• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Apresiasi Aparat Keamanan Jamin Kondusifitas Pembangunan IKN

Apresiasi Aparat Keamanan Jamin Kondusifitas Pembangunan IKN

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 22 February 2023

Apresiasi Aparat Keamanan Jamin Kondusifitas Pembangunan IKN

Oleh : Farrel Haroon Jabar

Apresiasi sangat tinggi patut diberikan kepada seluruh jajaran aparat keamanan karena mampu menjamin keamanan dan juga kondusifitas masyarakat untuk mensukseskan pembangunan IKN Nusantara.

Proses pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara terus berjalan. Kabar terbaru, bahwa progresnya kini telah mencapai pada tahap pembangunan kawasan Istana Kepresidenan. Kawasan istana ini rencananya akan menempati lahan seluas 50 hektar (ha).

Terkait hal tersebut, Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis Sumadilaga menyatakan bahwa progres pembangunan memang mulai berjalan. Diketahui bahwa proyek untuk pembangunan kawasan Istana negara sendiri terkontrak selama 2 hingga 3 bulan terakhir.

Kemudian dirinya menambahkan bahwa progres pembangunan saat ini berkisar pada angka 6 hingga 7 persen. Dari segi pekerjaannya sendiri, menurutnya saat ini sedang pada tahap finalisasi ketinggian (elevasi) hingga persiapan pondasi bore pile, termasuk juga melakukan evaluasi tanah.

Danis Sumadilaga menambahkan bahwa memang pembangunan pada kawasan Istana Presiden di IKN kini sedang dikebut. Dirinya kemudian berhaap agar supaya pada pelaksanaan Upacara Kemerdekaan pada tahun depan dapat segera digelar di IKN, yakni pada 17 Agustus tahun 2024 nanti.

Sebagai informasi, sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono sendiri telah melakukan kunjungan ke lokasi Istana Kepresidenan di IKN Nusantara. Dirinya menyebutkan bahwa pembangunan memang sudah berproses.
Terkait dengan seluruh proses dan progres akan pembangunan IKN, yang mana kini diutamakan untuk mempercepat pembangunan pada Istana Kepresidenan terlebih dahulu, Kepolisian Sektor (Polsek) Polres Penajam Paser Utara (PPU) wilayah hukum Kecamatan Waru turut mendukung pembangunan IKN Nusantara tersebut.
Kapolres PPU, AKBP Hdnerik Eka Bahalwan menjelaskan bahwa dukungan pihaknya pada pembangunan IKN Nusantara juga sekaligus menjadi sebauh momentum dari para jajarannya untuk bisa lebih memastikan mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Memang kepastian mengenai kamtibmas, utamanya adalah di sekitar wilayah Penajam Paser Utara harus dalam kondisi yang stabil tersebut merupakan salah satu persyaratan dari terselenggaranya proses pembangunan nasional. Maka dari itu, Kapolres PPU menegaskan bahwa pihaknya memastikan situasi kamtibmas agar kondisi bisa termain dan kondusif serta aman.
Beberapa cara telah dilakukan oleh para aparat keamanan, salah satunya adalah dengan menyambangi dan melakukan dialog bersama dengan kalangan masyarakat di wilayah tersebut. Bukan hanya itu, namun Polres PPU yang dipimpin langsung oleh AKBP Hendrik Eka Bahalwan tersebut menginstruksikan kepada seluruh jajarannya pada tingkatan sektor wilayah agar memberikan edukasi kepada masyarakat dalam menjaga ketertiban bermasyarakat.
Dirinya kemudian menerangkan bahwa tujuan dari diadakannya kegiatan sambang serta dialog kepada kalangan masyarakat tersebut memang untuk bisa lebih memastikan bagaimana progres pembangunan di IKN Nusantara agar bisa berjalan dengan lancar dan juga kondusif.
Di sisi lain, Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo sendiri memang telah berulang kali memerintahkan kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk bisa terus mengawal pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur (Kaltim).
Dengan adanya perintah langsung dari Presiden Jokowi kepada seluruh anggta Polri tersebut, khususnya mengani upaya untuk bisa menangani potensi munculnya hambbatan pada keamanan yang terjadi di kawasan IKN, maka Polri di bawah komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan berbagai langkah.
Bukan hanya sekedar dialog dan juga sambang kepada kalangan masyarakat, namun Polri juga langsung merangkut masyarakat adat, khususnya mereka yang tergabung ke dalam Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) untuk lebih berkomitmen secara bersama0sama dengan Polri dan mendukung adanya pembangunan dan juga bisa mewujudkan IKN sebagai Ibu Kota Nusantara.
Terkait dengan keputusan dari Kapolri tersebut untuk langsung menggandeng masyarakat lokal atau masyarakat adat untuk turut serta mendukung IKN, menurut Dosen Hubungan Internasional Univercitas Mulawarman, Dadang I K Mujiono bahwa keputusan tersebut sudah sangat tepat.
Dadang I K Mujiono kemudian juga mengimbau kepada seluruh masyarakat adat supaya benar-benar bisa mendukung Polri dengan menciptakan situasi yang aman dan kondusif supaya dapat terciptanya kesuksesan pembangunan IKN Nusantara. Beberapa cara bisa dilakukan menurutnya, salah satunya adalah dengan peningkatan peran masyarakat adat dalam memberikan informasi Kamtibmas di wilayah setempat kepada aparat penegak hukum.
Demi terciptanya kesuksesan pada pembangunan IKN Nusantara, segala upaya ang telah dilakukan oleh para aparat keamanan termasuk Polri memang perlu untuk diapresiasi dengan tinggi. Pasalnya mereka terus menjamin penciptaan kondisi yang kondusif di masyarakat karena itu merupakan syarat kelancaran pembangunan nasional.

