Author: Kata Indonesia

Kata Indonesia (kataindonesia.com) adalah sebuah portal web yang berisi berita dan artikel daring di Indonesia. Berbeda dari situs-situs berita berbahasa Indonesia lainnya, Kata Indonesia hanya mempunyai edisi daring yang berusaha menjadi salah satu situs berita yang penyajiannya fokus untuk informasi-informasi positif. Situs berita ini, menyediakan berbagai macam berita yang terjadi baik itu berita lokal, nasional, hingga internasional secara aktual.

Di zaman serba canggih, berbagai informasi dapat dengan mudah diakses. Kondisi tersebut justru dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk menyebar berita bohong alias hoax seputar bencana alam. Atas kondisi tersebut, Forum Pegiat Media Sosial Independen (FPMSI) meminta masyarakat untuk cerdas dalam memilah berita untuk diakses di dunia maya dan meminta masyarakat mewaspadai derasnya konten hoax, terutama yang tersebar melalui sosial media dan mengimbau agar tidak menyebarkan informasi berita yang belum teruji kebenarannya terlebih masyarakat baru saja mengalami bencana gempa bumi agar tidak share informasi yang belum tentu kebenarannya seputar bencana tsunami. Melalui Koordinator Nasional FPMSI Hafyz Marshal mengatakan bahwa tidak semua…

Read More

Sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN tahun 2019 memutuskan mengangkat Sripeni Inten Cahyani sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama PLN sekaligus merangkap sebagai Direktur Pengadaan Strategis satu, keputusan ini berlaku sejak 2 Agustus 2019. Surat Keputusan diberikan oleh Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Aloysius Kiik Ro di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat. Dengan perubahan diatas maka susunan Direksi PLN sebagai berikut: 1. Sripeni Inten Cahyani sebagai Plt. Direktur Utama PLN merangkap Direktur Pengadaan Strategis 1; 2. Djoko Raharjo Abumanan sebagai Direktur Pengadaan Strategis 2. 3. Sarwono Sudarto sebagai Direktur Keuangan; 4.…

Read More

Oleh : Muhammad Zaki (Pengamat Sosial Politik) Cepat atau lambat Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan segera melakukan pergantian ketua umum (Ketum) seusai penetapan Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden periode 2019 – 2024 mendampingi presiden Jokowi untuk periode keduanya. Hingga saat ini Ma’ruf Amin masih menjabat sebagai Ketua Umum MUI. Ma’ruf Amin sendiri mengatakan bahwa dirinya akan mundur dari jabatan Ketua Umum MUI usai dilantik sebagai wapres 2019 – 2024. Ia juga menjelaskan, secara kelembagaan pengganti jabatan Ketum akan beralih kepada Wakil Ketua Umum (Waketum) MUI. Namun, ia mengaku kalau saat ini jabatan Waketum diduduki oleh dua orang, sehingga pemilihan akan…

Read More

Oleh : Abdul Rahim (Pengamat Sosial Politik) Tahukah anda siapa Budi Gunawan? Mungkin anda pernah mendengarnya di TV atau di media massa. Tapi yang jelas sosok tersebut bukanlah tokoh sembarangan, Budi Gunawan atau yang akrab disapa BG tersebut merupakan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Nama Budi Gunawan pertama kali mencuat saat Jokowi menjabat sebagai Presiden pada 2014 menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Beberapa bulan setelah menjabat sebagai presiden, Jokowi mengajukan BG sebagai calon kapolri untuk menggantikan Jenderal Sutarman. Saat itu BG menjadi calon tunggal Kapolri. Namun ada persoalan yang muncul ketika KPK yang waktu itu dipimpin oleh Abraham Samad menetapkan…

Read More

Mendukung Peran Milenial Mencegah Radikalisme Oleh : Cindy Ramadhani Masyarakat mendukung milenial untuk terlibat aktif dalam mencegah radikalisme. Kelompok milenial dianggap lebih kreatif dan paham teknologi sehingga bisa mencegah radikalisme dengan cepat. Beberapa tahun ini kita seolah dihantui oleh terorisme dan radikalisme, yang mengganggu ketenangan sosial di Indonesia. Kaum radikal ingin menancapkan kukunya dan mengubah bentuk pemerintahan menjadi khilafah, tetapi sayang tidak bisa karena melanggar pancasila dan UUD 1945. Mereka jadi marah dan memusuhi pemerintah serta memprovokasi masyarakat agar ikut-ikutan. Padahal jika radikalisme dibiarkan saja maka akan sangat berbahaya karena mereka melakukan berbagai cara kekerasan untuk mewujudkan mimpinya. Kita tentu…

