• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Jadi Wadah Pengembangan SDM, KNPI Sulut Dukung Pembangunan AMN

Jadi Wadah Pengembangan SDM, KNPI Sulut Dukung Pembangunan AMN

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 21 August 2024

Jadi Wadah Pengembangan SDM, KNPI Sulut Dukung Pembangunan AMN

Manado – Wakil Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Utara Bidang Pendidikan, Riset, dan Teknologi, Doni B. Utina menegaskan dukungannya terhadap pembangunan Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) di Manado, Sulawesi Utara. Menurutnya AMN di Manado menjadi solusi konkret untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Doni juga menjelaskan pentingnya penguatan peran pemuda yang tidak saja sebagai pengawas sosial, namun juga beragam aspek lainnya.

“SDM muda memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan bernegara di mana mereka dapat berfungsi sebagai kekuatan moral pengawas sosial dan agen perubahan di berbagai aspek pembangunan nasional,” katanya di Manado.

Karena itu, Doni memandang bahwa peningkatan kualitas pendidikan bagi pemuda menjadi hal penting dalam rangka mencetak kader penerus bangsa. Sehingga, diperlukan AMN untuk mewadahi pengembangan karakter generasi muda tersebut.

“Pemerintah menginisiasi adanya pembangunan asrama mahasiswa Nusantara sebagai bentuk jawaban akan solusi konkrit dari permasalahan keterjangkauan pendidikan tinggi pada seluruh mahasiswa, bahkan dari berbagai pelosok di negeri ini,” tuturnya

Pembangunan AMN yang digagas oleh Badan Intelijen Negara (BIN) dibawah kepemimpinan Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si., Ph.D. itu diyakini bukan hanya bersifat fisik semata, tetapi juga simbol komitmen terhadap pembangunan sumber daya manusia.

“Melalui asrama ini, Pemerintah menciptakan lingkungan kondusif bagi mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia untuk belajar, berkreasi, dan berkolaborasi khususnya yang berada di Sulawesi Utara,” ujar Doni.

Doni sangat optimis keberadaan AMN Manado dapat memberikan manfaat besar bagi generasi muda, utamanya dalam mengembangkan keterampilan sebagai bekal dalam menjawab beragam tantangan global.

“Melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan kepemimpinan pengembangan soft skill dan kegiatan sosial para penghuni AMN alam ditempa menjadi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya

Sebelumnya, Wakapokja AMN Manado Badan Intelijen Negara (BIN), Idham Malik menyatakan bahwa pembangunan AMN memanglah bertujuan untuk menyatukan mahasiswa dari beragam latar belakang. Nantinya, keberadaan AMN diharapkan mampu membangun kerukunan, Kekompakan dan hubungan antar anak bangsa yang lebih harmonis.

“Kita berharap kegiatan pembangunan AMN Manado berjalan dengan baik. Karena setelah dibangun oleh Kementerian PUPR, gedung ini akan diserahkan ke Ditjen Dikti Kemendikbudristek, kemudian diserahkan lagi ke Perguruan Tinggi setempat untuk pengelolaan AMN,” ucapnya.

*

MBG Halal Menjadi Standar Penting Keamanan Pangan Anak

October 2, 2026

Sertifikasi Halal Menjadi Bagian Perbaikan Tata Kelola Program MBG

October 2, 2026

MBG Halal Menjadi Standar Penting Keamanan Pangan Anak

By Kata IndonesiaOctober 2, 20260

MBG Halal Menjadi Standar Penting Keamanan Pangan Anak Oleh: Dhita Karuniawati Program Makan Bergizi Gratis…

Sertifikasi Halal Menjadi Bagian Perbaikan Tata Kelola Program MBG

By Kata IndonesiaOctober 2, 20260

Sertifikasi Halal Menjadi Bagian Perbaikan Tata Kelola Program MBG Oleh: Bagas Nurahman Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dikembangkan melalui penguatan tata kelola untuk memastikan pelaksanaannya memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Salah satu aspek yang semakin mendapat perhatian adalah pemenuhan sertifikasi halal dalam penyelenggaraan program. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sistem penyediaan pangan yang tidak hanya memperhatikan kandungan gizi dan keamanan, tetapi juga memastikan makanan yang diterima masyarakat sesuai dengan ketentuan kehalalan. Ketua MUI Bidang Fatwa, Prof KH Asrorun Niam Sholeh, mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah perbaikan tata kelola yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN). Percepatan sertifikasi halal bagi program MBG dinilai dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan cakupan penerima manfaat yang luas, jaminan kehalalan menjadi bagian penting dalam membangun penyelenggaraan MBG yang semakin tertib, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pemenuhan sertifikasi halal bagi seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi langkah strategis karena unit tersebut berada di garis depan dalam penyediaan makanan bagi penerima manfaat. Sertifikasi memberikan kepastian terhadap bahan yang digunakan, proses pengolahan, serta tata kelola produksi makanan. Karena itu, percepatan pemenuhan sertifikasi halal di tingkat SPPG dapat menjadi bagian dari standardisasi pelaksanaan MBG di berbagai daerah sekaligus memperkuat kualitas layanan kepada masyarakat. Dalam konteks tata kelola program, sertifikasi halal menunjukkan bahwa kualitas MBG dibangun melalui standar yang saling melengkapi. Pangan yang disediakan tidak hanya harus memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga memperhatikan keamanan, kelayakan, mutu, serta ketentuan kehalalan. Pendekatan tersebut membuat perbaikan tata kelola MBG tidak semata berorientasi pada jumlah makanan yang tersalurkan, tetapi juga pada kualitas pangan yang diterima oleh setiap penerima manfaat. Guru Besar Ilmu Fikih UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyatakan konsep pangan dalam Islam mencakup prinsip halal dan thayyib. Halal berkaitan dengan bahan serta proses produksi yang sesuai ketentuan, sedangkan thayyib mencakup kelayakan, mutu, dan keamanan pangan. Penerapan kedua prinsip tersebut secara konsisten menjadi landasan penting untuk membangun penyediaan makanan yang berkualitas dalam program MBG. Prinsip halal dan thayyib juga dapat diterapkan sebagai standar yang menyeluruh dalam rantai penyelenggaraan MBG. Mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi, setiap tahapan perlu dikelola dengan memperhatikan standar yang telah ditetapkan. Dengan demikian, sertifikasi halal tidak berhenti pada dokumen administratif, tetapi menjadi bagian dari proses memastikan tata kelola pangan berjalan secara konsisten dari hulu hingga ke penerima manfaat.…

Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG

By Kata IndonesiaOctober 2, 20260

Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG Jakarta – Pemerintah memperkuat mekanisme teknis sertifikasi halal…

Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG

By Kata IndonesiaOctober 2, 20260

Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG Jakarta – Pemerintah memperkuat mekanisme teknis sertifikasi halal…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.