• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Kuliner»Begini Cara Makan Durian agar Tidak Mabok

Begini Cara Makan Durian agar Tidak Mabok

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 12 September 2020

Oleh: Shania Saufa

Durian memang menjadi salah satu buah primadona di Indonesia. Tidak jarang orang-orang mengadakan pesta durian ketika musimnya tiba. Tetapi buah durian sering dianggap sebagai buah yang tidak sehat.

Karena, terlalu banyak mengonsumsi buah tersebut tidak baik bagi Kesehatan tubuh kita. Durian yang dikonsumsi terlalu banyak bisa membuat tenggorokan tidak nyaman.

Sebenarnya, buah durian memiliki banyak kandungan gizi yang tentunya bermanfaat untuk kesehatan. Seperti vitamin c, serat, mineral dan fitonutrien, serta memiliki kandungan antioksidan.

Agar saat mengonsumsi durian tidak berisiko tinggi, berikut tips sehat dan aman dalam mengonsumsi durian.

1. Perhatikan Kematangan Buah
Dalam memilih buah durian yang terlalu matang, dengan tekstur yang sangat lembut hingga dapat dicolek dengan jari merupakan pemilihan buah durian yang kurang tepat. Hal tersebut menunjukkan kandungan gula yang tinggi pada buah durian, karena buah durian sudah terlalu matang. Selain itu, selalu utamakan buah durian segar, bukan buah durian yang diolah melalui proses fermentasi agar kandungan alkohol pada buah durian tidak tinggi.

Agar tetap sehat dan menghindari efek berbahaya, pilihlah durian yang masih mengkal alias setengah matang. Kamu bisa mengenalinya dari daging buah durian yang masih agak keras. Namun tetap saja, sebaiknya makan durian tidak dilakukan terlalu sering dan berlebihan. Ada beberapa dampak kesehatan yang bisa muncul akibat konsumsi durian berlebih. Jadi kamu bisa memilih buah durian yang tepat ya agar tetap aman dan pastinya bermanfaat untuk kesehatan.

Baca juga: Mau Nikmati Makanan Mewah tapi Murah di Jakarta Timur? Datangi Warunk Andalan Gue

2. Mengontrol Porsi Buah
Buah durian merupakan buah yang cenderung musiman di beberapa daerah. Buah ini akan ramai diminati jika sudah panen Hal ini berisiko membuat kita berlebihan mengonsumsi buah durian ketika musimnya tiba. Kondisi inilah yang menyebabkan konsumsi buah durian kerap berlebihan dan menyebabkan asupan gula yang berlebihan. Kamu perlu mengontrol diri kamu dalam mengonsumsi buah durian. Jika berlebihan akan mengganggu kesehatan kamu nantinya.

Ini karena mengandung indeks glikemik yang tinggi, konsumsi buah durian secara berlebih bisa meningkatkan kadar gula dalam darah. Hal ini sama sekali tidak baik dan bisa memicu gangguan kesehatan. Selain itu, berlebihan dalam mengonsumsi buah berduri ini juga bisa memicu terjadinya gangguan pencernaan dan meningkatkan berat badan karena banyak mengandung lemak dan karbohidrat.

3. Konsumsi Buah Durian Bersamaan Dengan Air Putih
Air putih memang sudah terbukti banyak manfaatnya bagi Kesehatan. Air putih bisa menekan nafsu makan sehingga kamu bisa lebih mengontrol porsi konsumsi buah durian. Selain itu, air putih bisa mendukung pencernaan lebih lancar. Hal ini akan membuat metabolisme tubuh lebih stabil dan optimal setelah mengonsumsi buah durian.

Dalam satu buah durian, terdapat kandungan protein yang bermanfaat untuk orang dengan sindrom iritasi usus.

Selain itu, kandungan kalium dalam pada durian bisa membantu mengatasi stress dam mengurangi kelelahan tubuh. Meski begitu, berlebihan dalam mengonsumsi buah durian bisa menyebabkan dampak yang berbahaya untuk tubuh. Untuk menghindari hal tersebut, pastikan untuk mengetahui takaran dalam mengonsumsi buah durian. Hindari mengonsumsi lebih dari 35 gram buah atau daging durian dalam satu kali makan. Takaran ini setara dengan dua biji durian, bukan dua buah.

