• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Kesehatan»Begini 7 Khasiat Teh yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Begini 7 Khasiat Teh yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 4 September 2020

Laporan: Aurelia Syafira Widya

Sejak dahulu, teh dikenal sebagai minuman yang bisa menenangkan di berbagai situasi dan kondisi. Bahkan, ada yang mengatakan teh menjadi urutan kedua setelah air mineral sebagai minuman yang sering di konsumsi penduduk di dunia. Bukan hanya itu saja, teh juga memiliki banyak manfaat kesehatan.

Dalam studi yang dilakukan The European Journal of Clinical Nutrition, Dr. Carrie Ruxton, ahli gizi dan timnya dari King’s College, London menemukan bahwa teh lebih menyehatkan bagi tubuh daripada air putih.

Di balik kesegarannya, teh juga menyimpan banyak bahan yang menyehatkan bagi tubuh. Berikut manfaat teh yang baik untuk kesehatan tubuh.

1. Menurunkan Berat Badan
Di dalam teh terdapat kandungan Katekin, yang merupakan salah satu jenis antioksidan yang diyakini mampu mengurangi penyerapan lemak, terutama lemak pada perut (abdominal). Pada dasarnya teh bisa membantu menjaga berat badan ideal.

Namun yang paling efektif adalah teh hijau, karena kandungan antioksidan yang terdapat dalam teh hijau paling tinggi dari jenis teh lainnya. Jika kita mengkonsumsi empat cangkir teh hijau setiap harinya, kita akan membakar 70-80 kalori yang ada di dalam tubuh kita.

2. Mencegah Kanker

Kandungan antioksidan yang terdapat dalam teh, membuat teh memiliki efek mencegah timbulnya kanker. Berbagai uji klinis dan studi telah membuktikan bahwa teh bisa menurunkan resiko timbulnya sejumlah kanker, terutama kanker perut dan kolorektal.

Baca juga: Perlu Sanksi Tegas Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

3. Menurunkan Gula Darah
Kandungan zat katekin dan polisakarida yang terdapat dalam teh memiliki efek menurunkan kadar gula darah dalam tubuh.

4. Mampu Meredakan Gangguan Pencernaan
Teh hitam atau teh herbal dikenal dapat menjadi pereda gangguan pencernaan secara alami. Saat kita merasa mual atau setelah muntah, kita disarankan untuk meminum secangkir teh manis hangat untuk menghilangkan rasa mual. Hal ini juga berlaku untuk gangguan pencernaan seperti diare. Secangkir teh hitam hangat tanpa gula dapat mengurangi rasa mules dalam perut kita.

5. Memperkuat gigi dan menjaga kesehatan mulut
Peneliti di Jepang telah menemukan bahwa teh dapat memperkuat gigi. Sebab teh dapat mengubah pH di mulut ketika kita meminumnya, dan itu mungkin yang mencegah gigi berlubang. Selain itu, teh juga berbeda dengan minuman lain yang mengikis enamel gigi.

Kandungan antioksidan dalam teh juga dapat membunuh bakteri di mulut yang dapat menimbulkan beberapa masalah di gigi dan mulut. Konsumsi teh secara rutin dipercaya dapat menurunkan risiko karies gigi, meningkatkan kesehatan gigi dan mengatasi bau mulut.

6. Teh juga Baik untuk Kulit
Tidak hanya diminum, teh hijau juga bisa dioleskan ke tubuh dalam bentuk lotion. Kandungan antioksidannya mampu meminimalkan proses penuaan, mencegah kerusakan kulit akibat sinar matahari, dan juga mencegah kanker kulit. Kulit kita pun bisa awet muda.

7. Mengatasi Stress
Pernahkan kita merasa jauh lebih tenang setelah mengkonsumsi teh? Kandungan asam amino L-theanine dapat menurunkan stress. Mengonsumsi teh dapat menyebabkan penurunan hormon kortisol yang merupakan hormon yang diproduksi ketika sedang stress.

Setelah mengenal beberapa manfaat minum teh, maka kita jadi tahu bahwa teh itu baik untuk tubuh kita. Dan ternyata, kandungan kafein dalam teh jauh lebih rendah dibandingkan kopi. Teh juga membantu untuk mengurangi ketergantungan terhadap kopi. Jadi, kalian bisa nih menjadikan teh sebagai selingan minuman setelah air putih!