)* Penulis adalah kontributor Ruang Baca Nusantara

Di Usia RI ke-81, Pangan Menjadi Simbol Kedaulatan dan Kepercayaan Diri Nasional  

August 9, 2026

Swasembada Pangan adalah Wujud Kemerdekaan Paling Dasar bagi Bangsa Indonesia

August 9, 2026

Di Usia RI ke-81, Pangan Menjadi Simbol Kedaulatan dan Kepercayaan Diri Nasional  

By Kata IndonesiaAugust 9, 20260

Di Usia RI ke-81, Pangan Menjadi Simbol Kedaulatan dan Kepercayaan Diri Nasional *) Oleh : Gavin Asadit Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum untuk menegaskan bahwa kedaulatan bangsa tidak hanya diukur dari kekuatan pertahanan atau pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan memenuhi kebutuhan pangan rakyat secara mandiri. Berbagai kebijakan yang dijalankan menunjukkan komitmen kuat menjadikan sektor pangan sebagai fondasi ketahanan nasional sekaligus simbol kepercayaan diri Indonesia dalam menghadapi tantangan global. Presiden Prabowo Subianto mengatakan kedaulatan pangan sebagai salah satu agenda strategis yang menentukan masa depan Indonesia. Komitmen tersebut tercermin melalui berbagai langkah nyata dalam memperkuat sektor pangan, termasuk pelibatan seluruh elemen bangsa untuk mewujudkan swasembada pangan sebagai fondasi stabilitas nasional sekaligus memperkuat kepercayaan diri Indonesia dalam menghadapi dinamika global. Memasuki usia ke-81 kemerdekaan Republik Indonesia, pembangunan sektor pangan tidak lagi hanya berorientasi pada peningkatan hasil produksi. Kebijakan yang dijalankan juga diarahkan untuk membangun sistem pangan nasional yang kuat dari hulu hingga hilir. Melalui penguatan produksi, modernisasi pertanian, pemanfaatan teknologi, serta hilirisasi komoditas, Indonesia berupaya menciptakan nilai tambah yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat daya saing ekonomi nasional. Pendekatan tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan pangan telah menjadi bagian dari strategi besar menuju Indonesia yang semakin mandiri. …