Read More

Pesohor Agung Hercules dikabarkan meninggal dunia, Kamis (1/8), pada usia 51 tahun setelah sebulan dikabarkan sakit kanker otak. Disebutkan Agung meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RS Dharmais. Kabar Agung Hercules meninggal dunia juga disampaikan oleh penulis Alit Susanto melalui akun Twitter miliknya, Kamis (1/8). “Inalillahi wa innaillaihi rajiun..Telah berpulang ke Rahmatullah, Mas Agung Herkules di RS Dharmais sore ini,” kata Alitt. “Mohon doa teman2 agar Almarhum diberi tempat damai di sisi-NYA, serta keluarga Almarhum diberi kekuatan & ketabahan. Semasa hidup, Almarhum adalah orang baik. Al-fatihah,” lanjutnya. Agung Hercules diketahui mengidap sakit melalui sejumlah foto yang beredar di dunia maya…

Read More

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI, Kamaruddin Amin, melantik 10 pejabat eselon III dan 32 pejabat IV di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI. Pelantikan dilaksanakan di Gedung Kemenag lantai 8, Jl. Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/8) sore. Tampak hadir menyksikan pelantikan, Sekretaris Ditjen Pendis, Imam Safei, Direktur PAI Rohmat Mulyana, Direktur KSKK Madrasah Ahmad Umar, Direktur PTKI Arsykal Salim. Kamaruddin Amin menuturkan bahwa rotasi atau roling jabatan adalah hal biasa dalam dinamika birokrasi. “Rotasi dilakukan sebagai upaya merespon tantangan organisasi dan meningkatkan kinerja sebuah organisasi. Mari pahami, bahwa pelantikan sebagai sebuah tradisi biasa,” ujar Kamaruddin…

Read More

Oleh : Ahmad Baiquni (Pengamat Sosial Politik) Hibut Tahrir Indonesia (HTI) memang telah dibubarkan, namun gerak ideologis mereka ternyata tetap ada dan bermetamorfosa dalam bentuk komunitas. Dimana komunitas royatul Islam (KARIM) telah membawa ideologi yang dianut oleh HTI untuk disebarkan pada kalangan anak muda. Boleh jadi HTI memang sudah bubar, namun faktanya upaya membubarkan organisasi tidaklah sama dengan upaya menghapus paham radikal dan khilafah yang menjadi alasan bagi pemerintah untuk membubarkan HTI. Tantangan Pemerintah setelah membubarkan HTI adalah upaya memastikan bahwa ideologi khilafah juga ikut terkubur seiring pembubaran organisasi tersebut. Sampai kapanpun patut dicatat gerak ideologis mereka tak akan pernah…

Read More

Oleh : Muhammad Ridwan (Pengamat Sosial Politik) Hiruk pikuk Pilpres telah menjadi catatan sejarah baru bagi dunia politik di Indonesia, para awak media seakan tak ingin melewatkan segenap aksi para politikus dan simpatisan Capres dalam bermanuver. Tentu ada yang bermain halus dan ada juga yang bermain kasar alias provokatif. Banyak yang mengira setelah Pilpres selesai maka drama politik akan selesai, namun ternyata hal tersebut tidak semudah mematikan lilin dengan sekali tiup. Setelah bertemunya Prabowo dan Jokowi yang diakhiri dengan makan sate bersama, sebagian simpatisan dari Kubu 02 seakan menunjukkan keresahannya, hingga berniat ingin menggelar Ijtima’ ulama 4. Tak hanya itu…

Read More

Mulai besok, Dieng Culture Festival mulai digelar. Akan ada banyak pertunjukan di sana. Tidak hanya ruwatan rambut gembel, Gelaran Dieng Festival (DCF) akan menyuguhkan 23 seni budaya. Gelaran DCF akan dihelat selama tiga hari mulai besok, Jumat (2/8/2019) sampai Minggu (4/8/2019). “Ada 23 seni budaya yang ditampilkan saat DCF. Seperti Kebo Giro, Tari Lengganis, Lengger Karang Sari, Tari Gendek dan beberapa seni budaya lainnya,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarnegara Dwi Suryanto, Kamis (1/8/2019). Rangkaian DCF ke-10 ini dimulai pada Jumat (2/8) pukul 07.30 WIB dengan agenda opening dan aksi Dieng bersih. Siang harinya, kongkow budaya, serta Jazz Atas…

Read More

Menanggapi permasalahan yang menimpa Drg. Romi Syofpa, soal dianulirnya sebagai CPNS di Solok Selatan, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko akan segera berkonsultasi dengan Kemenpan RB untuk mendapatkan solusi. “Kita mencoba mencari alternatif solusi, nggak ada yang nggak bisa diselesaikan. Pasti ada solusi. Yang pertama dari sisi regulasi dan yang kedua dari sisi kepatutan,” jelas Kastaf ketika menerima drg. Romi, di Bina Graha, Jakarta, Kamis (1/8/2019). Kasus di Solok Selatan ini bukanlah pandangan pemerintah secara luas. Ini adalah kasus yang lebih personal. Pandangan pemerintah, soal kaum difabel juga jelas dan tidak membeda-bedakan. “Kita di KSP sangat aktif memperjuangkan hak-hak kaum difabel. Ini…

Read More