• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Travel»Adem! Ini Rekomendasi Kebun Teh yang Ada di Indonesia!

Adem! Ini Rekomendasi Kebun Teh yang Ada di Indonesia!

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 1 October 2020

Laporan: Mutiaradha Syaifitri

Daerah pegunungan menjadi salah satu destinasi dicari banyak orang yang merindukan kesejukan. Biasanya banyak perkebunan yang ada di daerah pegunungan. Salah satunya adalah perkebunan teh. Tidak hanya bisa dijadikan sebagai tempat usaha, perkebunan teh juga bisa menjadi tempat wisata yang menyegarkan mata.

Berikut rekomendasi tempat wisata kebun teh di Indonesia untuk kamu yang merindukan sejuknya alam.

1. Nglinggo, Kulon Progo
Berlokasi di Nglinggo Barat, Pagerharjo, Samigaluh, Kulon Progo, tidak jauh dari Kebun Teh Nglinggo, kamu bisa melihat indahnya matahari terbit di Perbukitan Menoreh. Setelah itu, kamu langsung pindah ke Kebun Teh Nglinggo sebelum matahari terik. Kontur kebun teh yang berundak-undak bisa menjadi olahraga akhir pekan yang cukup menantang untukmu dengan bermandikan kesejukan udara di sekitarnya.

2. Wonosari, Kabupaten Malang
Kebun teh yang berada di Toyomarto, Lawang, Singosari, Kabupaten Malang ini merupakan menjadi salah satu destinasi wisata yang populer di Jawa Timur. Itu sebabnya, ragam fasilitas di tempat ini ramah untuk keluarga maupun rombongan kantor atau sekolah yang ingin mengadakan acara di sini.

Di kebun teh ini, kamu bisa berkeliling menggunakan kereta kelinci sehingga tidak perlu berjalan kaki terlalu jauh. Selain itu, terdapat pula beberapa pilihan akomodasi dari asrama hingga vila, serta terdapat aktivitas lain seperti flying fox dan ATV.

3. Rancabali, Ciwidey, Kabupaten Jawa Barat
Berlokasi di Patengan, Rancabali, Bandung, kebun teh ini merupakan alah satu yang tertua. Sudah ada sejak tahun 1870. Terletak pada ketinggian 1,628 mdpl, temperaturnya memang sempurna untuk menumbuhkan daun teh berkualitas tinggi. Tidak heran jika Kebun Teh Rancabali menjadi pemasok tetap di pabrik teh lokal maupun internasional.

Baca juga: Hari Pelanggan, PLN Luncurkan Layanan Super Merdeka UMKM/IKM

Di sini, kamu tidak hanya bisa melakukan wisata kebun teh. Karena lokasinya berdekatan dengan Kawah Putih Ciwidey dan Bumi Perkemahan Ranca Upas, tentu kamu bisa mengisi akhir pekanmu dengan berwisata di daerah ini.

4. Tambi, Wonosobo
Bertempat di Tegalrejo, Tambi, Kejajar, Wonosobo, kamu bisa melihat pesona hamparan Kebun Teh Tambi yang berpadu dengan megahnya Gunung Sindoro di atas.

Untuk menjelajah wisata kebun teh di Tambi, kamu harus memasuki kawasan wisata Dieng terlebih dahulu. Kemudian, kamu bisa memilih paket wisata yang tersedia di agrowisata, mulai dari paket standar hingga paket eksklusif jika kamu berminat untuk mengikuti serangkaian program outbound. Manapun paket yang kamu pilih, sudah termasuk tea walk dan melihat proses produksi minuman teh.

5. Kayu Aro, Jambi
Terletak di kaki Gunung Kerinci, Jambi, Kebun Teh Kayu Aro ini merupakan salah satu yang terluas di dunia dalam satu area yang sama. Bayangkan saja, luasnya mencakup 2,500 hektar. Kebun teh yang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda ini menjadi supplier teh hitam bagi beragam merek terkenal di luar negeri. Berada di ketinggian 1,600 mdpl, kamu pasti betah berlama-lama di sini hanya untuk bersantai dan menghirup udara segar.

