• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Apresiasi Kepengurusan PB ESI Era Budi Gunawan Berhasil Antarkan Timnas MLBB Indonesia ke Grand Final IESF Bali 14Th WEC 2022

Apresiasi Kepengurusan PB ESI Era Budi Gunawan Berhasil Antarkan Timnas MLBB Indonesia ke Grand Final IESF Bali 14Th WEC 2022

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 7 December 2022

Apresiasi Kepengurusan PB ESI Era Budi Gunawan Berhasil Antarkan Timnas MLBB Indonesia ke Grand Final IESF Bali 14Th WEC 2022

Oleh : David Kusuma

Apresiasi sangat besar patut diberikan kepada kepengurusan Pengurus Besar Esport Indonesia (PB ESI) pada era kepemimpinan Budi Gunawan. Pasalnya dengan segala dukungan hingga seluruh fasilitas yang telah secara lengkap diberikan untuk semua atlet esports Indonesia, terbukti berhasil untuk mengantarkan Timnas MLBB Indonesia melangkah ke grand final IESF Bali 14th WEC 2022.

Tidak bisa dipungkiri sejauh ini sudah sangat banyak sekali perubahan hingga perkembangan yang berhasil dicetak oleh ekosistem esports di Indonesia. Terutama semenjak adanya (PBESI) yang memang menjadi organisasi induk dari cabang olahraga esports sekaligus tampil sebagai wadah para atlet Tanah Air.

Perkembangan sangat pesat tampak, utamanya adalah tatkala kepengurusan PB ESI di era kepemimpinan Jend Pol (Purn) Budi Gunawan yang telah dilantik sejak tahun 2020 silam dan akan memimpin hingga periode tahun 2024 mendatang.

Keseriusan jelas diperlihatkan olehnya. Terbukti bahwa sejak pertama kali dilantik saja, beliau langsung sudah memiliki persiapan yang banyak terkait dengan beragam langkah strategis serta penuh akan optimisme untuk peningkatan esports Indonesia.

Bukan hanya perkembangan dunia esports Tanah Air saja, melainkan ketika sektor tersebut bisa berkembang dengan baik, maka otomatis juga akan berdampak pada peningkatan pada sektor lainnya pula seperti industri ekonomi dan pariwisata di Indonesia, yang mana belakangan sempat terguncang akibat adanya pandemi COVID-19.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN RI) tersebut tatkala pertama kali dilantik langsung memutuskan beberapa regulasi untuk lebih memperjelas dan juga membuat peraturan terkait bagaimana dunia esports di Indonesia sehingga berjalannya menjadi jauh lebih terarah.

Tentunya regulasi yang dibuat oleh Ketum PB ESI Budi Gunawan, tidak lain dan tidak bukan adalah bertujuan untuk bisa meningkatkan berbagai macam prestasi, dan memang langsung terbukti berhasil dengan banyaknya segenap prestasi yang dicatatkan oleh para atlet esports di Indonesia bahkan dalam kancah internasional sekalipun.