Karhutla Ditangani dengan Perlindungan Nyata bagi Warga Terdampak

September 15, 2026

RUU Reforma Agraria, Jalan Negara Mengakhiri Ketimpangan Lahan

September 15, 2026

Karhutla Ditangani dengan Perlindungan Nyata bagi Warga Terdampak

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Karhutla Ditangani dengan Perlindungan Nyata bagi Warga Terdampak Oleh: Yandi Arya Adinegara Kebakaran hutan dan…

RUU Reforma Agraria, Jalan Negara Mengakhiri Ketimpangan Lahan

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

RUU Reforma Agraria, Jalan Negara Mengakhiri Ketimpangan Lahan  Oleh : Catur Ronggo  Persoalan agraria di Indonesia tidak sekadar menyangkut siapa yang menguasai sebidang tanah. Di balik konflik lahan terdapat persoalan kepastian hukum, tumpang tindih regulasi, akses masyarakat terhadap sumber penghidupan, hingga ketimpangan pemanfaatan ruang. Karena itu, langkah pemerintah bersama DPR untuk menghadirkan kerangka hukum reforma agraria yang lebih komprehensif menjadi momentum penting untuk mengakhiri persoalan yang selama ini berlarut-larut. Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Ahmad Iman Sukri menilai kompleksitas konflik agraria menunjukkan kebutuhan terhadap aturan khusus yang mampu menjadi mekanisme penyelesaian secara lebih jelas. Menurutnya, persoalan tidak hanya berkaitan dengan penguasaan tanah, tetapi juga bersinggungan dengan regulasi dan kepentingan antarsektor. Ia mencontohkan adanya desa yang berada dalam kawasan hutan serta persoalan masyarakat adat dan kelompok masyarakat lainnya. Karena itu, RUU Reforma Agraria diharapkan tidak berhenti pada norma, tetapi memiliki kekuatan untuk mengeksekusi keputusan penyelesaian konflik. Pandangan tersebut menjadi semakin relevan setelah RUU Reforma Agraria disahkan sebagai RUU inisiatif DPR dalam Rapat Paripurna pada 8 September 2026. Rancangan tersebut memuat 70 pasal dalam 16 bab, antara lain mengatur restitusi, redistribusi tanah, pemberdayaan penerima reforma agraria, serta gagasan pembentukan Badan Reforma Agraria Nasional atau BRAN. Lembaga tersebut dirancang bertanggung jawab kepada Presiden dan memiliki tugas dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan hingga evaluasi reforma agraria. Bagi pemerintah, perkembangan tersebut dapat menjadi fondasi untuk membangun penyelesaian konflik yang tidak parsial. Kepastian mengenai siapa yang berwenang menangani persoalan, bagaimana keputusan dilaksanakan, serta bagaimana masyarakat memperoleh manfaat setelah mendapatkan tanah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari reforma agraria. Tanpa mekanisme yang kuat, redistribusi tanah berisiko hanya menjadi proses administratif tanpa dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menawarkan pendekatan yang berangkat dari tingkat paling dekat dengan masyarakat. Ia mengusulkan agar pemerintah desa diberikan fungsi yang tegas dalam menerima pengaduan, mengidentifikasi fakta, memfasilitasi pemetaan, dan memediasi konflik lokal. Menurut Yandri, pelibatan desa penting karena konflik agraria kerap bersinggungan langsung dengan ruang hidup dan sumber penghidupan masyarakat. …

RUU Reforma Agraria, Harapan Baru Tingkatkan Kesejahteraan Petani

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

RUU Reforma Agraria, Harapan Baru Tingkatkan Kesejahteraan Petani Oleh : Radjiman Arif Ketimpangan penguasaan lahan…

ASPANJI Minta Revisi Perpres No 46 Tahun 2025, Pemerintah Wajib Berikan Uang Muka Kepada UMKM

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Ketua Umum Asosiasi Pengadaan Barang dan Jasa Indonesia (Aspanji), Ir. Effendi Sianipar, meminta pemerintah mewajibkan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.