Meskipun Kebun Teh Kayu Aro secara geografis berada di Provinsi Jambi, akan lebih cepat jika kamu mencapainya dari kota Padang. Dari Bandara Internasional Minangkabau, perjalanan akan kamu tempuh sekitar 8 hingga 9 jam. Sementara jika kamu berangkat dari ibu kota Jambi, akan memakan waktu sekitar 12 jam.

Koperasi Merah Putih: Senjata Melawan Penimbunan dan Rentenir

August 27, 2026

Pemerintah Arahkan Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Baru Cegah Kebocoran Subsidi

August 27, 2026

Koperasi Merah Putih: Senjata Melawan Penimbunan dan Rentenir

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Koperasi Merah Putih: Senjata Melawan Penimbunan dan Rentenir Oleh : Gavin Asadit Pemerintah terus memperkuat…

Pemerintah Arahkan Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Baru Cegah Kebocoran Subsidi

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Pemerintah Arahkan Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Baru Cegah Kebocoran Subsidi Jakarta – Pemerintah terus…

Pemerintah Pangkas Rantai Distribusi Subsidi lewat Koperasi Merah Putih

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Pemerintah Pangkas Rantai Distribusi Subsidi lewat Koperasi Merah Putih INDRAMAYU — Pemerintah terus mematangkan pembangunan…

Komitmen Jaga Kualitas, Pemerintah Terima Kritik terhadap MBG

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Komitmen Jaga Kualitas, Pemerintah Terima Kritik terhadap MBG Oleh : Irfan Aditya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu kebijakan prioritas pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kecukupan gizi peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Dengan cakupan penerima manfaat yang terus bertambah di berbagai daerah, pemerintah menyadari bahwa pelaksanaan program berskala nasional ini harus diiringi dengan standar kualitas yang tinggi. Oleh karena itu, berbagai kritik dan masukan dari masyarakat dipandang sebagai bagian penting dalam proses penyempurnaan kebijakan agar manfaat MBG dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima. Dalam setiap kebijakan publik, kritik merupakan bentuk partisipasi masyarakat yang perlu diapresiasi. Pemerintah memahami bahwa keberhasilan sebuah program tidak hanya bergantung pada perencanaan yang baik, tetapi juga pada kemampuan melakukan evaluasi secara berkelanjutan. Masukan mengenai kualitas makanan, ketepatan distribusi, kebersihan dapur, maupun pelayanan di lapangan menjadi indikator penting untuk memperbaiki sistem yang sudah berjalan. Pendekatan yang terbuka terhadap kritik menunjukkan bahwa pemerintah mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan kualitas manusia sebagai prioritas utama pemerintahan. Melalui Program Makan Bergizi Gratis, pemerintah berupaya memastikan bahwa setiap anak Indonesia memperoleh akses terhadap makanan yang sehat, aman, dan bergizi. Dalam berbagai kesempatan, Presiden menegaskan bahwa pelaksanaan program harus terus dievaluasi agar kualitas layanan tetap terjaga sekaligus mampu menjawab berbagai tantangan yang muncul selama implementasi. Komitmen pemerintah dalam menerima kritik juga tercermin dari pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Dalam berbagai kesempatan, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai masukan masyarakat terkait pelaksanaan MBG. Menurutnya, evaluasi merupakan bagian dari proses memperkuat tata kelola program sehingga seluruh rantai penyediaan pangan, mulai dari pengadaan bahan baku hingga penyajian makanan, dapat memenuhi standar yang telah ditetapkan. Pihaknya menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar kualitas pelayanan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pelaksanaan program. Pandangan senada disampaikan oleh Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, yang menilai pengawasan terhadap Program Makan Bergizi Gratis harus terus diperkuat seiring meningkatnya jumlah penerima manfaat. Menurutnya, DPR RI mendukung penuh keberlanjutan program tersebut, namun pelaksanaannya harus disertai pengawasan yang ketat agar setiap makanan yang diterima masyarakat benar-benar memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan. Pihaknya juga menekankan bahwa kritik dari masyarakat hendaknya dijadikan bahan evaluasi bersama sehingga pemerintah dapat melakukan perbaikan secara cepat dan tepat tanpa mengurangi tujuan utama program.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.