Salah satu hal yang langsung dirubah olehnya setelah menjabat sebagai Ketum PB ESI dalam dunia esports Indonesia adalah benar-benar berusaha untuk menghadirkan segala jenis kebutuhan para atlet, termasuk ketersediaan esports training center. Pasalnya, sejauh ini, justru hal tersebut masih menjadi permasalahan padahal sejatinya menjadi bagian yang sangat krusial.
Namun secara perlahan, memang sejumlah permasalahan yang menyelimuti dunia esports Indonesia berhasil teratasi semenjak kepemimpinan Budi Gunawan. PBESI langsung bergerak dengan sangat cepat menerima keluh kesah tersebut dan akhirnya menyediakan fasilitas berupa esports training center yang bahkan pembangunannya disesuaikan dengan standar internasional.
Tujuan yang dimilikinya hanyalah satu, yakni bagaimana caranya supaya Indonesia bisa semakin berkembang, utamanya dalam bidang esports sehingga mampu memimpin Asia bahkan menjadi barometer esports dunia. Dalam gelaran IESF Bali 14Th World Esports Championships 2022, Ketum PB ESI tersebut kemudian menargetkan supaya Indonesia bukan hanya berhasil menjadi penyelenggara sekaligus tuan rumah saja, melainkan juga mencetak prestasi dengan menjadi juara umum.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Atlet & Prestasi PB ESI, Yohannes P. Siagian menerangkan bahwa memang komitmen yang dimiliki oleh PB ESI semenjak era kepemimpinan Budi Gunawan sama sekali tidak main-main untuk memajukan dunia esports Indonesia. Pihaknya juga sudah melakukan berbagai macam pembinaan dan persiapan dengan sangat baik untuk seluruh atlet supaya bisa terus mencetak prestasi. Bahkan pembinaan tersebut bukan hanya pada segi teknis permainan saja, melainkan juga pada segi non-teknis dengan tujuan bisa membangun mentalitas para atlet esports Tanah Air dengan tangguh.
Berkat segala dukungan dan juga fasilitas yang telah diberikan oleh PBESI, terbukti bahwa Timnas Indonesia sendiri terus menerus mencetak kemenangan dalam ajang IESF Bali 14th WEC 2022. Terbaru, Timnas Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Indonesia bahkan berhasil mengamankan tiket untuk bisa berlaga di grand final setelah sukses menundukkan Tim Kamboja pada final upper bracket hari ini, Selasa (6/12).
Timnas Indonesia berhasil mencuri kemenangan dengan skor 2-1 atas Tim Kamboja padahal sejak babak pertama sempat tertinggal. Atas kemenangan tersebut, salah satu pemain Timnas MLBB Indonesia, Jabran ‘Branz’ Bagus mengungkapkan bahwa dirinya merasa sangat senang. Meski begitu, timnya sama sekali tidak langsung mudah merasa puas karena masih ada pertandingan selanjutnya yang menunggu. Untuk itu, dirinya mengungkapkan bahwa akan terus berupaya dengan maksimal supaya benar-benar mampu menyumbangkan emas bagi Tanah Air sehingga target untuk menjadi juara umum menjadi semakin dekat.
Sementara itu, Pelatih Timnas Indonesia MLBB, Aji Wicaksono mengemukakan bahwa kemenangan yang berhasil diraih oleh anak asuhnya ini sama sekali tidak bisa dilepaskan dari bagaimana dukungan seluruh pihak, termasuk PB ESI hingga doa dari para pendukung dan semua masyarakat Indonesia.
Keberhasilan Timnas MLBB Indonesia untuk terus melaju hingga ke babak grand final IESF Bali 14th WEC 2022 sama sekali tidak bisa dilepaskan dari bagaimana peranan penting PBESI, utamanya dalam era kepengurusan Budi Gunawan. Pasalnya memang sejak awal dilantik saja, seluruh tekad dan komitmen kuat sudah dikemukakan dan benar-benar dibuktikan dengan banyak memberikan dukungan hingga fasilitas yang sangat memadai untuk kemajuan ekosistem esports Indonesia.

)* Penulis adalah pengamat Esports

Pemerintah Siapkan Langkah Antisipatif Hadapi Dampak Krisis Iklim pada Pertanian

July 12, 2026

Mitigasi Krisis Iklim Dipercepat lewat Irigasi, Embung, dan Pompanisasi

July 12, 2026

Pemerintah Siapkan Langkah Antisipatif Hadapi Dampak Krisis Iklim pada Pertanian

By Kata IndonesiaJuly 12, 20260

Pemerintah Siapkan Langkah Antisipatif Hadapi Dampak Krisis Iklim pada Pertanian Jakarta – Pemerintah mempercepat berbagai…

Mitigasi Krisis Iklim Dipercepat lewat Irigasi, Embung, dan Pompanisasi

By Kata IndonesiaJuly 12, 20260

Mitigasi Krisis Iklim Dipercepat lewat Irigasi, Embung, dan Pompanisasi Jakarta – Pemerintah terus mempercepat langkah…

CKG dan Komitmen Negara Memperluas Layanan Kesehatan Preventif

By Kata IndonesiaJuly 12, 20260

CKG dan Komitmen Negara Memperluas Layanan Kesehatan Preventif Oleh : Gavin Asadit Pembangunan kesehatan nasional…

