• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Provokasi TPNPB OPM Ganggu Aparat Keamanan Jaga Kondusivitas dan Hambat Percepatan Pembangunan Papua

Provokasi TPNPB OPM Ganggu Aparat Keamanan Jaga Kondusivitas dan Hambat Percepatan Pembangunan Papua

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 19 May 2024

Provokasi TPNPB OPM Ganggu Aparat Keamanan Jaga Kondusivitas dan Hambat Percepatan Pembangunan Papua

Oleh: Abisai Wamang

Provokasi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM) sangat mengganggu aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas dan semakin menghambat upaya percepatan pembangunan Papua.

Sejauh ini, segenap aparat keamanan terus berjibaku dengan mengorbankan nyawa serta jiwa raganya demi menjaga kondusivitas di Tanah Papua agar tercipta situasi yang damai dan tenteram. Bukan hanya itu, namun di sisi lain pemerintah juga terus berupaya untuk menggenjot percepatan pembangunan Papua.

Akan tetapi ternyata seluruh upaya tersebut, baik menjaga kondusivitas serta percepatan pembangunan jelas sangat terganggu atau terhambat lantaran keberadaan TPNPB OPM, terlebih mereka yang terus aktif untuk menyebarkan banyak isu narasi bernada provokasi dan propaganda kepada publik.

Salah satu isu serta narasi yang terus gerombolan separatis tersebut gaungkan di dunia maya dan media sosial (medsos) yakni berkaitan dengan status Papua dan Indonesia. Mereka terus menggaungkan bahwa seolah Papua bukanlah bagian dari Indonesia.

Hal tersebut jelas menjadi sebuah narasi provokasi dan propaganda yang sangat nyata, yang mana sebenarnya hanya demi kepentingan kelompok serta golongan mereka sendiri saja untuk melepaskan diri dari pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Padahal, nyatanya keinginan tersebut sama sekali tidak sesuai dengan anggapan warga masyarakat sipil orang asli Papua (OAP) lainnya, yang mana warga merasa kehidupan mereka sudah sangat tenang dan sejahtera di dalam pangkuan Nusantara.

Sejak tahun 1969 silam, referendum atau Penentuan Pendapat Rakyat Papua (Pepera) terjadi, yang mana hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas warga masyarakat di Bumi Cenderawasih memberikan dukungan penuh mereka akan integrasinya dengan Indonesia. Hasil Pepera itu juga kemudian menentukan status politik wilayah tersebut sampai saat ini.

Tidak tanggung-tanggung, bahkan hasil dari Pepera juga telah mendapatkan pengakuan penuh dari dunia internasional, yakni melalui Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengesahkan serta menilai bahwa integrasi Papua dengan NKRI bersifat final.

Kemudian, Pemerintah tidak hanya tinggal diam saja, melainkan setelah adanya pengintegrasian tersebut, pemerintah langsung memberikan status otonomi khusus (otsus) sebagai bentuk pengakuan sepenuhnya pada keberagaman budaya dan konteks sejarah di Papua.

Semenjak adanya integrasi dengan NKRI, wilayah di Papua mengalami perkembangan dari berbagai macam sektor dengan sangat pesat, seperti pada sektor ekonomi, sosial dan politiknya. Hal tersebut juga merupakan bentuk perhatian sangat serius dari pemerintah.

Dengan adanya fakta tersebut, bahkan menjadikan para tokoh masyarakat adat di Bumi Cenderawasih sangat keras dan tegas menolak keberadaan TPNPB OPM karena selama ini justru terus membawa daerah berjuluk Surga Kecil yang Jatuh ke Bumi itu mengalami ketertinggalan dan keterpurukan.

Salah satu tokoh masyarakat Suku Besar Kopkaka, Seradala, Kabupaten Yahukimo, Yusak Weyo menegaskan bahwa dirinya sangat menentang keras seluruh aksi kekerasan dan kebiadaban yang Organisasi Papua Merdeka lakukan.

Pasalnya, karena terlalu seringnya gerombolan teroris itu melancarkan seragan membabi buta, sehingga menyebabkan banyak dari warga masyarakat sipil di Bumi Cenderawasih merasa trauma serta ketakutan akan teror mereka.

Maka dari itu, karena Papua terus menerus diselimuti dengan rasa takut dan teror, menjadikan wilayah tersebut tidak kunjung mengalami kemajuan sehingga tentunya menghambat upaya pemerintah mewujudkan percepatan pembangunan.

Sementara itu, aksi yang TPNPB OPM lakukan sebenarnya bukan hanya dalam lingkup dunia nyata saja, melainkan juga pada dunia maya. Sehingga mereka tidak sekedar merusuh secara langsung dengan tindakan fisik, namun juga melakukan upaya provokasi dan propaganda untuk mengacaukan persepsi publik.

Banyaknya upaya provokasi serta propaganda tersebut juga sangat mengganggu kinerja aparat keamanan selama ini di Bumi Cenderawasih yang terus berjibaku mempertaruhkan nyawa mereka demi menciptakan kondusivitas.

