• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Pemerintah Jamin Porsi Besar ASN OAP Dalam Mengisi DOB Papua

Pemerintah Jamin Porsi Besar ASN OAP Dalam Mengisi DOB Papua

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 29 July 2023

Pemerintah Jamin Porsi Besar ASN OAP Dalam Mengisi DOB Papua

Oleh : Recky Rumbiak

Porsi besar untuk mengisi Aparatur Sipil Negara (ASN) diberikan khusus kepada orang asli Papua (OAP), yang mana seluruhnya juga telah dijamin pemenuhannya oleh Pemerintah RI untuk bisa memaksimalkan pembangunan dan percepatan kesejahteraan warga masyarakat di Bumi Cenderawasih.

Komposisi mengenai seberapa banyak jumlah dari ASN di wilayah pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua diisi oleh hingga 80% (persen) ASN yang merupakan OAP. Tidak tanggung-tanggung, Pemerintah juga mengadakan program magang ke Jawa bagi para aparatur sipil negara tersebut ke daerah yang sudah maju.

Tentunya dengan adanya program magang ke daerah yang lebih maju di Indonesia bagi para ASN dari OAP tersebut, nantinya membuat mereka bisa memahami dan mengetahui seperti apa cara kerja akan aparatur sipil negara di wilayah yang maju dan diharapkan mereka mampu banyak belajar. Sehingga juga akan membawa dampak baik sangat banyak bagi kemajuan wilayah di Bumi Cenderawasih.

Karena tidak bisa dipungkiri pula bahwa dengan adanya peningkatan akan kualitas yang dimiliki oleh para ASN tersebut, juga akan sangat berpengaruh kepada bagaimana percepatan pembangunan ataupun perkembangan kemajuan wilayah setempat, sehingga juga akan mampu mempercepat peningkatan kesejahteraan warga masyarakat di sana.
Terkait dengan bagaimana komitmen Pemerintah untuk benar-benar mendayagunakan seluruh sumber daya manusia (SDM) yang ada dari OAP sendiri semaksimal dan sebaik mungkin itu, yakni dengan adanya porsi sangat besar diberikan kepada warga sana untuk menjadi ASN dan mengisi pembangunan di pemekaran wilayah DOB Papua tentu patut untuk diberikan apresiasi yang sangat besar.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Abdullah Azwar Anas menyampaikan bahwa terjadi rekrutmen untuk ASN sebagai bentuk afirmasi yang sangat nyata dari bagaimana komitmen Pemerintah dalam memajukan wilayah Bumi Cenderawasih melalui warga masyarakat OAP. Rekrutmen untuk ASN tersebut diberikan porsi hingga sebanyak 80% (persen) pada OAP.
Lebih lanjut, Menpan RB juga menambahkan bahwa porsi rekrutmen sangat besar untuk posisi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mengisi DOB di Papua itu juga berlaku pada seluruh wilayah DOB termasuk Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Tengah hingga Provinsi Papua Pegunungan.
Kemudian dalam rangka melakukan penataan para aparatur sipil negara dalam DOB Papua itu agar menjadi jauh lebih baik lagi, bahkan Pemerintah Republik Indonesia juga memiliki atensi yang sangat khusus, yakni dipersiapkan magang bagi mereka para ASN yang merupakan OAP dan agar langkah tersebut bisa segera dipercepat untuk realisasinya, agar percepatan pembangunan serta kemajuan hingga peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat pun bisa segera terwujud.
Pada kesempatan yang lain, sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan bahwa dengan adanya pemekaran wilayah di Bumi Cenderawasih, yakni dengan keberadaan Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua, jelas sekali bertujuan untuk bisa melakukan percepatan pada pembangunan di provins paling Timur di Nusantara itu.
Bukan hanya sekadar bertujuan untuk bisa mewujudkan akan percepatan pembangunan saja, melainkan dengan adanya DOB Papua juga mampu menciptakan pelayanan publik yang diharapkan akan jauh lebih cepat dan mudah juga untuk birokrasi publik di Tanah Papua bisa menjadi semakin ramping.
Apresiasi patut diberikan kepada upaya Pemerintah era Presiden Joko Widodo (Jokowi), karena beliau sangat memahami seluruh masyarakat di Bumi Cenderawasih dengan sangat baik, termasuk bagaimana kepedulian beliau kepada seluruh warga masyarakat di Tanah Papua, dengan cara melakukan pemotongan birokrasi yakni pemekaran wilayah melalui DOB Papua.
Pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga telah berhasil memperjuangkan adanya formasi khusus untuk ASN agar bisa sebagian porsi besarnya hanya diisi oleh masyarakat OAP saja, sehingga mereka juga tentu akan mendapatkan keistimewaan dalam mengisi formasi CPNS.
Bukan hanya sebatas mengenai jumlahnya saja, Pemerintah juga telah memberikan kekhususan mengenai kelonggaran batan usia untuk OAP agar bisa diterima menjadi CPNS, dari yang sebelumnya batasan berusia 35 tahun yang berlaku untuk umum menurut Undang-Undang (UU), namun menjadi 50 tahun batasan khusus berlaku bagi OAP di DOB Papua.
Saat ini memang fokus yang harus terus dilakukan dan diupayakan oleh segenap elemen bangsa, khususnya bagi OAP sendiri adalah bagaimana mampu mengisi keberadaan pemekaran wilayah melalui DOB Papua dengan sebaik mungkin. Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah memberikan banyak kekhususan termasuk juga memberikan porsi besar bagi OAP sebanyak 80 persen untuk bisa mengisi posisi sebagai ASN di sana.

