• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Apresiasi Keberhasilan Ganjar Pranowo Tingkatkan Toleransi di Jawa Tengah

Apresiasi Keberhasilan Ganjar Pranowo Tingkatkan Toleransi di Jawa Tengah

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 27 May 2023

Apresiasi Keberhasilan Ganjar Pranowo Tingkatkan Toleransi di Jawa Tengah

Oleh : Dwi Kurniawan

Apresiasi sangat tinggi patut diberikan kepada bagaimana keberhasilan nyata yang dibawa oleh Capres 2024 Ganjar Pranowo untuk terus berupaya dalam meningkatkan angka toleransi di Provinsi Jawa Tengah yang dipimpinnya.

Hal tersebut menjadi bukti nyata bagaimana dirinya merupakan sosok pemimpin yang mampu membawa perubahan ke arah yang jauh lebih baik ke depannya.

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo telah meresmikan Rumah Pembauran Kebangsaan (RPK) yang terletak di Jalan Imam Bonjol, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

Dengan adanya peresmian yang dilakukan secara langsung oleh pria yang juga sekaligus merupakan calon presiden (Capres) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) pada tahun 2024 mendatang itu, juga membuat Provinsi Jateng sebagai wilayah pertama yang memiliki Rumah Pembauran Kebangsaan di Indonesia.

Diketahui bahwa RPK sendiri merupakan sebuah fasilitas yang dikelola oleh Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Jawa Tengah beserta Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat.

Tentunya dengan peresmian Rumah Pembauran Kebangsaan itu berarti menjadi sebuah wujud kerja nyata yang telah dilakukan oleh Ganjar Pranowo sendiri sebuah bentuk komitmen kuatnya untuk terus secara bersama menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah sangat beragamnya latar belakang etnis dari masyarakat di seluruh Tanah Air.

Bukan hanya itu, namun sosok kader dari PDIP ini juga memang dikenal sebagai seorang pemimpin yang sangat ideologis, sehingga dirinya sangat berupaya untuk benar-benar mampu terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalam dasar filosofi negara, yakni Pancasila sebagai sebuah pedoman dalam hidup berbangsa dan bernegara di Indonesia.
Tentu dengan diresmikannya RPK di Jawa Tengah tersebut, maka sebenarnya bangunan itu bukan hanya sebuah sarana dan fasilitas yang memungkinkan masyarakat untuk bisa saling tinggal dan saling mendalami seluk beluk antar satu sama lain dengan perbedaan latar belakang yang dimiliki, namun juga mampu menjadi sebuah titik berkumpul dari seluruh etnis suku, mulai dari Nias, Maluku, Jawa, Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Papua pun bisa saling bertemu di Rumah Pembauran Kebangsaan.
Tidak sampai di sana, karena adanya RPK sendiri bukan melulu hanya untuk bisa menjadi wadah pemersatu bangsa saja, namun juga akan mampu menjadi sebuah simbol nyata dari adanya perdamaian untuk bisa terus saling menjaga dan menghormati antar satu suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) satu sama lain.
Maka dari itu, pihak Pemprov Jateng, utamanya semenjak era kepemimpinan Ganjar Pranowo selama 2 (dua) periode terakhir ini memiliki komitmen yang sangat kuat dan luar biasa untuk bisa terus memelihara dan juga merawat kerukunan yang selama ini telah terjalin dengan sangat baik di Jawa Tengah seperti pada ajaran semboyan bangsa, yakni Bhinneka Tunggal Ika, atau berbeda-beda namun tetap satu jua.
Sangat penting pula bagi seluruh masyarakat di Tanah Air agar tidak mudah untuk membawa isu-isu mengenai SARA yang memang merupakan salah satu isu sangat sensitif di tengah masyarakat, sebab hal itu terus menjadi momok bagi ancaman kerukunan bangsa lantaran memang masyarakat sendiri memiliki latar belakang yang sangat beragam.
Dengan adanya Rumah Pembauran Kebangsaan tersebut juga merupakan sebuah hal yang sangatlah penting karena di dalamnya mampu terus mendukung agar situasi menjadi dingin dan perbedaan yang sifatnya niscaya yang dimiliki oleh seluruh masyarakat Tanah Air setidaknya bisa dipertemukan dan dipersatukan di sana.
Keberhasilan sangat mentereng menjadi sebuah prestasi tersendiri yang dimiliki oleh Capres 2024, Ganjar Pranowo sebagai sebuah track record dirinya selama ini memimpin Provinsi Jawa Tengah sebagai Gubernur selama 2 (dua) periode. Padalnya, data menunjukkan bahwa Provinsi Jateng sendiri merupakan salah satu daerah yang memiliki tingkat toleransi antar masyarakat tertinggi di Indonesia.
Hal itu terbukti dengan angka indeks intoleransi yang dimiliki oleh Jawa Tengah sangat mampu berhasil ditekan dengan signifikan, utamanya semenjak Ganjar Pranowo memimpin. Indeks intoleransi di Jateng sendiri hanya berada pada angka 6,8 atau sangat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan nilai indeks intoleransi nasional yang bahkan berada pada angka 12,6% (persen).
Lebih lanjut, Setara Institute kemudian melaporkan bahwa data yang diambil dari April 2023 ini, yang mana mereka mengumpulkan 10 (sepuluh) kota paling toleran di Indonesia, justru 4 (empat) diantaranya adalah berada di wilayah kepemimpinan Ganjar Pranowo, yakni pada Kota Salatiga dengan skor 6,4, Sukararta dengan skor 5,8, Semarang dengan skor 5,7 dan Magelang dengan skor 5,6.
Peningkatan angka toleransi jelas saja terus terjadi di Jawa Tengah, utamanya semenjak era kepemimpinan kader PDIP sekaligus Capres 2024, Ganjar Pranowo. Maka dari itu, keberhasilannya untuk terus mampu meningkatkan angka toleransi di tengah tingkat diversitas bangsa yang sangat tinggi di Indonesia ini sangat pantas untuk diberikan apresiasi yang sangat tinggi.

)* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute

Sinergitas Bersama Tolak Demo Anarkis di Papua

June 20, 2026

Pemerintah Mendengar dengan Saksama Aspirasi Demo Mahasiswa

June 20, 2026

Sinergitas Bersama Tolak Demo Anarkis di Papua

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Sinergitas Bersama Tolak Demo Anarkis di Papua Oleh : Yohanes Wandikbo Papua saat ini berada dalam fase penting pembangunan yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Berbagai program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan, pembangunan infrastruktur, penguatan sumber daya manusia, hingga pengembangan potensi ekonomi daerah terus dijalankan untuk mempercepat kemajuan di Tanah Papua. Dalam situasi tersebut, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi modal utama yang harus dijaga bersama. Karena itu, sinergitas antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, dan seluruh warga Papua menjadi kunci dalam menolak segala bentuk aksi anarkis yang berpotensi mengganggu keamanan dan menghambat pembangunan. Pada negara demokrasi, kebebasan berpendapat merupakan hak yang dijamin oleh konstitusi. Setiap warga negara memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi, kritik, maupun masukan terhadap kebijakan publik. Namun, kebebasan tersebut tidak dapat dipisahkan dari tanggung jawab untuk menjaga ketertiban umum dan menghormati hak masyarakat lainnya. Penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai, santun, dan sesuai ketentuan hukum merupakan wujud kedewasaan demokrasi yang perlu terus dikedepankan. Sebaliknya, tindakan anarkis yang mengarah pada perusakan fasilitas umum, intimidasi, atau gangguan terhadap aktivitas masyarakat hanya akan menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi daerah dan masyarakat itu sendiri. Komitmen menjaga situasi tetap kondusif terlihat dari langkah yang diambil aparat keamanan menjelang pelaksanaan berbagai agenda nasional di Papua. Salah satunya pada penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional XIV di Manokwari yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa Papua merupakan wilayah yang aman, damai, dan mampu menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala nasional. Dalam hal ini, Kapolda Papua Barat Irjen Pol Alfred Papare menyampaikan bahwa kepolisian tetap menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana dijamin oleh undang-undang. Namun, aparat berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga situasi keamanan selama berlangsungnya agenda nasional tersebut. Menurutnya, pendekatan persuasif dan dialog terus dilakukan guna membangun kesadaran bersama bahwa stabilitas keamanan merupakan kepentingan seluruh masyarakat Papua. Pendekatan yang mengedepankan dialog tersebut menunjukkan bahwa pemerintah dan aparat keamanan tidak menutup ruang demokrasi. Sebaliknya, negara hadir untuk memastikan setiap aspirasi dapat disampaikan dengan cara yang tertib dan bertanggung jawab. Langkah ini sekaligus membuktikan bahwa keamanan dan demokrasi bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan dapat berjalan beriringan dalam kerangka hukum dan kepentingan bersama. …

