• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»B50 dan Bioetanol Disiapkan Pemerintah sebagai Pilar Ketahanan Energi Nasional

B50 dan Bioetanol Disiapkan Pemerintah sebagai Pilar Ketahanan Energi Nasional

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 16 August 2026

B50 dan Bioetanol Disiapkan Pemerintah sebagai Pilar Ketahanan Energi Nasional

JAKARTA — Pemerintah terus memperkuat ketahanan energi nasional melalui percepatan pengembangan bahan bakar nabati (BBN), khususnya Biodiesel B50 dan bioetanol.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan impor BBM sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya domestik sebagai fondasi menuju kemandirian energi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa penerapan B50 telah memberikan dampak nyata terhadap pengurangan kebutuhan impor minyak.

“Kita konversi B50 itu, kita mampu memotong impor kita itu hampir 250–300 ribu barel per hari,” ujarnya.

Bahlil juga menekankan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari pergeseran konsumsi energi nasional dari sumber fosil menuju energi alternatif.

 

“Maka kemudian, perlahan-lahan kita geser dari fosil ke energi alternatif. Kemarin kita lakukan peresmian B50,” katanya.

 

Penggunaan B50 dinilai berkontribusi menekan impor minyak yang sebelumnya berada di kisaran satu juta barel per hari menjadi sekitar 700–750 ribu barel per hari.

 

Sejalan dengan itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pengembangan biofuel merupakan bagian penting dari agenda kemandirian energi berbasis sektor pertanian.

 

“Ini bagian dari upaya kita menuju kemandirian energi. Tahun ini kita tidak impor solar karena sudah digantikan biofuel dari sawit,” ungkapnya.

 

Amran juga menjelaskan bahwa pemerintah tidak berhenti pada biodiesel, tetapi mulai memperluas pemanfaatan sumber energi nabati melalui pengembangan bioetanol.

 

“Mimpi kita E20. Apa itu E20? Etanol dan campuran bensin. Dari mana? Jagung, ubi kayu, dan tebu. Semua bisa tumbuh di Indonesia,” katanya.

 

Menurut Amran, potensi bahan baku tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki basis sumber daya yang kuat untuk membangun industri bioetanol.

 

Pengembangan bioetanol sekaligus diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian. Amran menyebut bahan baku seperti molase atau tetes tebu yang selama ini diekspor juga dapat diolah menjadi etanol di dalam negeri.

 

“Artinya ke depan bagaimana kita mandiri energi, mandiri pangan. Ini kita lakukan bersama-sama, kita bergerak bersama-sama,” ujarnya.

 

B50 memperkuat sektor diesel berbasis sawit, sementara bioetanol disiapkan untuk memperluas penggunaan energi nabati pada sektor bensin. Kombinasi keduanya diharapkan mampu menghemat devisa, membuka lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian, serta memperkokoh ketahanan energi nasional.

Negara Hadir untuk Ojol lewat Perlindungan Pendapatan, Hak Kerja, dan Masa Depan

August 17, 2026

Perpres Ojol Disiapkan, Pemerintah Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan Pengemudi

August 17, 2026

Negara Hadir untuk Ojol lewat Perlindungan Pendapatan, Hak Kerja, dan Masa Depan

By Kata IndonesiaAugust 17, 20260

Negara Hadir untuk Ojol lewat Perlindungan Pendapatan, Hak Kerja, dan Masa Depan Oleh Aryandi Pemerintah…

Perpres Ojol Disiapkan, Pemerintah Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan Pengemudi

By Kata IndonesiaAugust 17, 20260

Perpres Ojol Disiapkan, Pemerintah Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan Pengemudi Jakarta – Pemerintah terus mematangkan kebijakan…

Perpres Ojol Targetkan Aturan Lebih Adil bagi Pengemudi dan Aplikator

By Kata IndonesiaAugust 17, 20260

Perpres Ojol Targetkan Aturan Lebih Adil bagi Pengemudi dan Aplikator Jakarta – Pemerintah terus memfinalisasi…

Magang Nasional Menyiapkan Generasi Kerja Makin Kompeten

By Kata IndonesiaAugust 16, 20260

Magang Nasional Menyiapkan Generasi Kerja Makin Kompeten Oleh: Dhita Karuniawati Pemerintah kembali memperluas Program Magang…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.