• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Travel»Besok! Dieng Culture Festival Akan Digelar, 23 Pertunjukan Siap Ditampilkan

Besok! Dieng Culture Festival Akan Digelar, 23 Pertunjukan Siap Ditampilkan

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 1 August 2019

Mulai besok, Dieng Culture Festival mulai digelar. Akan ada banyak pertunjukan di sana.

Tidak hanya ruwatan rambut gembel, Gelaran Dieng Festival (DCF) akan menyuguhkan 23 seni budaya. Gelaran DCF akan dihelat selama tiga hari mulai besok, Jumat (2/8/2019) sampai Minggu (4/8/2019).

“Ada 23 seni budaya yang ditampilkan saat DCF. Seperti Kebo Giro, Tari Lengganis, Lengger Karang Sari, Tari Gendek dan beberapa seni budaya lainnya,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarnegara Dwi Suryanto, Kamis (1/8/2019).

Rangkaian DCF ke-10 ini dimulai pada Jumat (2/8) pukul 07.30 WIB dengan agenda opening dan aksi Dieng bersih. Siang harinya, kongkow budaya, serta Jazz Atas Awan pada pukul 19.30 WIB.

Di hari kedua, juga menampilkan beberapa seni budaya. Termasuk event yang baru digelar pada DCF ke-10 ini. Yakni Java Coffee Festival yang dijadwalkan pada Sabtu, (3/8) pukul 12.30 WIB di lapangan Pandawa kompel Candi Arjuna.

“Baru di hari terakhir kirab budaya disusul dengan jamasan rambut gembel dan ritual pencukuran rambut gembel. Tahun ini, kirab budaya dan ruwatan menjadi satu rangakian. Sebelumnya sempat dipisah hari pelaksanaanya,” terangnya.

Untuk pelaksanaan berbagai pertunjukan seni budaya dilakukan di dua tempat. Yakni di lapangan Pandawa dan lapangan Soeharto-Whitlam. Harapannya wisatawan tidak hanya terpusat di satu titik.

“Jadi ada dua titik untuk pertunjukkan seni budaya. Jadi wisatawan bisa memilih mau menikmati yang di lapangan Pandawa atau di lapangan Soeharto-Whitlam,” ujarnya.

Penegakan Hukum Karhutla Membuktikan Korporasi Tak Kebal Hukum

November 5, 2026

Ketegasan Pemerintah terhadap Karhutla Menjadi Kunci Keadilan Lingkungan

November 5, 2026

Penegakan Hukum Karhutla Membuktikan Korporasi Tak Kebal Hukum

By Kata IndonesiaNovember 5, 20260

Penegakan Hukum Karhutla Membuktikan Korporasi Tak Kebal Hukum Oleh: Bagas Nurahman Penegakan hukum terhadap kebakaran…

Ketegasan Pemerintah terhadap Karhutla Menjadi Kunci Keadilan Lingkungan

By Kata IndonesiaNovember 5, 20260

Ketegasan Pemerintah terhadap Karhutla Menjadi Kunci Keadilan Lingkungan Oleh: Dhita Karuniawati Ketegasan pemerintah dalam menangani…

Pajak Digital Diterapkan, Pemerintah Jaga Kelangsungan Usaha UMKM

By Kata IndonesiaNovember 5, 20260

Pajak Digital Diterapkan, Pemerintah Jaga Kelangsungan Usaha UMKM JAKARTA – Penerapan pajak digital menjadi bagian…

Pajak Digital Memperkuat Ekonomi tanpa Membebani UMKM

By Kata IndonesiaNovember 5, 20260

Pajak Digital Memperkuat Ekonomi tanpa Membebani UMKM Oleh: Reina Putri Perkembangan ekonomi digital membuka peluang…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.