Oleh : Ahmad Zarkasih Virus corona masih saja ada di Indonesia namun sayangnya tingkat kedispilinan masyarakat malah menurun. Makin banyak orang yang tak pakai masker dan malas cuci tangan, padahal keadaan di luar belum 100% aman. Masyarakat masih harus menaati protokol kesehatan agar tidak menambah pasien dan membuat klaster corona baru. Pandemi sudah kita lewati selama 4 bulan dan pasien corona terus bertambah. Menurut data terbaru yang didapatkan oleh tim satgas penanganan covid-19, jumlah pasien akhir-akhir ini terus melonjak. Bahkan pernah hampir mencapai 2.000 orang pasien corona per hari. Jumlah pasien covid-19 dari Indonesia jadi yang tertinggi dari negara di…
Author: Kata Indonesia
PLN telah menyiapkan mekanisme pemberian stimulus Tarif Tenaga Listrik (TTL) dari pemerintah berupa pembebasan rekening mininum bagi pelanggan Sosial, Bisnis, dan Industri dengan daya dimulai dari 1300 VA ke atas. Apabila pemakaian pelanggan di bawah kWh minimum, maka pelanggan cukup membayar sesuai pemakaian kWh nya. Selain itu, stimulus ini juga diberikan bagi pelanggan Sosial daya 220 VA sd 900 VA, Pelanggan Bisnis dan Industri daya 900 VA berupa pengurangan biaya beban. Stimulus pemerintah ini diberikan untuk meringankan beban pelanggan menghadapi pandemi Covid-19. Baca juga: MESKI TERDAMPAK COVID 19, PLN TETAP MAMPU MERAIH PENJUALAN LISTRIK RP 135,41 T “Sebagai BUMN, PLN siap…
PLN telah menerbitkan laporan keuangan semester 1 tahun 2020, meski dalam kondisi pandemi Covid-19, perseroan masih dapat membukukan kenaikan penjualan listrik sebesar 0,95% atau 1,129 GWh dari 118,522 GWh pada semester 1 tahun 2019 menjadi 119,651 GWh pada semester 1 tahun berjalan. Hal ini menjadikan Pendapatan dari Penjualan Listrik PLN masih bertumbuh 1,5% atau Rp1,96 triliun dari Rp133,45 Triliun pada semester 1 tahun 2019 menjadi Rp135,41 triliun pada semester tahun berjalan. *Semua ini diperoleh dengan tarif tenaga listrik yang tidak mengalami perubahan sejak 2017* . Secara keseluruhan, sepanjang semester 1 tahun 2020, Perseroan mampu membukukan pendapatan usaha Rp139,78 Triliun meningkat…
Oleh : Edi Jatmiko Pandemi covid-19 memang belum berakhir, di beberapa wilayah masih menunjukkan tren peningkatan kasus sehingga protokol kesehatan wajib untuk diterapkan demi keselamatan banyak orang. Tak terkecuali aktivitas diluar rumah seperti perayaan Idul Adha, aktifitas ini-pun harus tetap mentaati protokol kesehatan. Kementerian Agama wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) telah mensosialisasikan tata cara pelaksanaan shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban sesuai dengan surat edara Menteri Agama Nomor 18 Tahun 2020. Dalam surat edaran tersebut, disebutkan shalat Idul Adha bisa dilaksanakan di lapangan, masjid ataupun ruangan asalkan menempatkan petugas yang bisa mengawasi penerapan protokol kesehatan di area pelaksanaan. Baca juga: UMKM…
Oleh : Raditya Putu Pandet Pandemi covid-19 memukul hampir semua bidang, terutama ekonomi. Apalagi pengusaha UMKM, mereka makin miris karena bisnisnya sepi. Penyebabnya karena masyarakat lebih memilih untuk belanja sembako daripada kebutuhan lain. Pemerintah sigap menolong pengusaha UMKM dengan mengadakan program pemulihan ekonomi nasional. Pengusaha UMKM adalah pihak yang dirugikan oleh corona, karena tokonya sepi. Banyak orang yang lebih memilih untuk beli via online shop atau marketplace. Daya beli juga menurun karena banyak pengangguran baru. Beban ini makin berat jika mereka masih punya cicilan di Bank atau perusahaan finance. Mereka kelimpungan karena kesusahan membayar. Pemerintah segera bergerak cepat dalam menolong…
Oleh : Irfan Lazuardi Dibukanya kembali kawasan perkantoran membawa berita buruk. Sejumlah pegawai mengidap Corona setelah mereka bekerja kembali di kantor. Seharusnya klaster baru ini bisa dicegah jika semua orang menaati protokol kesehatan dan menjaga imunitas tubuhnya. Sejak era adaptasi normal baru, para pegawai mulai bekerja lagi di kantor, setelah sebelumnya mereka work from home. Namun sayangnya kondisi ini memakan korban, karena ada 5 kantor (institusi negeri dan perusahaan swasta) yang karyawannya terjangkit virus Covid-19. Berita ini membuat masyarakat waspada karena kantor bisa jadi klaster baru. Mengapa kantor jadi klaster yang baru? Achmad Yurianto, ex juru bicara gugus tugas penanganan…