CKG, TBC, dan Pentingnya Menjangkau Kelompok Berisiko 

By Kata IndonesiaJuly 11, 20260

CKG, TBC, dan Pentingnya Menjangkau Kelompok Berisiko  Oleh Ananda Rusdian Upaya membangun bangsa yang sehat tidak cukup dilakukan melalui pelayanan kesehatan yang berpusat di fasilitas kesehatan formal semata. Tetapi negara juga hadir menjangkau kelompok-kelompok yang berada dalam posisi rentan, baik karena kondisi sosial, lingkungan hidup, maupun keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan. Untuk itu, peluncuran Kick-Off Nasional Skrining Tuberkulosis (TB) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di 532 lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di seluruh Indonesia dipandang sebagai langkah strategis sekaligus berkeadilan. Kebijakan ini menunjukkan bahwa hak atas kesehatan menjangkau seluruh warga negara, termasuk warga binaan pemasyarakatan yang selama ini kerap luput dari perhatian publik. Program ini menegaskan bahwa pemerintah mulai menempatkan kesehatan sebagai hak dasar yang harus diakses oleh semua orang tanpa kecuali. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa arahan Presiden adalah agar program kesehatan menyasar seluruh masyarakat, termasuk ratusan ribu warga binaan di lapas dan rutan. Pernyataan itu penting karena memperlihatkan perubahan cara pandang negara bahwa warga binaan bukan sekadar objek pembinaan hukum, melainkan tetap subjek pembangunan yang berhak memperoleh perlindungan kesehatan secara layak. Langkah ini menjadi semakin relevan ketika melihat tingginya ancaman tuberkulosis di lingkungan pemasyarakatan. Data yang disampaikan pemerintah menunjukkan prevalensi TB di lapas mencapai 0,54 persen, lebih tinggi daripada rata-rata nasional yang berada di kisaran 0,3 persen. Angka tersebut tidak boleh dibaca sebagai statistik semata, melainkan sebagai peringatan serius bahwa lembaga pemasyarakatan merupakan ruang berisiko tinggi bagi penularan penyakit menular. Kepadatan hunian, sirkulasi udara yang terbatas, interaksi intensif antarpenghuni, serta mobilitas petugas menciptakan situasi yang memungkinkan penyebaran TB berlangsung lebih cepat. Jika tidak ditangani dengan pendekatan luar biasa, lapas dapat menjadi titik rawan penularan yang berdampak bukan hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi petugas, keluarga, dan masyarakat luas ketika proses keluar-masuk penghuni berlangsung. Karena itu, keputusan menjadikan lapas sebagai salah satu sasaran utama skrining TB merupakan kebijakan yang sangat rasional. Budi mengingatkan bahwa TB tidak boleh diremehkan, tetapi juga tidak boleh ditakuti secara berlebihan karena pengobatannya tersedia dan peluang sembuh sangat besar apabila kasus ditemukan lebih awal. Di sinilah skrining rutin, termasuk melalui foto rontgen dada, menjadi instrumen yang sangat penting. Pendekatan ini tidak hanya berguna untuk menemukan kasus aktif, tetapi juga mencegah penularan berantai dan menurunkan angka kematian akibat TB. Pada saat yang sama, pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan secara menyeluruh juga membuka ruang deteksi dini terhadap penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, stroke, penyakit jantung, hingga gangguan ginjal. Ini sangat penting karena kelompok berisiko sering kali tidak memiliki akses pemeriksaan rutin, sehingga penyakit baru diketahui ketika sudah memasuki stadium berat. Budi menekankan pentingnya menjaga indikator kesehatan dasar seperti tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol. Pembangunan kesehatan tidak cukup berfokus pada pengobatan, tetapi harus diarahkan pada pencegahan, perubahan perilaku, dan pengenalan faktor risiko sejak awal. Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk mendukung deteksi dini dan percepatan eliminasi TB. Sikap tersebut menunjukkan bahwa persoalan kesehatan di lapas tidak dapat dibebankan hanya kepada Kementerian Kesehatan, melainkan membutuhkan dukungan serius dari institusi yang mengelola lingkungan pemasyarakatan. Koordinasi mengenai sarana dan prasarana klinik lapas dan rutan menjadi langkah penting agar skrining tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan berlanjut menjadi layanan diagnosis, pengobatan, pemantauan, dan pencegahan yang berkesinambungan.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.