• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Aparat Keamanan Solid Menegakkan Hukum di Papua

Aparat Keamanan Solid Menegakkan Hukum di Papua

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 15 April 2022

Aparat Keamanan Solid Menegakkan Hukum di Papua

Oleh : Dian Ahadi

Penegakan hukum dilakukan di seluruh bagian Indonesia, termasuk di Papua. Aparat keamanan solid dalam menegakkan hukum karena keadilan harus diaplikasikan agar masyarakat terlindungi.

Papua adalah provinsi yang jauh dari Jawa tetapi juga diperhatikan oleh Pemerintah. Buktinya Pekan Olah Raga (PON) XX diselenggarakan di sana dan dibangun pula berbagai fasilitas pendukung untuk kenyamanan masyarakat.

Selain itu, bukti perhatian yang lain adalah penegakan hukum sehingga warga di Bumi Cendrawasih merasa aman.

Penegakan hukum amat penting karena kejahatan tidak bisa dibiarkan begitu saja. Apalagi jika menimbulkan banyak kerugian. Seperti penyelidikan ketika ada dugaan korupsi dana otonomi khusus. Kasus ini wajib ditelusuri hingga tuntas karena dana Otsus disalurkan untuk masyarakat sehingga tidak boleh diambil oleh oknum satu rupiah pun.

Menkopolhukam Mahfud MD sampai memberikan instruksi untuk mengatasi kasus ini. Penyelidikan masih berjalan sehingga belum diketahui apakah benar ada koruptor. Namun penegak hukum terus berusaha agar menemukan apa benar-benar ketemu koruptornya. Dalam menjalankan tugasnya, mereka juga bekerja sama dengan aparat keamanan.

Untuk menegakkan hukum memang bukan hanya tugas dari hakim dan jaksa, tetapi anggota polri dan prajurit TNI bekerja sama agar hukum diterapkan seadil-adilnya. Tugas mereka adalah mengamankan masyarakat dan juga membantu agar hukum diterapkan sehingga tidak ada kekacauan di masyarakat.

Aparat keamanan memang harus solid dalam menegakkan hukum di Papua. Pertama, Indonesia adalah negara hukum sehingga tiap daerah di negeri ini harus ditegakkan hukumnya. Kedua, Papua memiliki kondisi khusus di mana ada gangguan dari kelompok separatis dan teroris. Sehingga penegakan hukumnya harus dilakukan secara khusus.

KST ketahuan membakar 116 rumah warga di daerah Ilaga, Kabupaten Puncak. Memang belum tertangkap kelompok KST mana yang menjadi pelakunya. Namun aparat berusaha melakukan penangkapan dan ketika tersangka sudah didapat maka ia bisa terkena ancaman hukuman 6 tahun penjara, sesuai dengan pasal 87 KUHP.

Selain itu, Satgas Damai Cartenz juga menangkap Toni Tabuni yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang. Ia jadi tersangka atas kasus penyerangan pos polisi dan juga penembakan Kepala BIN Papua. Jika terbukti jadi aktor utama penembakan maka ancaman hukumannya bisa penjara seumur hidup, bahkan hukuman mati. Hukuman ini dimaksud sebagai efek jera dan anggota KST lain akan takut pada aparat.

Satgas Damai Cartenz merupakan representasi solidnya Aparat Keamanan dalam menegakan hukum di papua karena mereka terdiri dari gabungan antara personel Polri dan prajurit TNI. Walau Nemangkawi diubah jadi operasi Damai Cartenz tetapi anggotanya sama. Mereka memang sengaja digabung agar makin solid. Dengan digabung maka ada dua kekuatan yang jadi satu dan akan baik hasilnya karena KST makin cepat ditangkap dan hukum ditegakkan di Papua.

Kerja sama memang harus dilakukan baik oleh anggota Satgas Damai Cartenz maupun prajurit yang tidak bergabung di dalamnya. Mereka berkolaborasi untuk menegakkan keadilan di Papua dan mengamankan masyarakat. Sehingga warga sipil akan merasa damai tanpa KST dan keadilan diaplikasikan di Papua. Kolaborasi memang penting demi kehidupan warga yang damai.

Aparat keamanan baik anggota TNI maupun Polri bekerja sama demi menegakkan hukum di Papua dan mengamankan masyarakat dari serangan KST. Kolaborasi amat penting demi keadilan yang merata di Bumi Cendrawasih, karena Indonesia adalah negara hukum. Masyarakat amat berterima kasih karena mereka dilindungi oleh aparat keamanan yang bertugas dengan maksimal.

)* Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

Verifikasi dan Validasi Koperasi Merah Putih Dikebut, Pemerintah Targetkan Belasan Ribu Titik Rampung

September 30, 2026

Mengawal Kesiapsiagaan Bencana Sebelum Hujan Ekstrem Datang

September 30, 2026

Verifikasi dan Validasi Koperasi Merah Putih Dikebut, Pemerintah Targetkan Belasan Ribu Titik Rampung

By Kata IndonesiaSeptember 30, 20260

Verifikasi dan Validasi Koperasi Merah Putih Dikebut, Pemerintah Targetkan Belasan Ribu Titik Rampung Jakarta -…

Mengawal Kesiapsiagaan Bencana Sebelum Hujan Ekstrem Datang

By Kata IndonesiaSeptember 30, 20260

Mengawal Kesiapsiagaan Bencana Sebelum Hujan Ekstrem Datang   Oleh: Rizky Adinata Kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi perlu diperkuat sebelum hujan ekstrem datang, menyusul prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa musim hujan 2026/2027 memiliki pola yang perlu diwaspadai. Meski awal musim hujan diperkirakan berlangsung lebih lambat di sejumlah wilayah, jarak menuju puncak musim hujan relatif berdekatan sehingga potensi lonjakan curah hujan dapat meningkatkan risiko banjir, tanah longsor, angin kencang, dan gangguan pelayanan publik. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa mitigasi bencana tidak seharusnya baru dilakukan ketika hujan deras mulai menimbulkan dampak, tetapi harus dipersiapkan sejak jauh hari melalui koordinasi pemerintah dan partisipasi masyarakat. BMKG memprakirakan sebanyak 185 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 24,66 persen luas daratan Indonesia mulai memasuki musim hujan pada November 2026. Selanjutnya, sebanyak 266 ZOM atau 17,3 persen wilayah daratan diperkirakan menyusul pada Desember 2026. Di sisi lain, sebanyak 529 ZOM atau 61,08 persen wilayah mengalami kemunduran awal musim hujan dibandingkan rata-rata klimatologinya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah perlu memahami karakteristik cuaca di wilayah masing-masing agar kebijakan kesiapsiagaan dapat disusun secara tepat dan tidak bersifat seragam. Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menjelaskan bahwa salah satu hal yang perlu menjadi perhatian adalah jarak antara awal musim hujan dengan puncak musim yang diperkirakan cukup dekat. Puncak musim hujan diproyeksikan terjadi pada Desember 2026 di 155 ZOM, Januari 2027 di 162 ZOM, dan Februari 2027 di 190 ZOM. Menurut Ardhasena Sopaheluwakan, kondisi tersebut perlu diantisipasi karena curah hujan tinggi dalam periode yang berdekatan dapat memicu bencana hidrometeorologi apabila kapasitas lingkungan dan infrastruktur tidak memadai. Meskipun durasi musim hujan pada sebagian wilayah diperkirakan lebih pendek, akumulasi curah hujan tidak berarti berada pada kondisi rendah. BMKG mencatat 510 ZOM atau sekitar 69,7 persen daratan berada dalam kategori curah hujan normal, sedangkan 147 ZOM atau 18,5 persen daratan diperkirakan berada di atas normal. Data tersebut memperlihatkan bahwa kesiapsiagaan tetap diperlukan karena besarnya curah hujan dan kondisi wilayah menjadi faktor penting dalam menentukan tingkat risiko bencana. Karena itu, rekomendasi BMKG perlu diterjemahkan menjadi tindakan nyata lintas sektor. Di bidang pangan, pemerintah dapat menyesuaikan jadwal tanam dan memilih varietas berumur pendek. Pada sektor air dan energi, kapasitas drainase, waduk, serta tampungan air perlu dioptimalkan. Sementara itu, sektor kesehatan perlu meningkatkan kewaspadaan…

Kesiapsiagaan Bencana, Upaya Pemerintah Melindungi Warga

By Kata IndonesiaSeptember 30, 20260

Kesiapsiagaan Bencana, Upaya Pemerintah Melindungi Warga Oleh: Hendra Gunawan Kesiapsiagaan bencana semakin penting ditempatkan sebagai…

Pemerintah Ingatkan Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi saat Musim Hujan

By Kata IndonesiaSeptember 30, 20260

Pemerintah Ingatkan Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi saat Musim Hujan Jakarta – Pemerintah mengingatkan masyarakat dan seluruh…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.