May 2026

CKG Beri Manfaat Nyata bagi Penguatan Kesehatan Berkualitas Nasional

Jakarta – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dijalankan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus menunjukkan dampak nyata dalam memperkuat kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. Program yang difokuskan pada deteksi dini penyakit dan pengendalian kesehatan masyarakat ini dinilai menjadi langkah strategis untuk mencegah lonjakan penyakit kronis sekaligus memperluas akses layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Benjamin Paulus Octavianus mengatakan bahwa sepanjang Januari hingga April 2026, program CKG telah menjangkau sekitar 19 juta masyarakat Indonesia. Dari jumlah tersebut, sekitar 1,16 juta orang telah masuk dalam proses tatalaksana pengobatan dan pengendalian penyakit setelah hasil pemeriksaan menunjukkan adanya risiko kesehatan tertentu.

 

“Sekitar 1,16 juta di antaranya tercatat status tatalaksana pengobatan dan pengendalian penyakit,” ujar Benjamin.

 

Benjamin menjelaskan bahwa program CKG bukan sekadar pemeriksaan kesehatan biasa, tetapi menjadi instrumen penting dalam membangun budaya deteksi dini penyakit di tengah masyarakat. Selama ini, banyak masyarakat baru memeriksakan kondisi kesehatan ketika penyakit sudah berada pada tahap serius. Padahal, sejumlah penyakit seperti hipertensi, diabetes melitus, hingga tuberkulosis dapat dicegah apabila diketahui lebih awal.

 

“CKG amat penting untuk mendeteksi dini hipertensi, tuberkulosis, diabetes melitus, serta status gizi masyarakat,” kata Benjamin.

 

Pemerintah menilai pendekatan promotif dan preventif melalui CKG menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan sistem kesehatan nasional. Beban pembiayaan penyakit katastropik yang terus meningkat dinilai dapat ditekan apabila masyarakat rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat sejak dini.

 

Benjamin mengungkapkan biaya penanganan penyakit kronis saat ini sangat besar. Ia mencontohkan anggaran untuk layanan cuci darah yang meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu, penguatan pencegahan menjadi strategi yang jauh lebih efektif dibandingkan hanya fokus pada pengobatan ketika masyarakat sudah sakit berat.

 

“Uang BPJS untuk penyakit katastropik itu habisnya sangat besar, padahal penyakitnya dapat dicegah,” tegas Benjamin.

 

Program CKG sendiri kini telah diperluas pelaksanaannya di berbagai fasilitas layanan publik seperti puskesmas, sekolah, kementerian, lembaga, hingga komunitas masyarakat. Pemerintah juga mulai memperkuat tindak lanjut hasil pemeriksaan agar masyarakat yang terdeteksi memiliki risiko penyakit langsung mendapatkan penanganan yang tepat.

 

“Untuk sejauh ini, CGK telah terlaksana di puskesmas, sekolah, kementerian atau lembaga serta sejumlah komunitas,” jelas Benjamin.

 

Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin sebelumnya menegaskan bahwa fokus pemerintah pada 2026 tidak hanya memperbanyak jumlah pemeriksaan, tetapi memastikan masyarakat benar-benar memperoleh penanganan kesehatan yang berkelanjutan.

 

“Target kita di 2026 bukan hanya melakukan cek kesehatan, tetapi memastikan masyarakat benar-benar sehat,” ujar Budi.

 

Penguatan program CKG dinilai menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, produktif, dan berkualitas. Dengan semakin luasnya jangkauan layanan kesehatan gratis, pemerintah berharap kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan rutin dapat terus meningkat sehingga risiko penyakit berat dapat ditekan sejak awal.

 

Selain memperkuat kualitas hidup masyarakat, keberhasilan program ini juga menjadi bukti bahwa transformasi layanan kesehatan nasional mulai bergerak ke arah yang lebih preventif, merata, dan berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat Indonesia.

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

September 1, 2026

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

September 1, 2026

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran JAKARTA — Pemerintah terus membenahi Data…

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional  Oleh: Melki Nursahid  Indonesia sedang memasuki fase penting dalam pembangunan ekonomi. Transformasi energi tidak lagi sekadar agenda untuk mengurangi emisi, tetapi telah menjadi bagian strategis dari upaya memperkuat kedaulatan energi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing industri, serta membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru. Di tengah potensi sumber daya alam yang melimpah, kebijakan pemerintah untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan patut dipandang sebagai langkah visioner menuju ekonomi nasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas energi terbarukan sebagai fondasi ketahanan energi nasional. Target pengembangan energi surya hingga 100 GW menjadi gambaran besarnya ambisi pemerintah dalam membangun sistem energi yang semakin kuat. Pernyataan Presiden bahwa dengan kapasitas 100 GW Indonesia dapat menjadi bangsa yang benar-benar berdiri di atas kaki sendiri menunjukkan bahwa energi dipandang sebagai bagian integral dari kedaulatan nasional. Pandangan tersebut sangat relevan dengan tantangan pembangunan Indonesia ke depan. Pertumbuhan penduduk, industrialisasi, digitalisasi, dan peningkatan aktivitas ekonomi akan membutuhkan pasokan energi yang semakin besar. Karena itu, ketahanan energi tidak cukup hanya diukur dari kemampuan menyediakan energi pada hari ini, tetapi juga dari kemampuan negara memastikan ketersediaannya dalam jangka panjang dengan biaya yang kompetitif dan sumber yang berkelanjutan. Target pengembangan energi surya tersebut tentu membutuhkan terobosan, investasi, teknologi, dan kolaborasi lintas sektor. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pengembangan PLTS 100 GWp merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk mempercepat kedaulatan energi nasional. Strateginya pun tidak bertumpu pada satu model, melainkan memanfaatkan potensi berbagai wilayah melalui PLTS skala besar, PLTS terapung, PLTS atap, hingga pemanfaatan energi surya untuk kawasan industri dan kegiatan produktif. Pendekatan tersebut penting karena Indonesia memiliki karakter geografis yang sangat beragam. Potensi energi surya dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing daerah. PLTS terapung, misalnya, dapat memanfaatkan badan air tanpa harus mengorbankan lahan produktif. Sementara PLTS atap dapat mendorong masyarakat, dunia usaha, dan institusi untuk ikut menjadi bagian dari ekosistem energi bersih. Lebih jauh, pengembangan energi terbarukan harus dilihat sebagai kebijakan ekonomi, bukan semata-mata kebijakan energi. Investasi di sektor energi bersih berpotensi menciptakan rantai ekonomi baru, mulai dari pembangunan pembangkit, manufaktur komponen, jasa konstruksi, pengembangan teknologi, hingga pemeliharaan infrastruktur. Semakin besar ekosistem yang terbentuk di dalam negeri, semakin besar pula peluang Indonesia memperoleh nilai tambah. Yang tidak kalah penting, transisi energi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran PLTS Pulau Sembur, sebagaimana disampaikan Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza, menjadi contoh bahwa pengembangan energi terbarukan dapat berjalan beriringan dengan penguatan koperasi dan pertumbuhan ekonomi desa. Artinya, energi bersih tidak berhenti sebagai proyek infrastruktur, tetapi dapat menjadi penggerak aktivitas ekonomi di tingkat lokal.…

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan Oleh: Miftakhul Jannah Investasi hijau…

Ekonomi Hijau Jadi Motor Baru Pertumbuhan dan Investasi Nasional

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Ekonomi Hijau Jadi Motor Baru Pertumbuhan dan Investasi Nasional Jakarta – Pemerintah terus mendorong ekonomi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.