)* Penulis adalah Mahasiswa Papua tinggal di Manado

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

June 26, 2026

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

June 26, 2026

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap Jakarta – Pemerintah bergerak cepat…

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi Jakarta – Pemerintah mengimbau…

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme Oleh: Ethan Shabir Uttara…

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner 

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner  Oleh: Samuel Harbi  Demokrasi Indonesia menempatkan kritik publik sebagai bagian penting dari mekanisme kontrol terhadap jalannya pemerintahan. Dalam konteks tersebut, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang selama ini aktif menyuarakan aspirasi masyarakat. Namun, di tengah kompleksitas tantangan pembangunan dan derasnya arus informasi, kritik tidak cukup hanya bersifat reaktif, melainkan perlu didasarkan pada fakta, objektivitas, dan orientasi perbaikan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menilai demonstrasi mahasiswa merupakan fenomena yang wajar dalam setiap era pemerintahan. Meski demikian, penilaian terhadap kinerja negara perlu dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan capaian yang telah dihasilkan. Di tengah berbagai agenda strategis yang sedang dijalankan, pemerintah menunjukkan komitmen melalui penguatan penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta perbaikan tata kelola pemerintahan. Karena itu, ruang demokrasi perlu diisi dengan kritik yang konstruktif agar evaluasi terhadap negara tetap berpijak pada fakta, bukan semata persepsi atau sentimen sesaat. Komitmen pemberantasan korupsi ini berjalan beriringan dengan penataan regulasi komoditas guna membendung intervensi internasional yang merugikan kepentingan domestik. Kebijakan ketat untuk melarang praktik penentuan harga ekspor yang terlalu rendah diterapkan agar seluruh margin keuntungan tercatat secara transparan demi kemaslahatan masyarakat. Langkah sistemis ini sejalan dengan aspirasi kalangan akademis. Koordinator Aliansi BEM se-Bogor Raya, Indra Mahfuzhi, menegaskan perlunya dorongan bersama terhadap pengesahan regulasi yang mampu memiskinkan koruptor serta merampas aset mereka untuk dikembalikan kepada rakyat. Hal ini menunjukkan adanya kesamaan visi antara orientasi penegakan hukum pemerintah dan ekspektasi moral mahasiswa dalam membersihkan tata kelola negara. Selain penegakan hukum, fokus utama pemerintah terletak pada agenda pengentasan kemiskinan melalui program inklusif yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera sekaligus menggerakkan roda ekonomi perdesaan melalui ekosistem pasokan pangan lokal yang melibatkan para peternak dan petani setempat. Meskipun menghadapi tantangan logistik, manajemen program terus dievaluasi secara radikal, termasuk penerapan moratorium penambahan fasilitas dapur baru demi menjaga kualitas dan efisiensi anggaran negara. Sifat program yang fleksibel dan terbuka terhadap kritik terlihat dari kebebasan institusi pendidikan untuk menentukan partisipasi mereka, mencerminkan kepemimpinan yang akomodatif dan senantiasa menerima perbaikan bersama. Di sektor pendidikan, keberpihakan pemerintah terhadap masa depan generasi muda terwujud melalui penyediaan anggaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah yang mencapai belasan triliun rupiah untuk menjangkau lebih dari satu juta mahasiswa. Selain itu, rehabilitasi infrastruktur sekolah dilakukan secara bertahap dalam skala puluhan ribu unit per tahun dengan skema penyaluran dana langsung ke pihak sekolah demi mempercepat pembangunan. Langkah mendirikan sekolah rakyat khusus bagi anak-anak dari lapisan sosial terendah mempertegas keyakinan bahwa pendidikan adalah instrumen utama untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Seluruh intervensi kebijakan ini membuktikan bahwa negara sedang bekerja keras mengurai benang kusut kemiskinan terstruktur yang diwariskan dari masa lalu. Melihat keseriusan agenda kerja pemerintah yang terbilang masih di awal periode, gerakan mahasiswa seyogianya memberikan kesempatan yang proporsional bagi eksekutif untuk merealisasikan target capaian. Ketua Umum GM FKPPI, Sandi Mandela Simanjuntak, mengingatkan agar elemen mahasiswa tidak memposisikan diri sebagai hakim yang sekadar menjatuhkan vonis, melainkan bertindak secara elegan melalui argumen terbuka dan kajian mendalam. Suara yang paling keras di jalanan belum tentu membawa kebenaran mutlak apabila tidak disertai dengan tawaran solusi yang konkret. Ketika unjuk rasa bergeser menjadi tindakan reaksioner yang sekadar ikut-ikutan tanpa basis data yang valid, substansi permasalahan justru menjadi kabur dan rentan dimanfaatkan oleh agenda terselubung yang merugikan persatuan bangsa.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.