• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Pengembangan Sawit Papua Perkuat Ketahanan Nasional dan Lahirkan Pusat Ekonomi Baru

Pengembangan Sawit Papua Perkuat Ketahanan Nasional dan Lahirkan Pusat Ekonomi Baru

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 7 June 2026

Pengembangan Sawit Papua Perkuat Ketahanan Nasional dan Lahirkan Pusat Ekonomi Baru

PAPUA – Pemerintah menjadikan Papua sebagai wilayah strategis dalam agenda pembangunan nasional. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, pengembangan perkebunan sawit di Papua dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional sekaligus mendorong lahirnya pusat-pusat pertumbuhan baru berbasis hilirisasi di kawasan timur Indonesia.

 

Dorongan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas pengembangan sawit di Papua tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi komoditas unggulan, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui pemerataan pembangunan dan optimalisasi potensi daerah. Dengan sumber daya yang dimiliki, Papua dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu motor penggerak ekonomi masa depan.

 

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan bahwa penguatan swasembada di berbagai wilayah merupakan bagian dari strategi membangun daya tahan bangsa menghadapi berbagai tantangan global.

 

“Saya melihat ini pendapat saya pribadi adalah bahwa kita juga sebagai negara harus bertahan. Secara geopolitik kita harus memainkan peranan yang baik dan secara internal kita harus kuat. Maka swasembada itu baik,” ujar Sudaryono.

 

Menurutnya, kemampuan setiap wilayah untuk memenuhi kebutuhan strategisnya sendiri akan memperkuat ketahanan nasional secara menyeluruh. Karena itu, pengembangan sektor produktif di Papua menjadi bagian penting dalam menciptakan ekonomi yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

 

Lebih lanjut, Sudaryono menekankan pentingnya membangun kemandirian di setiap pulau agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terjamin dalam berbagai kondisi.

 

“Jadi kita kalau terjadi apa-apa yang tidak kita inginkan di pulau itu cukup pangan, cukup energi,” tegas Sudaryono.

 

Sejalan dengan visi tersebut, transformasi sektor sawit di Papua mulai diarahkan pada penguatan hilirisasi. Salah satu langkah yang didorong adalah pembangunan kawasan terpadu berbasis kelapa sawit atau “Plaza Sawit” di Kabupaten Keerom yang diinisiasi APKASINDO Papua.

 

Ketua DPW APKASINDO Papua Albert Yoku menjelaskan bahwa kawasan tersebut dirancang untuk mengintegrasikan kebun sawit, pabrik pengolahan, dan industri turunan dalam satu ekosistem ekonomi. Dengan demikian, nilai tambah produk sawit dapat dinikmati langsung oleh masyarakat setempat.

 

“Kita ingin membangun bukan hanya kebun, tapi sebuah kawasan ekonomi. Kalau PKS dan industri turunannya ada di sini, maka hasil sawit tidak perlu lagi dibawa jauh ke luar daerah. Semua bisa diolah di tempat, menciptakan lapangan kerja dan menambah nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujar Albert Yoku.

 

Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang sedang berjalan di Keerom turut menjadi momentum untuk memperkuat produktivitas petani sekaligus menyiapkan fondasi hilirisasi yang lebih modern. Kehadiran industri pengolahan di daerah diyakini akan menciptakan lapangan kerja, memperkuat perputaran ekonomi lokal, dan mengurangi ketergantungan terhadap daerah lain.

 

“Kita ingin ada perputaran ekonomi di dalam daerah. Petani tidak hanya menjual buah, tapi juga bisa menikmati nilai tambah dari industri. Ini yang akan memperkuat ekonomi lokal dan mengurangi ketergantungan dari luar,” tambah Albert Yoku.

 

Menurutnya, kolaborasi antara petani, koperasi, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan akan menjadi kunci keberhasilan transformasi sektor sawit di Papua.

