• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Presiden Prabowo Penuhi Undangan Macron, Perkuat Diplomasi Strategis Indonesia

Presiden Prabowo Penuhi Undangan Macron, Perkuat Diplomasi Strategis Indonesia

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 29 May 2026

Presiden Prabowo Penuhi Undangan Macron, Perkuat Diplomasi Strategis Indonesia

Jakarta – Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Paris, Prancis menjadi langkah diplomasi strategis Indonesia dalam memperkuat hubungan internasional dan menjaga kepentingan nasional di tengah situasi global yang terus berkembang. Lawatan tersebut dilakukan untuk memenuhi undangan resmi Presiden Prancis Emmanuel Macron yang sebelumnya sempat tertunda karena penyesuaian jadwal kedua kepala negara.

Agenda kunjungan Presiden Prabowo tidak hanya berfokus pada hubungan bilateral semata, tetapi juga diarahkan untuk memperluas kerja sama konkret di berbagai sektor prioritas yang menjadi kepentingan strategis Indonesia dalam jangka panjang.

Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa kunjungan Presiden Prabowo ke Paris merupakan bagian dari agenda resmi kenegaraan yang telah direncanakan sebelumnya. Menurutnya, undangan dari Presiden Macron sebenarnya telah dijadwalkan sejak April 2026, namun tertunda karena penyesuaian waktu pertemuan kedua pemimpin negara.

“Ini adalah undangan dari Presiden Macron yang sebenarnya sempat tertunda,” ujar Sugiono.

 

Penjelasan tersebut sekaligus menepis berbagai spekulasi negatif yang berkembang terkait waktu pelaksanaan kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis yang bertepatan dengan momentum Iduladha.

 

Lebih lanjut, Sugiono menyampaikan bahwa Presiden Macron kembali mengundang Presiden Prabowo saat pertemuan kedua kepala negara sebelumnya berlangsung di Paris. Karena itu, pemerintah memandang kunjungan tersebut sebagai bentuk penghormatan diplomatik sekaligus upaya menjaga hubungan baik antara Indonesia dan Prancis.

 

“Jadi karena sudah diajukan dua kali, ini yang kedua ke beliau, Pak Presiden memenuhi undangan ini,” tegas Sugiono.

 

Di tengah agenda diplomasi yang padat, Presiden Prabowo tetap menunjukkan kedekatan dengan masyarakat Indonesia di luar negeri. Pada Hari Raya Iduladha, Presiden melaksanakan salat Id bersama lebih dari 500 warga negara Indonesia dan diaspora Indonesia di halaman Wisma Indonesia, Paris.

 

Setelah pelaksanaan salat Id, Presiden Prabowo menyempatkan diri bersalaman dan berbincang dengan para jemaah yang datang dari berbagai kota di Prancis. Kehadiran Presiden di tengah diaspora Indonesia dinilai menjadi simbol perhatian negara terhadap warga Indonesia di manapun berada.

 

Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menilai kunjungan Presiden Prabowo ke Paris memiliki arti penting bagi penguatan posisi Indonesia di kawasan Eropa. Hubungan Indonesia dan Prancis disebut terus berkembang melalui kerja sama di bidang pertahanan, energi, pendidikan, komunikasi digital, hingga investasi strategis.

 

“Saat ini, Indonesia memiliki banyak kerja sama super strategis dengan Prancis, dan state visit ini diharapkan makin memperkuat posisi Indonesia di Eropa, khususnya Prancis,” kata Teddy Indra Wijaya.

 

Menurutnya, hubungan Indonesia dan Prancis juga memiliki nilai strategis dalam konteks geopolitik global karena kedua negara sama-sama memegang peran penting di kawasan masing-masing.

 

“Indonesia menjadi salah satu gerbang utama hubungan Eropa ke Asia, sementara Prancis merupakan gerbang penting bagi hubungan Asia, khususnya Asia Tenggara, menuju kawasan Eropa,” pungkas Teddy Indra Wijaya.

 

Kunjungan Presiden Prabowo ke Paris pun dipandang sebagai langkah diplomasi yang memperlihatkan keseriusan Indonesia dalam membangun kemitraan global yang saling menguntungkan. Di tengah tantangan ekonomi dan geopolitik internasional, penguatan hubungan dengan negara mitra strategis seperti Prancis dinilai akan membuka peluang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi nasional, pengembangan teknologi, serta penguatan daya saing Indonesia di tingkat internasional.

RUU Reforma Agraria, Keseriusan Negara Membenahi Akar Konflik Lahan

September 21, 2026

RUU Reforma Agraria Diarahkan Atasi Tumpang Tindih Izin dan Kewenangan

September 21, 2026

RUU Reforma Agraria, Keseriusan Negara Membenahi Akar Konflik Lahan

By Kata IndonesiaSeptember 21, 20260

RUU Reforma Agraria, Keseriusan Negara Membenahi Akar Konflik Lahan Oleh: Rangga Dwi Arya Persoalan agraria…

RUU Reforma Agraria Diarahkan Atasi Tumpang Tindih Izin dan Kewenangan

By Kata IndonesiaSeptember 21, 20260

RUU Reforma Agraria Diarahkan Atasi Tumpang Tindih Izin dan Kewenangan Jakarta – Pemerintah mengarahkan penyusunan…

RUU Agraria Diharapkan Perkuat Kepastian Hukum dan Distribusi Lahanp

By Kata IndonesiaSeptember 21, 20260

RUU Agraria Diharapkan Perkuat Kepastian Hukum dan Distribusi Lahan Jakarta — Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU)…

Penanganan Korban Dugaan Keracunan MBG Ditangani Serius Pemerintah

By Kata IndonesiaSeptember 21, 20260

Penanganan Korban Dugaan Keracunan MBG Ditangani Serius Pemerintah Oleh: Bara Winatha Penanganan anak anak yang…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.