• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Peneliti Universitas Brawijaya: KTT ASEAN Jakarta Jadi Peluang Indonesia Tingkatkan Kerjasama Dengan Negara Mitra

Peneliti Universitas Brawijaya: KTT ASEAN Jakarta Jadi Peluang Indonesia Tingkatkan Kerjasama Dengan Negara Mitra

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 1 September 2023

Peneliti Universitas Brawijaya: KTT ASEAN Jakarta Jadi Peluang Indonesia Tingkatkan Kerjasama Dengan Negara Mitra

Jawa Timur – Peneliti senior Pusat Penelitian Kebijakan Ekonomi (PPKE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya, Joko Budi Santoso mengatakan, Indonesia memiliki peluang untuk meningkatkan sejumlah potensi kerjasama dengan negara mitra, pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Jakarta, 5-7 September 2023.

Menurutnya, dengan kinerja positif Indonesia saat ini, harus dipastikan keberlanjutannya dengan memperluas pasar produk dalam negeri.

“Dalam konteks ini, Indonesia memiliki momentum yang tepat dengan memegang Keketuaan ASEAN,” kata Joko Budi di Kota Malang, Jawa Timur.

Ditambahkan Joko Budi Santoso, Indonesia saat ini menjadi salah satu primadona dalam percaturan ekonomi dunia. Dengan jumlah penduduk yang besar serta Sumber Daya Alam (SDA) melimpah, menjadi modal Indonesia untuk mengambil bagian dalam memegang kunci perekonomian dunia di masa depan

“Hal ini diindikasikan dengan baiknya pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa pandemi, dan pasca-pandemi. Sementara negara lain khususnya negara maju seperti Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Eropa masih terpuruk,” ujarnya.

Selain itu, imbuhnya, langkah memperluas pasar bagi produk dalam negeri itu juga bisa dibarengi dengan keberadaan Indonesia sebagai sumber bahan baku bagi industri dalam negeri melalui peningkatan kerja sama bilateral maupun kerja sama antar Kawasan.

Joko Budi Santoso menilai selain peningkatan kerjasama perdagangan, sektor pariwisata dapat menjadi prioritas untuk terus dipromosikan dan dikerjasamakan, karena sektor tersebut akan menjadi lokomotif untuk menarik gerbong-gerbong sektor ekonomi lain agar melaju lebih cepat.

“Seperti untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ekonomi kreatif dan jasa akomodasi,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan hal lain yang menjadi perhatian pada KTT ASEAN di Jakarta tersebut, juga terkait dengan proyek strategis nasional dalam pembangunan infrastruktur serta pengelolaan SDA. Dua hal itu, bisa menjadi agenda besar yang dimasukkan dalam peningkatan kerja sama strategis dengan negara mitra.

“Hal yang tidak kalah penting adalah peningkatan kerja sama dalam hal alih teknologi untuk mengantisipasi perubahan iklim demi lingkungan yang terjamin kelestariannya,” tuturnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memimpin 12 pertemuan selama KTT ASEAN di Jakarta. Selain memimpin KTT ke-43 ASEAN, baik dalam format pleno maupun pengkajian (retreat), Presiden juga akan memimpin seluruh pertemuan dengan negara-negara mitra ASEAN.

Pertemuan-pertemuan tersebut, yaitu KTT ke-26 ASEAN-China, KTT ke-24 ASEAN-Republik Korea, KTT ke-26 ASEAN-Jepang, dan KTT ke-11 ASEAN-Amerika Serikat.

Kemudian, Presiden Jokowi juga akan memimpin KTT ASEAN-Kanada, KTT ke-26 ASEAN Plus Tiga, KTT ke-20 ASEAN-India, KTT ke-3 ASEAN-Australia, KTT ke-13 ASEAN-Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan KTT ke-18 Asia Timur (EAS).

KTT Asia Timur terdiri dari 18 negara peserta, termasuk 10 negara anggota ASEAN, dan Australia, China, India, Jepang, Selandia Baru, Korea Selatan, Rusia, dan Amerika Serikat.

(*)

Mantan Ajudan Presiden Resmi Diangkat Jadi Wapres RI

October 9, 2026

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Perluas Akses Gizi di Papua melalui MBG

October 8, 2026

Mantan Ajudan Presiden Resmi Diangkat Jadi Wapres RI

By Kata IndonesiaOctober 9, 20260

Tak banyak yang menyangka, seorang mantan ajudan Presiden Republik Indonesia pada akhirnya dipercaya menduduki kursi…

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Perluas Akses Gizi di Papua melalui MBG

By Kata IndonesiaOctober 8, 20260

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Perluas Akses Gizi di Papua melalui MBG Jayapura – Pemerintah memperluas…

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua

By Kata IndonesiaOctober 8, 20260

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua JAKARTA — Menjelang dua tahun pemerintahan Presiden…

Stimulus 2027 Disiapkan untuk Perkuat Daya Tahan Ekonomi Rakyat

By Kata IndonesiaOctober 8, 20260

Stimulus 2027 Disiapkan untuk Perkuat Daya Tahan Ekonomi Rakyat Jakarta – Pemerintah terus menyiapkan kesinambungan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.