• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»MBG Dinilai Jadi Pilar Strategis Keadilan Sosial Nasional

MBG Dinilai Jadi Pilar Strategis Keadilan Sosial Nasional

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 29 March 2026

MBG Dinilai Jadi Pilar Strategis Keadilan Sosial Nasional

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi pemerintah terus menguat sebagai salah satu kebijakan prioritas dalam mendorong keadilan sosial nasional. Di tengah tantangan global seperti fluktuasi harga pangan dan perlambatan ekonomi dunia, program ini dinilai menjadi langkah konkret negara dalam memastikan pemerataan kesejahteraan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia secara berkelanjutan.

 

Prabowo Subianto menegaskan bahwa MBG merupakan bagian dari visi besar pemerintah dalam membangun bangsa yang kuat melalui peningkatan kualitas manusia. Ia menekankan pentingnya peran negara dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi secara adil dan merata.

 

“Program Makan Bergizi Gratis ini adalah bagian dari upaya kita membangun sumber daya manusia yang unggul. Kita ingin memastikan bahwa tidak ada anak Indonesia yang kekurangan gizi, karena mereka adalah masa depan bangsa,” ujar Presiden Prabowo.

 

Lebih jauh, Presiden juga menegaskan bahwa pemerintah memandang program ini sebagai investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak luas terhadap kemajuan bangsa, termasuk dalam meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

 

Sementara itu, Ir. HM. Darmizal MS menilai MBG sebagai pilar strategis dalam mewujudkan keadilan sosial di Indonesia. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada rakyat kecil, sekaligus langkah progresif dalam membangun masa depan bangsa.

 

“MBG adalah pilar strategis keadilan sosial. Ini bukan sekadar program bantuan, tetapi investasi strategis negara untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif,” ujar Darmizal.

 

Ia juga menekankan bahwa program MBG tidak seharusnya dipandang sebagai beban anggaran negara, melainkan sebagai langkah investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat besar bagi pembangunan nasional.

 

“Jangan dilihat sebagai beban anggaran, tetapi sebagai investasi strategis. Dampaknya akan luar biasa terhadap peningkatan kualitas SDM dan pertumbuhan ekonomi ke depan,” lanjutnya.

 

Selain itu, Darmizal menyoroti bahwa implementasi MBG berpotensi menciptakan efek berganda _(multiplier effect)_ bagi perekonomian, terutama melalui pemberdayaan pelaku usaha lokal dan sektor pangan domestik.

 

“Program ini juga akan menggerakkan ekonomi rakyat, mulai dari petani, peternak, hingga pelaku UMKM yang terlibat dalam rantai pasok makanan bergizi,” tambah Darmizal.

 

Perkembangan terkini menunjukkan pemerintah terus mematangkan implementasi MBG melalui koordinasi lintas sektor, termasuk kesiapan anggaran, distribusi, dan pengawasan kualitas. Upaya ini dilakukan agar program berjalan efektif dan tepat sasaran di seluruh wilayah Indonesia.

 

Dengan pendekatan yang terintegrasi dan dukungan dari berbagai pihak, MBG semakin menunjukkan perannya sebagai kebijakan strategis yang tidak hanya menjawab kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga memperkuat fondasi pembangunan nasional. Pemerintah optimistis bahwa melalui program ini, keadilan sosial dapat diwujudkan secara nyata, sekaligus membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing tinggi.***

Tokoh Papua Dorong Penguatan Keamanan demi Lindungi Masyarakat

September 8, 2026

Tokoh Papua Serukan Perdamaian untuk Lindungi Masyarakat dan Pembangunan Berkelanjutan

September 8, 2026

Tokoh Papua Dorong Penguatan Keamanan demi Lindungi Masyarakat

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Tokoh Papua Dorong Penguatan Keamanan demi Lindungi Masyarakat PAPUA — Sejumlah tokoh masyarakat Papua mendorong…

Tokoh Papua Serukan Perdamaian untuk Lindungi Masyarakat dan Pembangunan Berkelanjutan

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Tokoh Papua Serukan Perdamaian untuk Lindungi Masyarakat dan Pembangunan Berkelanjutan PAPUA — Tokoh adat dan…

Mitigasi Erupsi Harus Berbasis Data, Bukan Ketakutan dan Informasi Liar

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Mitigasi Erupsi Harus Berbasis Data, Bukan Ketakutan dan Informasi Liar  Oleh : Radjiman Arif Aktivitas vulkanik kembali mengingatkan Indonesia bahwa hidup di kawasan cincin api menuntut kesiapsiagaan yang tinggi. Namun, kesiapsiagaan tidak sama dengan kepanikan. Ketika erupsi terjadi, masyarakat membutuhkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan agar setiap langkah perlindungan diri dilakukan berdasarkan kondisi nyata, bukan ketakutan yang dipicu oleh kabar yang belum terverifikasi. Situasi terkini terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau menunjukkan pentingnya prinsip tersebut. Erupsi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir telah menimbulkan dampak berupa sebaran abu vulkanik dan gangguan terhadap sejumlah aktivitas masyarakat, termasuk penerbangan. Pemerintah bersama lembaga kebencanaan dan pemerintah daerah terus melakukan pemantauan serta langkah mitigasi sesuai perkembangan kondisi di lapangan. Dalam kondisi seperti ini, arus informasi di media sosial menjadi tantangan tersendiri. Video lama dapat kembali beredar seolah-olah merupakan kejadian terbaru, sementara spekulasi mengenai potensi bencana lanjutan dapat menyebar lebih cepat dibandingkan informasi resmi. Padahal, informasi yang keliru dapat memicu kepanikan, mengganggu aktivitas masyarakat, bahkan mendorong munculnya tindakan yang justru membahayakan keselamatan. Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menekankan bahwa masyarakat perlu tetap tenang dan mengikuti perkembangan berdasarkan data resmi. Kekhawatiran terhadap potensi tsunami akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau memang menjadi perhatian pemerintah, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir Banten dan Lampung. Namun, setiap penilaian risiko harus didasarkan pada hasil pemantauan dan analisis lembaga yang memiliki kewenangan. Berton menjelaskan bahwa pemerintah terus memantau aktivitas gunung api melalui koordinasi BNPB, PVMBG, BPBD, dan unsur terkait. Berdasarkan evaluasi kondisi terkini, masyarakat diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama mengenai isu ancaman tsunami. Pemerintah tetap meningkatkan kesiapsiagaan dengan memastikan jalur evakuasi, sarana komunikasi, titik kumpul, serta langkah perlindungan masyarakat dapat digunakan apabila terjadi perubahan kondisi. …

Pemerintah Bergerak Tangani Erupsi Anak Krakatau

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Pemerintah Bergerak Tangani Erupsi Anak Krakatau Jakarta – Pemerintah bergerak memperkuat kesiapsiagaan menyusul erupsi Gunung…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.