 

“Ini kesempatan besar bagi petani. Kalau kita siapkan dengan baik, maka Plaza Sawit bukan hanya mimpi, tapi bisa menjadi pusat ekonomi baru yang menyejahterakan masyarakat Papua,” pungkas Albert Yoku.

Pemerintah Optimis Ketahanan Rupiah Hadapi Tekanan Global

November 2, 2026

Bikin Takjub! Inilah Cara Gontor Kampus 4 Darul Muttaqien Perkuat Kemandirian Pangan Lewat Tempe

November 2, 2026

Pemerintah Optimis Ketahanan Rupiah Hadapi Tekanan Global

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Pemerintah Optimis Ketahanan Rupiah Hadapi Tekanan Global Jakarta – Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti…

Bikin Takjub! Inilah Cara Gontor Kampus 4 Darul Muttaqien Perkuat Kemandirian Pangan Lewat Tempe

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 4 Darul Muttaqien Banyuwangi yang didirikan tahun 1987 dan resmi…

Pengawasan MBG dari Daerah Memperkuat Perlindungan Kesehatan Anak

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Pengawasan MBG dari Daerah Memperkuat Perlindungan Kesehatan Anak Oleh : Gavin Asadit Pengawasan dari tingkat daerah menjadi bagian penting untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan aman dan memberikan manfaat bagi kesehatan anak. Seiring meluasnya pelaksanaan program di berbagai wilayah, kualitas bahan pangan, kebersihan dapur, proses pengolahan, hingga ketepatan distribusi harus dijaga secara konsisten. Pengawasan yang melibatkan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, sekolah, dan Badan Gizi Nasional (BGN) diperlukan agar makanan yang diterima peserta didik memenuhi standar keamanan dan gizi. BGN telah mendorong penguatan koordinasi pengawasan MBG melalui optimalisasi peran Satuan Tugas (Satgas) MBG di daerah serta rencana penempatan personel BGN pada tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Langkah ini ditujukan untuk memperpendek rentang koordinasi antara pemerintah pusat dan ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyiapkan makanan bagi penerima manfaat di seluruh Indonesia. Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, menjelaskan bahwa besarnya cakupan program membutuhkan pembagian peran yang jelas agar pengawasan dapat berlangsung lebih dekat dengan pelaksanaan di lapangan. Menurutnya, personel BGN di daerah diharapkan dapat menjadi mitra koordinasi kepala daerah, mempercepat penanganan keluhan, dan membantu memastikan persoalan operasional segera ditindaklanjuti. BGN juga mendorong daerah yang belum membentuk Satgas MBG agar segera menyelesaikan pembentukannya. Hingga akhir Oktober, Satgas MBG telah terbentuk di 230 daerah. Penguatan tersebut diperjelas melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.5/8545/SJ tentang Pelaksanaan Inspeksi dan Penilaian Kesesuaian SPPG di Daerah. Kebijakan ini mendorong gubernur, bupati, dan wali kota untuk terlibat dalam pemeriksaan berkala terhadap dapur MBG. Pemeriksaan dilakukan dengan mengacu pada indikator kelayakan yang telah disiapkan BGN, sehingga penilaian tidak hanya mengandalkan laporan administratif, tetapi juga kondisi nyata fasilitas dan proses pengolahan makanan. Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan dan pengawasan MBG. Menurutnya, kepala daerah dapat menggerakkan perangkat daerah terkait untuk memeriksa kelayakan SPPG dan menindaklanjuti temuan di wilayah masing-masing. Keterlibatan dinas kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, ketahanan pangan, serta unsur pengawasan daerah memungkinkan pemeriksaan dilakukan dari berbagai sisi, mulai dari sanitasi hingga kualitas layanan. …

Pemerintah Perketat Pengawasan MBG Hingga Tingkat Daerah

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Pemerintah Perketat Pengawasan MBG Hingga Tingkat Daerah Jakarta – Pemerintah memperketat pengawasan Program Makan Bergizi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.