Pemerintah Mendengar dengan Saksama Aspirasi Demo Mahasiswa

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Pemerintah Mendengar dengan Saksama Aspirasi Demo Mahasiswa Oleh: Margo Nov R Dalam demokrasi yang sehat,…

Waspada Penumpang Gelap dalam Aksi Demonstrasi, Mahasiswa Diminta Kedepankan Kajian dan Solusi

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Waspada Penumpang Gelap dalam Aksi Demonstrasi, Mahasiswa Diminta Kedepankan Kajian dan Solusi  Oleh: Ahmad Fauzi Demokrasi Indonesia memberikan ruang yang luas bagi setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi secara terbuka. Dalam perjalanan bangsa, mahasiswa selalu menjadi salah satu elemen penting yang berperan sebagai pengawal demokrasi, penyambung suara masyarakat, sekaligus mitra kritis dalam proses pembangunan nasional. Oleh karena itu, kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat harus terus dijaga sebagai bagian dari kehidupan demokrasi yang sehat dan matang. Namun demikian, seiring meningkatnya dinamika politik dan sosial di ruang publik, kewaspadaan terhadap potensi penunggangan aksi demonstrasi oleh kelompok-kelompok berkepentingan menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Gerakan mahasiswa yang lahir dari idealisme, kajian akademik, dan semangat pengabdian kepada masyarakat harus tetap dijaga independensinya agar tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik praktis maupun agenda tertentu yang tidak sejalan dengan kepentingan rakyat. Dalam konteks tersebut, pernyataan BEM Bersatu yang menegaskan penolakan terhadap segala bentuk penunggangan gerakan mahasiswa oleh kepentingan politik praktis patut mendapatkan perhatian. Sikap tersebut menunjukkan adanya kesadaran di kalangan mahasiswa bahwa gerakan yang sehat harus tetap berpijak pada kajian ilmiah, argumentasi yang kuat, serta orientasi yang jelas untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat luas. Independensi gerakan mahasiswa merupakan aset penting yang harus dijaga agar tetap memperoleh kepercayaan publik sebagai kekuatan moral bangsa. Kewaspadaan terhadap potensi penunggangan bukan berarti membatasi kebebasan mahasiswa dalam menyampaikan kritik. Sebaliknya, hal tersebut merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat dan bukan didorong oleh kepentingan pihak tertentu. Mahasiswa perlu terus memperkuat budaya intelektual melalui diskusi, riset, kajian akademik, serta penguasaan data yang komprehensif sehingga setiap tuntutan yang disampaikan memiliki landasan yang kuat dan memberikan kontribusi positif bagi perbaikan kebijakan publik. Di sisi lain, pemerintah telah menunjukkan komitmen yang kuat untuk mendengar berbagai aspirasi masyarakat, termasuk dari kalangan mahasiswa. Langkah Wakil Presiden Gibran Rakabuming yang menerima dan berdialog langsung dengan perwakilan mahasiswa menjadi bukti bahwa pemerintah membuka ruang komunikasi yang luas bagi berbagai masukan dan kritik yang konstruktif. Sikap terbuka tersebut mencerminkan bahwa pemerintah memandang mahasiswa sebagai bagian penting dari proses pembangunan nasional dan penguatan demokrasi. Pertemuan tersebut juga menunjukkan bahwa jalur dialog tetap menjadi instrumen yang efektif dalam menyampaikan aspirasi. Melalui komunikasi yang baik, berbagai persoalan dapat dibahas secara objektif dan menghasilkan solusi yang lebih komprehensif. Budaya dialog yang semakin kuat akan memperkokoh kualitas demokrasi Indonesia sekaligus memperkecil ruang bagi pihak-pihak yang berupaya memanfaatkan situasi untuk kepentingan di luar substansi perjuangan mahasiswa. Sejumlah tokoh juga menilai bahwa aspirasi mahasiswa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan demokrasi. Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M. Sarmuji, menegaskan bahwa pemerintah akan memperhatikan setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat dan menjadikannya sebagai bahan pertimbangan dalam proses pengambilan kebijakan. Pada saat yang sama, ia mengingatkan bahwa indikasi adanya pihak yang mencoba memanfaatkan gerakan mahasiswa akan terlihat seiring perkembangan situasi, sehingga kewaspadaan tetap perlu dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.…

Aksi Demonstrasi Mahasiswa Harus Berjalan Selaras dengan Hukum dan Kepentingan Umum

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Aksi Demonstrasi Mahasiswa Harus Berjalan Selaras dengan Hukum dan Kepentingan Umum Oleh: Salsa Viona Konstitusi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.