• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»BIN Konsisten Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Cianjur

BIN Konsisten Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Cianjur

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 28 November 2022

BIN Konsisten Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Cianjur

Oleh : Lisa Pamungkas

Badan Intelijen Negara tak pernah tinggal diam ketika Indonesia tengah berduka. Ketika Cianjur dilanda gempa, Tim Kemanusiaan dari BIN terus konsisten menyalurkan bantuan bagi korban gempa. Hal ini membuktikan bahwa BIN memiliki komitmen untuk selalu berada di garda terdepan dalam menjaga keselamatan masyarakat.

Kedatangan BIN telah membuat masyarakat korban gempa terharu, hal ini disebabkan karena BIN telah memberikan bantuan logistik yang memang sangat dibutuhkan untuk bertahan hidup, mulai dari sembako, obat-obatan, makanan anak, pembalut hingga popok bayi.

Logistik tersebut merupakan bantuan dari paguyuban istri insan BIN yang tergabung dalam paguyuban Istri Divia Cita.

Selain bantuan logistik, BIN juga mengerahkan bantuan dengan tim medis yang tergabung dalam Medical Intelijen (MI) BIN, hal ini dilakukan karena pelayanan medis merupakan hal yang krusial bagi para korban gempa.

BIN juga memberikan pelayanan kesehatan secara door to door kepada para korban gempa yang ada di Desa Pameunguk, Cijedil, Cugenang, Kabupaten Cianjur.
Adapun bantuan ini bertujuan untuk membantu para korban di daerah yang belum terjangkau pelayanan kesehatan memadai akibat terputusnya akses jalan maupun minimnya sarana akomodasi bagi masyarakat.
Ketua Tim Dokter Medical Intelligence (MI) BIN dr. Sri Wulandari mengatakan bahwa MI hadir untuk membantu para korban gempa yang memiliki keterbatasan dalam mengakses fasilitas kesehatan.
Untuk mengantisipasi kemungkinan tingkat kerawanan kesehatan korban, Tim MI BIN telah menyiapkan unit ambulan, 2 personel dokter dan 7 personel tenaga medis terlatih. Pihaknya juga menyediakan obat-obatan pendukung sehingga masyarakat tidak khawatir dan cemas saat melakukan pengobatan berjalan.
Pelayanan kesehatan door to door MI BIN pun mendapatkan respons positif dari para korban. Masyarakat mengaku merasa terbantu karena saat ini pelayanan kesehatan masih sulit didapat, terutama di daerah yang tidak terjangkau oleh tim kesehatan.
Bantuan yang disalurkan oleh BIN tersebut diharapkan dapat meringankan beban para penyintas gempa bumi di Cianjur. BIN juga akan terus menjalin koordinasi dengan para stakeholder terkait untuk memudahkan aksi kemanusiaan tersebut.
Sementara itu BIN juga mengaplikasikan Sistem Intelijen Bencana (SIBe) di lokasi bencana gempa bumi Cianjur. Sistem hasil pengembangan Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) BIN ini mampu memonitor, mengumpulkan data, serta menyajikan informasi penting terkait penanggulangan bencana untuk menjadi bahan bagi para pengambil keputusan dan relawan di lapangan.
Kapuslitbang BIN, Armi Susandi menuturkan bahwa ini merupakan kali pertama aplikasi seperti ini dioperasikan di Tanah Air, aplikasi sejenis juga masih jarang dikembangkan oleh pakar di dunia.
SIBe yang dikembangkan oleh BIN ini, diharapkan akan menjadi aplikasi yang sangat berguna bagi tim kemanusiaan dari BIN dalam menjalankan misi penanganan bencana di mana pun pada masa yang akan datang.
Sejumlah fitur menarik dari SIBe antara lain dilengkapi pemetaan zona bahaya, kerawanan, kapasitas respon dan risiko gempa bumi yang dapat dengan detail menggambarkan situasi kebencanaan.
Selain itu, Puslitbang BIN juga memasang Automatic Weather Station (AWS) pada SIBe sehingga langsung terhubung ke sistem server utama SIBe di Mabes BIN. Hal ini berguna untuk memastikan ketepatan informasi prediksi cuaca dalam mendukung keberhasilan operasional pertolongan di wilayah terdampak bencana.
SIBe juga mampu menganalisa informasi hoax yang berkembang di tengah pengungsi dan masyarakat lokasi kejadian melalui survei. Survei ini dilakukan secara rutin dengan jaringan BIN di daerah, dalam hal ini BINDA Jabar untuk gempa yang terjadi di Cianjur saat ini.
Kepala Desa Cijedil, Puhidin memberikan apresiasinya terhadap layanan kesehatan secara door to door yang dilaksanakan oleh MI BIN.
Puhidin berharap agar layanan tersebut dapat terus ditingkatkan jangkauannya, mengingat masih ada desa atau wilayah yang belum bisa didatangi tim kesehatan.
Di lain kesempatan, Budi Gunawan selaku Kepala BIN Jend Purn (Pol) Budi Gunawan mengharapkan aplikasi digital pertama di daerah bencana ini dapat membantu operasional penanganan bencana di mana pun.
Melalui aplikasi ini diharapkan proses penanganan bencana pasca kejadian dapat berlangsung dengan efektif, serta berbagai dampak yang ditimbulkannya dapat diminimalkan, baik bagi para pengungsi maupun relawan.
Beragam upaya yang dilakukan oleh BIN tentu saja patut diapresiasi, BIN tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga tanggap terhadap bencana alam dengan mengerahkan segenap tenaga untuk membantu korban gempa.
Selain memberikan bantuan baik secara logistik, kesehatan maupun psikis, BIN juga berinovasi dengan SIBe yang membantu relawan dalam memberikan bantuan secara terukur dan efisian.
BIN telah menunjukkan konsistensinya sebagai lembaga negara yang mengambil peran dalam penanganan bencana. Berbagai bantuan serta inovasi yang dilakukan oleh BIN untuk membantu korban gempa menjadi bukti bahwa negara hadir memberi bantuan bagi siapapun yang membutuhkan.
)* Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan mahasiswa cikini

