• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»AMN Cetak Pemuda Berdaya Saing Tinggi dan Berkarakter Pancasila

AMN Cetak Pemuda Berdaya Saing Tinggi dan Berkarakter Pancasila

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 18 August 2024

 

Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) mampu mencetak para pemuda penerus generasi bangsa yang berdaya saing tinggi dan siap untuk berkancah di level dunia. Keterwujudan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) muda itu karena adanya berbagai macam pembinaan dan pelatihan hingga didikan dari inisiasi Badan Intelijen Negara (BIN) selaku inisiator program tersebut.

Dengan adanya didikan yang sangat optimal dari pemerintah melalui inisiasi lembaga pimpinan Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan tersebut, bukan tidak mungkin AMN akan mencetak para pemuda yang berdaya saing tinggi dan menjadikan mereka siap untuk berkancah hingga di level dunia.

Apabila para pemuda selaku penerus generasi bangsa memiliki daya saing yang tinggi dan tidak kalah ketika bersaing dengan mereka di level internasional, maka hal tersebut merupakan sebuah modal yang sangat penting bagi Indonesia guna mewujudkan visi menyongsong negara yang semakin maju.

Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), K.H. Ma’ruf Amin berpesan kepada seluruh anak muda agar bisa memanfaatkan setiap kesempatan yang ada sebagai upaya untuk senantiasa meningkatkan daya saing mereka, terlebih kesempatan yang sudah diberikan pemerintah melalui inisiasi BIN, yakni Program AMN.

Kepemilikan daya saing yang tinggi dari para pemuda itu jelas akan berdampak pada sektor ketenagakerjaan, yang mana merupakan salah satu elemen penting dalam mesin pertumbuhan ekonomi.

Adanya Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) sebagai sebuah hunian yang di dalamnya menampung para pelajar dari berbagai daerah dan beragam perguruan tinggi di Indonesia terus mengembangkan lembaga pelatihan yang kredibel, mandiri dan berkelanjutan sehingga sangat bermanfaat.

Sebelumnya AMN sendiri sudah sukses berdiri megah di Kota Pahlawan Surabaya, dan kini akan berada di Manado. Pemerintah melalui inisiasi Badan Intelijen Negara (BIN) terus mengadakan program itu secara menyebar di beberapa lokasi di Indonesia seperti Makassar, Yogyakarta, Jakarta dan Malang.

Pengarahan keberlanjutan program Asrama Mahasiswa Nusantara di berbagai daerah atau lokasi jelas mampu mengurangi ketimpangan dan kesenjangan. Selain itu, akan semakin maksimal dalam upaya peningkatan daya saing pemuda untuk menjadikan masa depan mereka lebih cerah.

Banyaknya pelatihan, didikan hingga gemblengan melalui program AMN jelas akan mewujudkan para pemuda yang lebih berkualitas dan memiliki daya saing tinggi, karena keberadaan mereka selaku sumber daya manusia (SDM) di Indonesia akan semakin mempercepat terwujudnya visi Indonesia Maju pada tahun 2045 mendatang.

Pemerhati anak, Femmy Eka Kartika Putri mengatakan bahwa pembangunan kepemudaan memang memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam mewujudkan sumber daya manusia yang lebih maju, berkualitas dan berdaya saing di Indonesia.

Bukan tanpa alasan mengapa hal tersebut menjadi sangat penting, karena para generasi muda penerus bangsa itu sejatinya mereka semua memiliki potensi yang luar biasa besar. Sehingga dengan adanya potensi tadi, hendaknya mampu menjadikan mereka lebih berkontribusi dalam setiap aspek pembangunan bangsa, utamanya untuk memajukan perekonomian nasional.

Daya saing yang tinggi dari para pemuda akan mampu semakin mengembangkan kewirausahaan nasional, sehingga di dalamnya mampu menciptakan beragam terobosan baru bahkan mampu bersaing di kancah dunia.

Badan Intelijen Negara (BIN) telah memberikan kesempatan yang sangat terbuka lebar kepada seluruh pemuda di Tanah Air untuk terus mengembangkan diri mereka, yakni melalui keberadaan AMN yang di dalamnya mendatangkan kebermanfaatan luar biasa untuk mereka, termasuk kegiatan wirausaha untuk mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran.

Realisasi program unggulan strategis yakni Asrama Mahasiswa Nusantara ini merupakan sebuah wujud nyata dari terobosan yang pemerintah lakukan dalam rangka untuk percepatan pertumbuhan dan rasio kewirausahaan di Indonesia, sehingga menjadikan baik dari segi potensi atau masalah dari para pemuda itu akan mendapatkan perhatian lebih optimal.

Jelas sekali, bahwa generasi muda penerus bangsa yang berkualitas dan berdaya saing tinggi akan berperan sangat penting untuk mewujudkan serta mengawal pertumbuhan ekonomi nasional, terlebih pada era society 5.0 saat ini.

Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Ir. Essy Asiah mengatakan bahwa keberadaan AMN merupakan sebuah wadah untuk mempersiapkan seluruh mahasiswa selaku penerus masa depan bangsa agar mereka lebih berkualitas, berintegritas dan juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat sehingga bisa berdaya saing global.

Tidak hanya menyediakan fasilitas yang sangat memadai dan lengkap saja, namun Asrama Mahasiswa Nusantara juga memberikan banyak bentuk pelatihan kepada anak muda agar berbagai aspek kehidupan mereka mampu meningkat.

Para pemuda akan memiliki daya saing yang tinggi bahkan mereka semua mampu bersiap untuk berkancah di level dunia, berkat adanya binaan dari Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN). Masyarakat pun diimbau untuk senantiasa menyukseskan program tersebut demi mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

)* Penulis merupakan Mahasiswa asal Jakarta tinggal di Manado

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

November 8, 2026

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

November 8, 2026

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan Oleh: Damar Setiawan Pemerintah terus menunjukkan komitmen…

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan Jakarta – Pembahasan penetapan Upah Minimum…

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha Oleh: Anggi Kurniawan Penyusunan kebijakan Upah…

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh Oleh: Mega Triyana Pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2027 menjadi momentum penting untuk memperkuat perlindungan dan kesejahteraan pekerja melalui kebijakan pengupahan yang lebih terarah. Kehadiran undang-undang ketenagakerjaan yang baru diharapkan memberikan landasan lebih kuat bagi pemerintah dalam memastikan hak-hak pekerja terlindungi. Penetapan upah minimum juga perlu memperhatikan perkembangan kebutuhan hidup masyarakat, daya beli, serta kemampuan dunia usaha agar peningkatan kesejahteraan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan mulai mempersiapkan berbagai aspek yang menjadi dasar penetapan UMP 2027. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa formula pengupahan tahun mendatang akan mengacu pada undang-undang perlindungan ketenagakerjaan yang baru disahkan DPR pada 6 Oktober 2026. Regulasi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kepastian hukum sekaligus memberikan pedoman bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pengupahan. Dengan landasan hukum yang diperbarui, penetapan upah diharapkan semakin memperhatikan keseimbangan antara perlindungan pekerja dan keberlangsungan kegiatan ekonomi. Salah satu aspek yang menjadi perhatian pemerintah adalah kebutuhan hidup layak (KHL) sebagai pertimbangan dalam menentukan besaran upah minimum. Yassierli menjelaskan bahwa pemerintah sedang menghitung estimasi KHL dengan memanfaatkan data yang dihimpun dan dievaluasi oleh kementerian serta lembaga terkait. Penghitungan ini diperlukan untuk memperoleh gambaran mengenai kebutuhan riil pekerja dalam memenuhi kehidupan sehari-hari. Komponen kebutuhan tersebut mencakup pangan, tempat tinggal, transportasi, pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan rumah tangga yang terus mengalami perkembangan. Penempatan KHL dalam pembahasan UMP menunjukkan bahwa kebijakan pengupahan tidak semata-mata berorientasi pada persentase kenaikan tahunan. Upah minimum memiliki keterkaitan langsung dengan kemampuan pekerja memenuhi kebutuhan dasar dan mempertahankan kualitas hidup keluarganya. Penghasilan yang lebih layak dapat memberikan ruang bagi pekerja untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak, memperoleh layanan kesehatan, serta membangun ketahanan ekonomi rumah tangga. Oleh karena itu, penghitungan kebutuhan hidup perlu menjadi pertimbangan substantif agar kebijakan pengupahan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata. Pembahasan kebijakan juga dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur melalui mekanisme kelembagaan yang telah ditetapkan. Yassierli menyampaikan bahwa prosesnya akan dimulai melalui Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional sebelum berlanjut ke Dewan Pengupahan Nasional. Selanjutnya, masukan dari Dewan Pengupahan Daerah menjadi bagian dari pertimbangan gubernur dalam menetapkan besaran UMP di masing-masing wilayah. Mekanisme ini memberikan ruang bagi pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk menyampaikan pandangan berdasarkan kepentingan serta kondisi yang mereka hadapi. Dari kalangan pekerja, usulan kenaikan UMP 2027 sebesar 7,5 hingga 9,5 persen telah disampaikan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh. Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Pekerja, Said Iqbal, juga menyampaikan pandangan mengenai kebutuhan peningkatan upah minimum pada tahun mendatang. Simulasi yang mempertimbangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi menghasilkan perkiraan kenaikan sekitar 7,8 persen berdasarkan asumsi yang digunakan. Masukan dari kalangan pekerja menjadi bagian penting karena buruh merupakan kelompok yang merasakan langsung dampak perubahan harga kebutuhan pokok dan biaya hidup.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.