Swasembada Pangan adalah Wujud Kemerdekaan Paling Dasar bagi Bangsa Indonesia

By Kata IndonesiaAugust 9, 20260

Swasembada Pangan adalah Wujud Kemerdekaan Paling Dasar bagi Bangsa Indonesia  Oleh Yulia Rahmi Kemerdekaan sebuah bangsa tidak hanya diukur dari kemampuan menjaga kedaulatan wilayah atau memperkuat posisi diplomasi di panggung internasional. Kemerdekaan yang sesungguhnya juga tercermin dari kemampuan sebuah negara memenuhi kebutuhan dasar rakyatnya secara mandiri, terutama kebutuhan pangan. Indonesia sebagai negara agraris dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, swasembada pangan bukan sekadar target pembangunan sektor pertanian, melainkan simbol kedaulatan nasional yang menentukan keberlanjutan kehidupan bangsa. Pandangan tersebut semakin relevan di tengah dinamika global yang terus berubah. Konflik geopolitik di berbagai kawasan dunia, perubahan iklim, gangguan rantai pasok internasional, hingga fluktuasi harga pangan dan energi telah menunjukkan bahwa ketergantungan terhadap impor pangan menyimpan risiko yang sangat besar. Banyak negara yang selama ini bergantung pada pasokan luar negeri harus menghadapi kelangkaan bahan pangan maupun lonjakan harga yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Situasi tersebut menjadi pengingat bahwa ketahanan pangan bukan lagi sekadar isu pertanian, melainkan bagian dari strategi pertahanan nasional, stabilitas ekonomi, dan keamanan sosial. Presiden Prabowo Subianto menempatkan ketahanan pangan sebagai fondasi utama pembangunan nasional. Menurut Presiden Prabowo, pembangunan bangsa harus dimulai dari penguatan ekonomi yang berpijak pada kemampuan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama pangan. Ketika kebutuhan paling mendasar masyarakat dapat dipenuhi, pembangunan di sektor lain akan memiliki landasan yang jauh lebih kokoh. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam mewujudkan ketahanan pangan dalam waktu yang relatif singkat. Keberhasilan tersebut menjadi modal penting dalam membangun rasa percaya diri bangsa untuk menghadapi berbagai tantangan global. Kemampuan menjamin ketersediaan pangan bagi seluruh rakyat memberikan kepastian bahwa Indonesia memiliki daya tahan yang lebih kuat ketika dunia menghadapi gejolak ekonomi maupun politik internasional. Keberhasilan menuju swasembada pangan tentu tidak hadir secara instan. Dibutuhkan kebijakan yang terintegrasi, konsistensi pelaksanaan di lapangan, serta sinergi seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga membangun sistem pangan yang lebih efisien, berkelanjutan, dan mampu menjawab tantangan masa depan. Langkah tersebut mencerminkan perubahan paradigma bahwa ketahanan pangan harus dibangun dari hulu hingga hilir, mulai dari penyediaan lahan, peningkatan produktivitas, distribusi hasil pertanian, hingga perlindungan terhadap kesejahteraan petani. Dukungan terhadap agenda tersebut juga datang dari kalangan dunia usaha. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, memandang penguatan sektor pangan sebagai salah satu prioritas utama yang terus ditekankan pemerintah dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan nasional. Keterlibatan dunia usaha menjadi elemen penting karena pembangunan pertanian modern memerlukan investasi, inovasi teknologi, penguatan rantai pasok, serta pengembangan industri pengolahan hasil pertanian. Sinergi antara pemerintah dan sektor swasta akan mempercepat terciptanya ekosistem pangan yang lebih produktif sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian Indonesia.…

Swasembada Pangan Jadi Modal Kemerdekaan Indonesia Hadapi Gejolak Global

By Kata IndonesiaAugust 9, 20260

Swasembada Pangan Jadi Modal Kemerdekaan Indonesia Hadapi Gejolak Global JAKARTA – Di tengah bayang-bayang ketidakpastian…

Pemerintah Perkuat BULOG untuk Jaga Swasembada Pangan dan Stok Nasional

By Kata IndonesiaAugust 9, 20260

Pemerintah Perkuat BULOG untuk Jaga Swasembada Pangan dan Stok Nasional JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.