• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Pemain Dibuat Sengsara, Judi Online Hanya Untungkan Bandar

Pemain Dibuat Sengsara, Judi Online Hanya Untungkan Bandar

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 14 December 2024

Judi online telah menjadi ancaman bagi masyarakat dan dampaknya merugikan para pemain dan hanya menguntungkan bandar.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya, Inspektur Jenderal (Pol) Karyoto. Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu menyadari bahaya judi online yang tidak memberikan keuntungan apapun kepada pemain.

“Yang lebih penting sebenarnya adanya sebuah pemahaman, kesadaran bagi kita, masyarakat enggak usah ikut main judi lah. Karena cuma menguntungkan bandar, bagi kita rugi,” ujar Karyoto

Ia juga mengungkapkan agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan tawaran judi online yang dapat menyedot keuangan masyarakat.

“Top up buat beli Gojek makanan, okelah. Kalau top up buat judol ini sangat cepat sekali habisnya. Dan hidup bukan gambling,” tegasnya.

Senada dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik sekaligus CEO Narasi Institute, Achmad Nur Hidayat, menyebut judi online memberikan keuntungan besar bagi segelintir bandar, sementara masyarakat luas menanggung dampaknya.

“Keuntungan besar dari aktivitas ini hanya dinikmati oleh segelintir pihak, yaitu para bandar yang belum ada satu pun ditahan aparat penegak hukum. Sementara itu, dampak negatifnya meluas ke masyarakat,” kata Achmad.

Ia menyoroti bahwa dari 4,4 juta pelaku judi online, 80 persen di antaranya berasal dari kelompok ekonomi menengah ke bawah. Kelompok ini, menurutnya, sangat rentan karena dana yang digunakan untuk berjudi tidak menghasilkan manfaat produktif.

“Dana tersebut malah mengalir ke luar negeri karena banyak platform dijalankan oleh entitas asing. Ini menciptakan kebocoran devisa yang melemahkan stabilitas ekonomi nasional,” ungkap Achmad.

Tindakan tegas terhadap bandar judi online harus segera dilakukan. Selain itu, edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya judi online juga menjadi langkah penting untuk mengurangi dampaknya.

Dengan banyaknya pemain judi dari berbagai kalangan, peran pemerintah dan masyarakat menjadi kunci untuk memberantas aktivitas ilegal ini.

***

Kopdes Merah Putih sebagai Wujud Nyata Ekonomi Pancasila

June 16, 2026

Danantara dan Agenda Transformasi BUMN Era Prabowo

June 16, 2026

Kopdes Merah Putih sebagai Wujud Nyata Ekonomi Pancasila

By Kata IndonesiaJune 16, 20260

Kopdes Merah Putih sebagai Wujud Nyata Ekonomi Pancasila Jakarta – Di tengah tantangan ekonomi global,…

Danantara dan Agenda Transformasi BUMN Era Prabowo

By Kata IndonesiaJune 16, 20260

Danantara dan Agenda Transformasi BUMN Era Prabowo Oleh : Sazkia Nur Transformasi badan usaha milik…

Didukung DPR, Danantara Jalankan Amanat Prabowo Menata Ulang BUMN

By Kata IndonesiaJune 16, 20260

Didukung DPR, Danantara Jalankan Amanat Prabowo Menata Ulang BUMN Jakarta – Dukungan terhadap langkah Danantara…

Danantara Jalankan Misi Prabowo, Perampingan BUMN Berpotensi Hemat Rp50 Triliun

By Kata IndonesiaJune 16, 20260

Danantara Jalankan Misi Prabowo, Perampingan BUMN Berpotensi Hemat Rp50 Triliun Jakarta – Transformasi besar-besaran badan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.