Oleh : Muhammad Gibran Kaum radikal ingin menambah pengaruhnya di Indonesia, dengan merekrut anak muda. Mereka memanfaatkan dunia maya dan membuat konten radikal. Anak muda dengan mudah percaya dengan omongan kaum radikal karena mereka pandai membujuk. Orang tua wajib memperhatikan aktivitas anaknya baik di dunia nyata maupun maya. Kelompok radikal dan separatis ingin mengajak anggotanya untuk terus memberontak kepada pemerintah, apapun caranya, bahkan dengan kekerasan seperti bom. Mengapa sampai setega itu? Karena menurut mereka, negara yang benar itu yang bersistem kekhalifahan. Jadi negara yang sekarang menurut mereka tidak sah dan harus diganti secepatnya. Baca juga: Mewaspadai Virus Radikalisme Saat Pandemi Covid…
Hari ini (28/7) Satgas Covid-19 Gontor menerima kabar gembira bahwa 25 santri yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 dan dirawat di Surabaya kini telah dinyatakan negatif. Dengan demikian tersisa 5 santri lagi yang masih dirawat. ”Mohon doa semoga di akhir pekan ini sisa 5 santri tersebut dapat dinyatakan negatif sehingga Gontor Kampus 2 dapat dinyatakan bebas Covid-19,” ungkap Al-Ustadz Dr. H. M. Adib Fuadi Nuriz, Wakil Ketua dan sekaligus Jubir Satgas Covid-19 Gontor. Baca juga: Dubes RI, Husnan Bey Fananie Menerima Penghargaan dari Asosiasi Pers Azerbaijan Sebagaimana diketahui, sebelumnya seluruh santri Gontor Kampus 2 telah mengikuti rapid test, dan santri yang dinyatakan…
Upaya menjaga dan menguatkan nilai-nilai Pancasila di masyarakat harus gencar diupayakan agar pondasi wawasan kebangsaan masyarakat kuat dan tidak mudah goyah oleh ideologi-ideologi impor dan transnasional seperti khilafah dan komunisme. Pemerintah secara resmi mengajukan Rancangan Undang-Undang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) kepada DPR pada Kamis (16/07) lalu. Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo mengatakan RUU BPIP untuk memperkuat posisi BPIP sama pentingnya dengan mendukung gagasan rumusan terhadap internalisasi Pancasila sebagai acuan agar Pancasila tidak hanya menjadi perbincangan biasa, tetapi terdapat sebuah elaborasi dan pembumian dalam kehidupan sehari-hari. “Maka sangat penting BPIP mendapatkan payung hukum selevel UU serta Internalisasi…
Oleh : Angga Gumilar Pandemi Covid-19 masih terus terjadi di berbagai negara di dunia, termasuk di Indonesia. Pemerintah pun terus berusaha keras menangani wabah penyakit menular tersebut, termasuk dengan fokus pada kesehatan dan ekonomi masyarakat. Anggapan tentang pelonggaran penanganan covid-19 dibantah oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Ia mengatakan bahwa setiap daerah yang memutuskan untuk membuka kembali kegiatan sosial dan ekonomi pasti telah melalui pertimbangan yang matang dan berbagai tahapan yang jelas. Ia mengatakan, apabila pemerintah daerah sudah membuka wisata lokal, pasti mereka sudah mengkalkulasikannya dengan baik, lengkap dengan beragam skenario-skenarionya. Moeldoko juga memastikan bahwa pemerintah memiliki perhatian yang sama terhadap…
Komunitas GESIT dan FJP Ajak Masyarakat dan Warganet Dukung Penguatan Pembinaan Nilai-Nilai Komunitas Generasi Literasi Terbit (GESIT) dan Forum Jurnalis Pesantren mengadakan Bincang Online (Podcast) dengan tema “Peran warganet dan Milenial melawan paham radikal serta komunisme melalui penguatan nilai-nilai ideologi Pancasila” melalui Undang-Undang, pada Rabu (22/7/2020) siang. Dalam bincang online tersebut, Ketua Generasi Literasi Terbit (GESIT) sekaligus Duta Damai BNPT Anggara Purista mendukung gagasan rumusan terhadap internalisasi Pancasila sebagai sarana dialog fundamental kebangsaan sekaligus menjadi bahan acuan agar Pancasila dapat diimplementasikan dan dibumikan nilai-nilainya guna menghadapi tantangan saat ini salah satunya lewat perumusan regulasi dan aksi-aksi penyebaran konten narasi Positif…
Oleh : Aldia Putra Selama pandemi covid-19 kita dipaksa untuk mengurangi intensitas pertemuan secara fisik, sehingga kita semua diminta untuk melek teknologi. Alhasil munculah webinar dimana-mana. Namun demikian, masyarakat perlu sadar bahwa kelompok radikal terus menyebarkan gagasan pendirian khilafah dan paham anti Pancasila lainnya. Penggunaan internet memang menawarkan kecepatan akses terhadap informasi apapun, jika dulu kita harus ke perpustakaan untuk mencari informasi tentang bagaimana cara budidaya tanaman hias, sekarang kita hanya memerlukan sebuah gawai yang terkoneksi internet untuk dapat mengakses informasi apapun. Kebebasan ini lah yang patut diwaspadai, karena tidak semua konten di internet dapat berdampak baik. Kecepatan akses internet…