• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Mengapresiasi Aparat Keamanan yang Berhasil Tangkap Gembong KST

Mengapresiasi Aparat Keamanan yang Berhasil Tangkap Gembong KST

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 7 August 2023

Mengapresiasi Aparat Keamanan yang Berhasil Tangkap Gembong KST

Oleh : Nhoplent Gloria Kapayai

Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua masih menahan Pilot Susi Air, Capt Philip Mark Mehtrenz. Aparat keamananpun melakukan operasi penegakan hukum di Kabupaten Yakuhimo Provinsi Papua Pegunungan. Alhasil dua anggota KST tewas sedangkan seseorang berinisial AS berhasil ditangkap hidup-hidup.

Pihak keamanan pun berhasil menyita senjata api, panah serta amunisi yang mereka simpan sebagai barang bukti perkara. Penangkapan ini terjadi tidak lama setelah bakutembak antara aparat keamanan dengan KST pimpinan Kopi Tua Heluka pada 1 Agustus 2023.

Diketahui markas mereka yang berada di kawasan hutan disergap sehari setelah kelompok tersebut menyerang pos Brimob di Distrik Dekai, Ibu Kota daerah itu. Kontak tembak juga sempat pecah hingga situasi mencekam.

Pada awalnya, tidak ada tanda-tanda kalau aparat keamanan akan bertemu dengan KST di area hutan, tidak jauh dari pemukiman penduduk. Namun suasana berubah, ketika dari kejauhan terlihat beberapa orang sedang berjalan menuju arah datangnya para prajurit TNI Polri.

Melalui teropong, prajurit TNI Polri menyaksikan pergerakan orang yang tidak dikenal yang saat itu tertangkap kamera sedang membawa senjata api. Bahkan disaksikan pula betapa pergerakan oknum tersebut sepertinya juga sedang was-was apabila berpapasan dengan aparat keamanan.
Tak berapa lama berselang, prajurit TNI Polri menemukan sebuah lokasi yang diduga sebagai markas KST Papua. Rupanya pergerakan anggota KST tersebut sedang menuju tempat persembunyiannya di tengah hutan Yakuhimo.
Seakan tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan, anggota KST yang menyadari sedang berpapasan dengan aparat keamanan, langsung melepaskan tembakan. Dari kabar yang beredar menyebutkan bahwa insiden baku tembak tersebut berlangsung sekitar satu jam lamanya. Peristiwa tersebut terjadi ketika prajurit TNI Polri menyergap salah satu tempat persembunyian KKB Papua di hutan Yakuhimo, Selasa 1 Agustus 2023.
Dalam peristiwa bakutembak tersebut, salah satu anggota Brimob dikabarkan hingga mengalami luka tembak yang cukup serius, atas luka tersebut ia langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Sepertinya memang sudah saatnya KST diberantas, demi mewujudkan Papua yang aman dan damai. Apalagi KST sudah kerap menebarkan teror dan melancaran aksi brutal yang membahayakan warga setempat. Meski demikian, pemberantasan KST di Papua tentu saja tidak bisa dilakukan tanpa perhitungan. Tidak selamanya cara kekerasan bisa dilakukan.
Ancaman dan teror dari KST seakan terus membayangi masyarakat sipil di Papua, apalagi KST juga pernah berbuat onar di tempat umum seperti pasar, sehingga hal tersebut membuat masyarakat takut untuk melakukan aktivitas jual beli. Hal ini tentu saja tidak bisa dibiarkan begitu saja, karena roda perekonomian adalah hal yang vital.
Selama ini TNI melakukan pendekatan humanis kepada KKB dan simpatisannya, namun pendekatan tersebut harus tetap membutuhkan ketegasan dan sikap waspada. Eksistensi KST di Papua dengan semua aksi kejinya selama ini pasti menimbulkan rasa takut yang tak berkesudahan bagi masyarakat Papua. Tidak salah jika warga Papua meradang dan mengekspresikan kecemburuan mereka terhadap saudara-saudaranya sebangsa dan setanah air di wilayah lain yang boleh menikmati dinamika kehidupan normal tanpa rasa takut oleh serangan dadakan dari KST.
KST kerap berlindung di balik HAM ketika aparat melancarkan tugasnya, tetapi kenyataannya KST juga memiliki persenjataan yang kerap digunakan untuk mengancam masyarakat Papua yang tidak bersalah. Keberadaan KST seperti benalu yang merusak rasa persatuan yang telah dibentuk. Mereka tak henti-hentinya mengkampanyekan kemerdekaan yang ternyata mereka hanya diperalat oleh kepentingan segelintir orang.
Sebelumnya, KST sempat mengklaim bahwa kelompoknya mendapatkan dukungan dari rakyat Papua. Namun hal tersebut ternyata dibantah oleh Pdt. Jupinus Wama. Menurutnya salah besar jika KST dicintai rakyat. Karena faktanya KST justru melakukan teror tidak hanya kepada masyarakat sipil, tetapi juga melancarkan serangan ke aparat keamanan.
Bahkan KST sendiri sempat mengusir penduduk Papua hanya karena mereka tidak mau mendukung KST dan mengibarkan bendera berlogo bintang kejora. Tentu saja apa yang dilakukan oleh KST sungguh tidak pantas disebut sebagai perjuangan. Karena perjuangan tidak dilakukan dengan cara menebar ancaman kepada warga sipil.
Jika selama ini KST menyatakan berjuang untuk melepaskan Papua dari NKRI, aksi tersebut nyatanya hanya membuat masyarakat merasa geram karena kelompok tersebut hanya bisa berbuat onar. Pengrusakan terhadap fasilitas umum, pembakaran pesawat sampai penyanderaan kepada pilot Susi Air Capt Philips merupakan tindakan yang sama sekali tidak mencerminan perjuangan.
Aparat keamanan yang bertugas di Papua tentu saja layak diapresiasi mengingat tugas yang diembannya tidaklah mudah. Aparat keamanan baik TNI maupun Polri harus tetap siaga dan waspada terhadap serangan yang datang secara tiba-tiba oleh KST. Masyarakat Papua juga harus merasa aman dalam melakukan segenap aktivitasnya.