Mengatur takaran konsumsi durian juga bisa membantu menghindari kenaikan berat badan karena buah ini banyak mengandung lemak dan karbohidrat tinggi.

Karhutla Ditangani dengan Perlindungan Nyata bagi Warga Terdampak

September 15, 2026

RUU Reforma Agraria, Jalan Negara Mengakhiri Ketimpangan Lahan

September 15, 2026

Karhutla Ditangani dengan Perlindungan Nyata bagi Warga Terdampak

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Karhutla Ditangani dengan Perlindungan Nyata bagi Warga Terdampak Oleh: Yandi Arya Adinegara Kebakaran hutan dan…

RUU Reforma Agraria, Jalan Negara Mengakhiri Ketimpangan Lahan

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

RUU Reforma Agraria, Jalan Negara Mengakhiri Ketimpangan Lahan  Oleh : Catur Ronggo  Persoalan agraria di Indonesia tidak sekadar menyangkut siapa yang menguasai sebidang tanah. Di balik konflik lahan terdapat persoalan kepastian hukum, tumpang tindih regulasi, akses masyarakat terhadap sumber penghidupan, hingga ketimpangan pemanfaatan ruang. Karena itu, langkah pemerintah bersama DPR untuk menghadirkan kerangka hukum reforma agraria yang lebih komprehensif menjadi momentum penting untuk mengakhiri persoalan yang selama ini berlarut-larut. Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Ahmad Iman Sukri menilai kompleksitas konflik agraria menunjukkan kebutuhan terhadap aturan khusus yang mampu menjadi mekanisme penyelesaian secara lebih jelas. Menurutnya, persoalan tidak hanya berkaitan dengan penguasaan tanah, tetapi juga bersinggungan dengan regulasi dan kepentingan antarsektor. Ia mencontohkan adanya desa yang berada dalam kawasan hutan serta persoalan masyarakat adat dan kelompok masyarakat lainnya. Karena itu, RUU Reforma Agraria diharapkan tidak berhenti pada norma, tetapi memiliki kekuatan untuk mengeksekusi keputusan penyelesaian konflik. Pandangan tersebut menjadi semakin relevan setelah RUU Reforma Agraria disahkan sebagai RUU inisiatif DPR dalam Rapat Paripurna pada 8 September 2026. Rancangan tersebut memuat 70 pasal dalam 16 bab, antara lain mengatur restitusi, redistribusi tanah, pemberdayaan penerima reforma agraria, serta gagasan pembentukan Badan Reforma Agraria Nasional atau BRAN. Lembaga tersebut dirancang bertanggung jawab kepada Presiden dan memiliki tugas dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan hingga evaluasi reforma agraria. Bagi pemerintah, perkembangan tersebut dapat menjadi fondasi untuk membangun penyelesaian konflik yang tidak parsial. Kepastian mengenai siapa yang berwenang menangani persoalan, bagaimana keputusan dilaksanakan, serta bagaimana masyarakat memperoleh manfaat setelah mendapatkan tanah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari reforma agraria. Tanpa mekanisme yang kuat, redistribusi tanah berisiko hanya menjadi proses administratif tanpa dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menawarkan pendekatan yang berangkat dari tingkat paling dekat dengan masyarakat. Ia mengusulkan agar pemerintah desa diberikan fungsi yang tegas dalam menerima pengaduan, mengidentifikasi fakta, memfasilitasi pemetaan, dan memediasi konflik lokal. Menurut Yandri, pelibatan desa penting karena konflik agraria kerap bersinggungan langsung dengan ruang hidup dan sumber penghidupan masyarakat. …

RUU Reforma Agraria, Harapan Baru Tingkatkan Kesejahteraan Petani

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

RUU Reforma Agraria, Harapan Baru Tingkatkan Kesejahteraan Petani Oleh : Radjiman Arif Ketimpangan penguasaan lahan…

ASPANJI Minta Revisi Perpres No 46 Tahun 2025, Pemerintah Wajib Berikan Uang Muka Kepada UMKM

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Ketua Umum Asosiasi Pengadaan Barang dan Jasa Indonesia (Aspanji), Ir. Effendi Sianipar, meminta pemerintah mewajibkan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.