Regional

BIN Gelar Vaksinasi Covid-19 Sasar Santri dan Pelajar di Pelosok Jabar

Covid-19 Sasar Santri dan Pelajar di Pelosok Jabar

Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Barat (Jabar) menggelar vaksinasi Covid-19 dari pintu ke pintu (door to door) bagi pelajar sekolah maupun pelajar pondok pesantren. Vaksinasi dilaksanakan langsung di tiga titik wilayah Jawa Barat, seperti Subang, Kuningan, dan Sukabumi.

Kepala BIN Daerah Jawa Barat Brigjen TNI Deddy Agus Purwanto mengatakan, kegiatan ini menargetkan 2.000 Jiwa dosis vaksin Pfizer dan Sinovac. Vaksinasi dilakukan untuk mempercepat presentase 70 persen agar mempercepat herd immunity dan memutus rantai penyebaran virus Covid-19.

“Kita berkomitmen untuk membantu program pemerintah dengan memasuki wilayah pelosok-pelosok,” kata Deddy.

Share
Published by
Kata Indonesia

Terpopuler

Perayaan May Day Momentum Refleksi Kolektif dan Bukti Keberpihakan Negara pada Buruh

Perayaan May Day Momentum Refleksi Kolektif dan Bukti Keberpihakan Negara pada Buruh Jakarta - Peringatan…

4 hours ago

Dari UU PPRT hingga Museum Marsinah, Pemerintah Perkuat Komitmen untuk Buruh

Dari UU PPRT hingga Museum Marsinah, Pemerintah Perkuat Komitmen untuk Buruh Jakarta – Pemerintah terus…

4 hours ago

May Day Kondusif Jadi Kunci Investasi dan Kesejahteraan Buruh di Daerah

May Day Kondusif Jadi Kunci Investasi dan Kesejahteraan Buruh di Daerah *Jawa Tengah* - Gubernur…

8 hours ago

Pemerintah Optimalkan 13 Proyek Hilirisasi untuk Peluang Investasi Lebih Luas

Pemerintah Optimalkan 13 Proyek Hilirisasi untuk Peluang Investasi Lebih Luas Oleh: Dara Pratiwi Pemerintah terus…

8 hours ago

Peresmian 13 Proyek Hilirisasi Perkuat Ekosistem Industri Nasional

Peresmian 13 Proyek Hilirisasi Perkuat Ekosistem Industri Nasional Oleh: Rai Adiguna Pemerintah kembali menunjukkan konsistensinya…

8 hours ago

Peresmian 13 Proyek Hilirisasi Perkuat Posisi Indonesia di Pasar Global

Peresmian 13 Proyek Hilirisasi Perkuat Posisi Indonesia di Pasar Global Jakarta - Presiden Prabowo Subianto…

8 hours ago