)* Penulis adalah Mahasiswa Papua tinggal di Kupang

 

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

June 26, 2026

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

June 26, 2026

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap Jakarta – Pemerintah bergerak cepat…

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi Jakarta – Pemerintah mengimbau…

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme Oleh: Ethan Shabir Uttara…

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner 

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner  Oleh: Samuel Harbi  Demokrasi Indonesia menempatkan kritik publik sebagai bagian penting dari mekanisme kontrol terhadap jalannya pemerintahan. Dalam konteks tersebut, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang selama ini aktif menyuarakan aspirasi masyarakat. Namun, di tengah kompleksitas tantangan pembangunan dan derasnya arus informasi, kritik tidak cukup hanya bersifat reaktif, melainkan perlu didasarkan pada fakta, objektivitas, dan orientasi perbaikan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menilai demonstrasi mahasiswa merupakan fenomena yang wajar dalam setiap era pemerintahan. Meski demikian, penilaian terhadap kinerja negara perlu dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan capaian yang telah dihasilkan. Di tengah berbagai agenda strategis yang sedang dijalankan, pemerintah menunjukkan komitmen melalui penguatan penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta perbaikan tata kelola pemerintahan. Karena itu, ruang demokrasi perlu diisi dengan kritik yang konstruktif agar evaluasi terhadap negara tetap berpijak pada fakta, bukan semata persepsi atau sentimen sesaat. Komitmen pemberantasan korupsi ini berjalan beriringan dengan penataan regulasi komoditas guna membendung intervensi internasional yang merugikan kepentingan domestik. Kebijakan ketat untuk melarang praktik penentuan harga ekspor yang terlalu rendah diterapkan agar seluruh margin keuntungan tercatat secara transparan demi kemaslahatan masyarakat. Langkah sistemis ini sejalan dengan aspirasi kalangan akademis. Koordinator Aliansi BEM se-Bogor Raya, Indra Mahfuzhi, menegaskan perlunya dorongan bersama terhadap pengesahan regulasi yang mampu memiskinkan koruptor serta merampas aset mereka untuk dikembalikan kepada rakyat. Hal ini menunjukkan adanya kesamaan visi antara orientasi penegakan hukum pemerintah dan ekspektasi moral mahasiswa dalam membersihkan tata kelola negara. Selain penegakan hukum, fokus utama pemerintah terletak pada agenda pengentasan kemiskinan melalui program inklusif yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera sekaligus menggerakkan roda ekonomi perdesaan melalui ekosistem pasokan pangan lokal yang melibatkan para peternak dan petani setempat. Meskipun menghadapi tantangan logistik, manajemen program terus dievaluasi secara radikal, termasuk penerapan moratorium penambahan fasilitas dapur baru demi menjaga kualitas dan efisiensi anggaran negara. Sifat program yang fleksibel dan terbuka terhadap kritik terlihat dari kebebasan institusi pendidikan untuk menentukan partisipasi mereka, mencerminkan kepemimpinan yang akomodatif dan senantiasa menerima perbaikan bersama. Di sektor pendidikan, keberpihakan pemerintah terhadap masa depan generasi muda terwujud melalui penyediaan anggaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah yang mencapai belasan triliun rupiah untuk menjangkau lebih dari satu juta mahasiswa. Selain itu, rehabilitasi infrastruktur sekolah dilakukan secara bertahap dalam skala puluhan ribu unit per tahun dengan skema penyaluran dana langsung ke pihak sekolah demi mempercepat pembangunan. Langkah mendirikan sekolah rakyat khusus bagi anak-anak dari lapisan sosial terendah mempertegas keyakinan bahwa pendidikan adalah instrumen utama untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Seluruh intervensi kebijakan ini membuktikan bahwa negara sedang bekerja keras mengurai benang kusut kemiskinan terstruktur yang diwariskan dari masa lalu. Melihat keseriusan agenda kerja pemerintah yang terbilang masih di awal periode, gerakan mahasiswa seyogianya memberikan kesempatan yang proporsional bagi eksekutif untuk merealisasikan target capaian. Ketua Umum GM FKPPI, Sandi Mandela Simanjuntak, mengingatkan agar elemen mahasiswa tidak memposisikan diri sebagai hakim yang sekadar menjatuhkan vonis, melainkan bertindak secara elegan melalui argumen terbuka dan kajian mendalam. Suara yang paling keras di jalanan belum tentu membawa kebenaran mutlak apabila tidak disertai dengan tawaran solusi yang konkret. Ketika unjuk rasa bergeser menjadi tindakan reaksioner yang sekadar ikut-ikutan tanpa basis data yang valid, substansi permasalahan justru menjadi kabur dan rentan dimanfaatkan oleh agenda terselubung yang merugikan persatuan bangsa.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.