• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»PLN Pastikan Keandalan Listrik Jelang WWF ke-10 di Bali

PLN Pastikan Keandalan Listrik Jelang WWF ke-10 di Bali

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 12 May 2024

PLN Pastikan Keandalan Listrik Jelang WWF ke-10 di Bali

Bali – Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus mengoptimalkan keandalan listrik jelang pelaksanaan Forum Air Sedunia atau World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali.

General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM), Amiruddin menjelaskan pihaknya terus memastikan seluruh peralatan dalam kondisi optimal dalam menyediakan listrik selama WWF-10.

“Persiapan menjelang WWF ke-10 di Bali pada 18-25 Mei ini sudah dipersiapkan sejak jauh hari, karena pemeliharaan yang PLN lakukan ini sifatnya berkala dan pemantauan petugas dilakukan real time. Untuk pasokan listrik ke Bali, kami pastikan dari kedua sisi, baik dari Banyuwangi juga dari sisi Bali”, imbuhnya.

Ia memastikan bahwa penyaluran listrik dari Banyuwangi ke Bali dipastikan aman tanpa kendala. Selain itu, Amiruddin menegaskan persiapan telah dilakukan melalui sejumlah pemeliharan yang memang secara rutin telah terjadwal.

“UPT (Unit Pelaksana Transmisi) Probolinggo melaksanakan persiapan dari berbagai lini, dari sisi pemeliharaan yaitu melakukan pemeliharaan rutin yang sudah terjadwal, termasuk melakukan penggantian–penggantian material yang sudah mengalami penurunan performa, seperti penggantian isolator SKLT (Saluran Kabel Laut Tegangan Tinggi) Cable Head Ketapang,” jelasnya

Lebih lanjut, Amiruddin menyatakan pihaknya juga telah berhasil menyelesaikan pemeliharaan sesuai assessment kondisi Material Transmisi Utama (MTU) pada Gardu Induk (GI) 150kV Banyuwangi.

“Pekerjaan terus dilakukan sebagai persiapan memastikan penyaluran suplai listrik ke Bali aman dan andal karena waktunya sudah semakin dekat. Selain itu, kami juga melakukan upaya preventif dengan patroli pengamanan untuk memastikan row (right of way) dan tidak adanya benda terbang yang dapat menimbulkan resiko terganggunya sistem transmisi sehingga penyaluran listrik menjadi terhambat”, sambung Amiruddin.

Tak lupa, Amiruddin mengajak masyarakat untuk turut serta menyukseskan WWF ke-10.

“PLN berharap masyarakat bekerja sama untuk menjaga sistem kelistrikan aman dengan memastikan tidak ada bangunan atau tanaman dan tumbuhan yang mengenai jaringan transmisi, juga tidak menerbangkan layang-layang dekat dengan jaringan transmisi, sehingga jaringan transmisi aman, penyaluran listrik juga andal tanpa kendala”, terang Amiruddin

Di tempat terpisah, Tokoh Masyarakat Bali, I Gusti Ngurah Harta, menjamin Bali siap menggelar WWF ke-10.

“Situasi Bali saat ini sangat kondusif. Karena situasi yang aman itulah maka World Water Forum ke-10 diselenggarakan di Bali,” kata Ngurah Harta

Dirinya pun mengajak agar semua pihak untuk berkolaborasi menyukseskan acara tersebut.

Siapa pun warga negara Indonesia yang berjiwa nasionalis wajib menjaga keamanan dari tingkat lingkungan terkecil dan seterusnya. Saya jamin pasti aman dan terkendali dengan baik,” pungkasnya.

*

El Nino Picu Kekeringan, Pemerintah Perkuat Distribusi Air Bersih

September 24, 2026

Pemerintah Salurkan Air Bersih Hadapi El Nino dan Kekeringan

September 24, 2026

El Nino Picu Kekeringan, Pemerintah Perkuat Distribusi Air Bersih

By Kata IndonesiaSeptember 24, 20260

El Nino Picu Kekeringan, Pemerintah Perkuat Distribusi Air Bersih JAKARTA – Pemerintah memperkuat penanganan dampak…

Pemerintah Salurkan Air Bersih Hadapi El Nino dan Kekeringan

By Kata IndonesiaSeptember 24, 20260

Pemerintah Salurkan Air Bersih Hadapi El Nino dan Kekeringan Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan…

APBN On Track Menunjukkan Disiplin Fiskal Pemerintah

By Kata IndonesiaSeptember 24, 20260

APBN On Track Menunjukkan Disiplin Fiskal Pemerintah Oleh: Nadia Anggraini Kusuma Di tengah ketidakpastian ekonomi…

APBN On Track Bukti Pemerintah Serius Menjaga Kredibilitas Fiskal

By Kata IndonesiaSeptember 24, 20260

APBN On Track Bukti Pemerintah Serius Menjaga Kredibilitas Fiskal   Oleh: Dwi Saputri Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang tetap on track hingga Agustus 2026 menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menjaga kredibilitas fiskal nasional. Hal ini tercermin dari keseimbangan primer yang tetap positif, defisit yang terkendali, serta kinerja pendapatan dan belanja negara yang tetap terjaga. Kondisi tersebut menunjukkan APBN tetap dikelola secara hati-hati di tengah meningkatnya kebutuhan belanja, sekaligus menjalankan perannya dalam mendukung perekonomian dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan bahwa kinerja APBN hingga akhir Agustus 2026 tetap kuat dan kredibel. Hal tersebut tercermin dari keseimbangan primer yang tetap positif, defisit yang terkendali, serta realisasi pendapatan, belanja, dan pembiayaan yang masih on track. Hingga 31 Agustus 2026, pendapatan negara tercatat Rp2.055,6 triliun atau sekitar 65 persen dari target. Sementara itu, belanja negara mencapai sekitar Rp2.295 triliun. Dengan perkembangan tersebut, defisit APBN tercatat Rp240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Posisi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan belanja pemerintah masih dapat dikelola dengan tetap menjaga kesehatan fiskal. Keseimbangan primer yang masih berada pada posisi positif juga memberikan gambaran bahwa pengelolaan APBN tetap berada dalam koridor yang terkendali. Hal ini menjadi sinyal positif terhadap kemampuan pemerintah menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembiayaan pembangunan dan kesinambungan fiskal. Dari sisi penerimaan, kinerja APBN juga menunjukkan perkembangan positif. Penerimaan negara hingga akhir Agustus tumbuh 25,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penerimaan pajak tumbuh 24,1 persen, sedangkan penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp210,2 triliun atau tumbuh 7,8 persen. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga tumbuh 41,7 persen menjadi Rp435,1 triliun. Pertumbuhan penerimaan menjadi faktor penting dalam menjaga ruang fiskal ketika belanja negara juga mengalami peningkatan. Hingga Agustus 2026, belanja negara tumbuh 17,1 persen. Belanja Kementerian/Lembaga (K/L) mencapai Rp912,4 triliun atau tumbuh 33 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Percepatan belanja diperlukan agar APBN memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat. Namun, peningkatan realisasi anggaran tetap perlu dibarengi dengan kualitas belanja yang baik, sehingga belanja negara tetap efisien, tepat sasaran, serta bermanfaat secara maksimal bagi masyarakat.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.