 

 

Dua Tahun Prabowo-Gibran, DEN Nilai Fondasi Ekonomi Nasional Semakin Kuat

October 22, 2026

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Resiliensi Makroekonomi di Tengah Fragmentasi Geopolitik

October 22, 2026

Dua Tahun Prabowo-Gibran, DEN Nilai Fondasi Ekonomi Nasional Semakin Kuat

By Kata IndonesiaOctober 22, 20260

Dua Tahun Prabowo-Gibran, DEN Nilai Fondasi Ekonomi Nasional Semakin Kuat JAKARTA – Ketahanan ekonomi dan…

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Resiliensi Makroekonomi di Tengah Fragmentasi Geopolitik

By Kata IndonesiaOctober 22, 20260

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Resiliensi Makroekonomi di Tengah Fragmentasi Geopolitik  Oleh: Pamella Dewi Lorena Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi momentum mengevaluasi ketahanan ekonomi Indonesia. Di tengah ketidakpastian geopolitik, perubahan kebijakan perdagangan internasional, dan risiko gangguan iklim, perekonomian nasional tetap mencatat pertumbuhan di atas lima persen. Namun, resiliensi makroekonomi perlu ditelaah melalui produktivitas, daya beli, dan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Dalam perspektif ekonomi pembangunan, stabilitas tidak semata ditentukan pertumbuhan produk domestik bruto. Stabilitas harga, kesinambungan investasi, ketahanan produksi, serta efektivitas kebijakan sosial merupakan indikator yang saling berkaitan. Pertumbuhan berkelanjutan membutuhkan fondasi struktural agar perekonomian tidak rentan terhadap tekanan eksternal. Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Mochammad Firman Hidayat, menilai perkembangan ekonomi Indonesia harus ditempatkan dalam konteks tantangan global yang kompleks. Perubahan kebijakan ekonomi Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump, konflik geopolitik, peperangan, serta fenomena El Niño menjadi faktor eksternal yang turut memengaruhi aktivitas perekonomian. Menurut Firman, berbagai tekanan tersebut tidak menghalangi Indonesia mempertahankan pertumbuhan ekonomi di atas lima persen dengan inflasi relatif terkendali. Kebijakan hilirisasi juga menjadi instrumen penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi melalui peningkatan aktivitas produksi dan penciptaan nilai tambah domestik. Ketahanan tersebut menunjukkan pentingnya membedakan stabilitas jangka pendek dengan transformasi ekonomi jangka panjang. Stabilitas makroekonomi menyediakan ruang investasi, sedangkan hilirisasi berpotensi memperkuat struktur industri nasional. Meski demikian, kontribusinya terhadap produktivitas, penciptaan lapangan kerja, dan pendapatan masyarakat perlu terus dievaluasi. …

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Rakyat Jadi Prioritas Menuju Indonesia Sejahtera

By Kata IndonesiaOctober 22, 20260

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Rakyat Jadi Prioritas Menuju Indonesia Sejahtera Oleh: Bagas Wicaksono Dua tahun…

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.