Aparat keamanan negara dan petugas penegak hukum selama ini terus bekerja dan bahkan tidak jarang harung mempertaruhkan nyawa mereka. Apalagi jika dalam kondisi dan situasi yang krisis atau tatkala negara berada dalam bahaya, maka mereka merupakan garda terdepan yang akan maju.

Seluruh personel aparat keamanan selama ini terus menggunakan pendekatan yang sangat humanis di Papua termasuk berkontribusi secara aktif untuk meningkatkan kesejahteraan warga setempat demi menciptakan kedamaian Bumi Cenderawasih.

Sungguh sangat kejam dan tidah berhati nurani apabila seluruh perjuangan aparat keamanan tersebut justru malah mendapatkan tudingan yang macam-macam di media sosial oleh para propagandis TPNPB OPM yang sama sekali tidak bertanggung jawab.

Alangkah baiknya masyarakat jangan sampai mudah termakan oleh isu yang mereka gaungkan dan tetap memberikan dukungan penuh pada segenap jajaran aparat keamanan yang sedang bertugas.

Karena adanya provokasi dari TPNPB OPM tersebut jelas sudah sangat mengganggu tugas aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas Papua serta juga menghambat upaya pemerintah untuk mewujudkan percepatan pembangunan di Bumi Cenderawasih.

)* Penulis adalah Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Cenderawasih (Uncen)

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

September 1, 2026

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

September 1, 2026

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran JAKARTA — Pemerintah terus membenahi Data…

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional  Oleh: Melki Nursahid  Indonesia sedang memasuki fase penting dalam pembangunan ekonomi. Transformasi energi tidak lagi sekadar agenda untuk mengurangi emisi, tetapi telah menjadi bagian strategis dari upaya memperkuat kedaulatan energi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing industri, serta membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru. Di tengah potensi sumber daya alam yang melimpah, kebijakan pemerintah untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan patut dipandang sebagai langkah visioner menuju ekonomi nasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas energi terbarukan sebagai fondasi ketahanan energi nasional. Target pengembangan energi surya hingga 100 GW menjadi gambaran besarnya ambisi pemerintah dalam membangun sistem energi yang semakin kuat. Pernyataan Presiden bahwa dengan kapasitas 100 GW Indonesia dapat menjadi bangsa yang benar-benar berdiri di atas kaki sendiri menunjukkan bahwa energi dipandang sebagai bagian integral dari kedaulatan nasional. Pandangan tersebut sangat relevan dengan tantangan pembangunan Indonesia ke depan. Pertumbuhan penduduk, industrialisasi, digitalisasi, dan peningkatan aktivitas ekonomi akan membutuhkan pasokan energi yang semakin besar. Karena itu, ketahanan energi tidak cukup hanya diukur dari kemampuan menyediakan energi pada hari ini, tetapi juga dari kemampuan negara memastikan ketersediaannya dalam jangka panjang dengan biaya yang kompetitif dan sumber yang berkelanjutan. Target pengembangan energi surya tersebut tentu membutuhkan terobosan, investasi, teknologi, dan kolaborasi lintas sektor. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pengembangan PLTS 100 GWp merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk mempercepat kedaulatan energi nasional. Strateginya pun tidak bertumpu pada satu model, melainkan memanfaatkan potensi berbagai wilayah melalui PLTS skala besar, PLTS terapung, PLTS atap, hingga pemanfaatan energi surya untuk kawasan industri dan kegiatan produktif. Pendekatan tersebut penting karena Indonesia memiliki karakter geografis yang sangat beragam. Potensi energi surya dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing daerah. PLTS terapung, misalnya, dapat memanfaatkan badan air tanpa harus mengorbankan lahan produktif. Sementara PLTS atap dapat mendorong masyarakat, dunia usaha, dan institusi untuk ikut menjadi bagian dari ekosistem energi bersih. Lebih jauh, pengembangan energi terbarukan harus dilihat sebagai kebijakan ekonomi, bukan semata-mata kebijakan energi. Investasi di sektor energi bersih berpotensi menciptakan rantai ekonomi baru, mulai dari pembangunan pembangkit, manufaktur komponen, jasa konstruksi, pengembangan teknologi, hingga pemeliharaan infrastruktur. Semakin besar ekosistem yang terbentuk di dalam negeri, semakin besar pula peluang Indonesia memperoleh nilai tambah. Yang tidak kalah penting, transisi energi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran PLTS Pulau Sembur, sebagaimana disampaikan Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza, menjadi contoh bahwa pengembangan energi terbarukan dapat berjalan beriringan dengan penguatan koperasi dan pertumbuhan ekonomi desa. Artinya, energi bersih tidak berhenti sebagai proyek infrastruktur, tetapi dapat menjadi penggerak aktivitas ekonomi di tingkat lokal.…

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan Oleh: Miftakhul Jannah Investasi hijau…

Ekonomi Hijau Jadi Motor Baru Pertumbuhan dan Investasi Nasional

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Ekonomi Hijau Jadi Motor Baru Pertumbuhan dan Investasi Nasional Jakarta – Pemerintah terus mendorong ekonomi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.