• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Pemerintah Perluas Sekolah Rakyat, 32 Ribu Siswa Baru Siap Masuk Juli 2026

Pemerintah Perluas Sekolah Rakyat, 32 Ribu Siswa Baru Siap Masuk Juli 2026

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 17 May 2026

Pemerintah Perluas Sekolah Rakyat, 32 Ribu Siswa Baru Siap Masuk Juli 2026

Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa pemerintah terus memperkuat pelaksanaan program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut kini memasuki tahap pengembangan baru dengan penambahan puluhan ribu siswa untuk tahun ajaran 2026/2027. Langkah ini dinilai menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memperkuat pemerataan pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan dirinya melaporkan perkembangan sejumlah program strategis di Kementerian Sosial, termasuk pemutakhiran data sosial, penyaluran bantuan sosial tepat sasaran, dan perkembangan Sekolah Rakyat.

“Pertama, soal pemutakhiran data. Yang kedua soal bansos tepat sasaran, dan yang ketiga adalah soal sekolah rakyat. Itu tiga yang mau kami laporkan tentang perkembangan-perkembangan yang sudah kami lakukan,” kata Gus Ipul.

 

Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam memperkuat keadilan sosial di bidang pendidikan. Sekolah ini dirancang sebagai pendidikan berasrama gratis yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem agar memperoleh akses pendidikan yang layak sekaligus pembinaan karakter, kedisiplinan, dan keterampilan.

 

Pemerintah menilai bahwa pendidikan berkualitas harus dapat diakses seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Karena itu, penguatan Sekolah Rakyat dipandang sebagai langkah strategis untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.

 

Gus Ipul menjelaskan bahwa proses pembelajaran tahun ajaran baru akan dimulai pada Juli 2026 dengan kapasitas siswa yang meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.

 

“Insyaallah akan kita mulai pembelajarannya pada bulan Juli yang akan datang dengan alokasi siswa mencapai 32.000 untuk tahun ini. Tahun lalu 15.000 lebih, artinya kalau digabung tahun ini sudah ada sekitar 46.000 lebih siswa sekolah rakyat. Itu yang akan kami laporkan,” kata Gus Ipul.

 

Selain memperluas akses pendidikan, pemerintah juga terus memastikan bantuan sosial berjalan lebih tepat sasaran melalui pemutakhiran data penerima manfaat. Pemerintah berharap berbagai program pemberdayaan yang dijalankan dapat membantu masyarakat lebih mandiri secara ekonomi.

 

Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjadi fondasi lahirnya generasi muda yang unggul, mandiri, dan siap menghadapi tantangan pembangunan nasional di masa mendatang.

 

 

[w.R]

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

September 1, 2026

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

September 1, 2026

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran JAKARTA — Pemerintah terus membenahi Data…

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional  Oleh: Melki Nursahid  Indonesia sedang memasuki fase penting dalam pembangunan ekonomi. Transformasi energi tidak lagi sekadar agenda untuk mengurangi emisi, tetapi telah menjadi bagian strategis dari upaya memperkuat kedaulatan energi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing industri, serta membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru. Di tengah potensi sumber daya alam yang melimpah, kebijakan pemerintah untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan patut dipandang sebagai langkah visioner menuju ekonomi nasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas energi terbarukan sebagai fondasi ketahanan energi nasional. Target pengembangan energi surya hingga 100 GW menjadi gambaran besarnya ambisi pemerintah dalam membangun sistem energi yang semakin kuat. Pernyataan Presiden bahwa dengan kapasitas 100 GW Indonesia dapat menjadi bangsa yang benar-benar berdiri di atas kaki sendiri menunjukkan bahwa energi dipandang sebagai bagian integral dari kedaulatan nasional. Pandangan tersebut sangat relevan dengan tantangan pembangunan Indonesia ke depan. Pertumbuhan penduduk, industrialisasi, digitalisasi, dan peningkatan aktivitas ekonomi akan membutuhkan pasokan energi yang semakin besar. Karena itu, ketahanan energi tidak cukup hanya diukur dari kemampuan menyediakan energi pada hari ini, tetapi juga dari kemampuan negara memastikan ketersediaannya dalam jangka panjang dengan biaya yang kompetitif dan sumber yang berkelanjutan. Target pengembangan energi surya tersebut tentu membutuhkan terobosan, investasi, teknologi, dan kolaborasi lintas sektor. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pengembangan PLTS 100 GWp merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk mempercepat kedaulatan energi nasional. Strateginya pun tidak bertumpu pada satu model, melainkan memanfaatkan potensi berbagai wilayah melalui PLTS skala besar, PLTS terapung, PLTS atap, hingga pemanfaatan energi surya untuk kawasan industri dan kegiatan produktif. Pendekatan tersebut penting karena Indonesia memiliki karakter geografis yang sangat beragam. Potensi energi surya dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing daerah. PLTS terapung, misalnya, dapat memanfaatkan badan air tanpa harus mengorbankan lahan produktif. Sementara PLTS atap dapat mendorong masyarakat, dunia usaha, dan institusi untuk ikut menjadi bagian dari ekosistem energi bersih. Lebih jauh, pengembangan energi terbarukan harus dilihat sebagai kebijakan ekonomi, bukan semata-mata kebijakan energi. Investasi di sektor energi bersih berpotensi menciptakan rantai ekonomi baru, mulai dari pembangunan pembangkit, manufaktur komponen, jasa konstruksi, pengembangan teknologi, hingga pemeliharaan infrastruktur. Semakin besar ekosistem yang terbentuk di dalam negeri, semakin besar pula peluang Indonesia memperoleh nilai tambah. Yang tidak kalah penting, transisi energi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran PLTS Pulau Sembur, sebagaimana disampaikan Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza, menjadi contoh bahwa pengembangan energi terbarukan dapat berjalan beriringan dengan penguatan koperasi dan pertumbuhan ekonomi desa. Artinya, energi bersih tidak berhenti sebagai proyek infrastruktur, tetapi dapat menjadi penggerak aktivitas ekonomi di tingkat lokal.…

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan Oleh: Miftakhul Jannah Investasi hijau…

Ekonomi Hijau Jadi Motor Baru Pertumbuhan dan Investasi Nasional

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Ekonomi Hijau Jadi Motor Baru Pertumbuhan dan Investasi Nasional Jakarta – Pemerintah terus mendorong ekonomi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.