• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Masyarakat Dukung Penuh Kelancaran Presidensi G20 Indonesia

Masyarakat Dukung Penuh Kelancaran Presidensi G20 Indonesia

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 4 November 2022

Masyarakat Dukung Penuh Kelancaran Presidensi G20 Indonesia

Oleh : Ridwan Alamsyah

Masyarakat wajib mendukung seluruh rangkaian Presidensi G20 di Indonesia, baik pelaksanaan sejumlah side event hingga pada pelaksanaan acara puncak KTT G20 di Bali.

Dukungan ini adalah demi tercapainya kelancaran secara utuh dan juga kesuksesan penyelenggaraan ajang internasional tersebut di Tanah Air.

Pada pertengahan bulan November 2022 mendatang, puncak penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 akan segera diselenggarakan di Bali. Sebelum pelaksanaan puncak G20 tersebut, beberapa kali side event sudah dilakukan pula bahkan hingga ke beberapa tempat di Indonesia.

Terkait dengan puncak gelaran KTT G20 tersebut, adalah merupakan akhir dari seluruh alur kerja forum G20 untuk pertemuan semua pihak, baik itu dari pertemuan tingkat menteri, kelompok kerja hingga engagement groups selama satu tahun penuh untuk Presidensi Indonesia.

Pihak Kementerian Komunikasi dan Informasi menyatakan bahwa penyelenggaraan acara G20 di Bali tersebut akan dibagi dalam tiga lokasi yang berbeda. Lokasi pertama adalah di Apurva Kempinski, kemudian lokasi kedua di Mangrove Conversation Forest atau biasa dikenal dengan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, sedangkan untuk lokasi ketiganya akan dilakukan di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK).

Tentunya acara puncak G20 tersebut juga akan langsung dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo bersama dengan para jajaran dan menterinya, yang mana mereka akan menuju ke lokasi yang diselenggarakan di Apurva Kempinski. Kemudian sekitar 40 kepala negara lain juga turut hadir bersama dengan para menteri mereka hingga delegasi-delegasi dari tiap negara peserta G20.
Sebagai informasi, Presidensi G20 Indonesia sendiri secara garis besar mengusung tema ‘Recover Together, Recover Stronger’, yang mana di dalamnya mengusung tiga tema besar yang secara prioritas dibahas yakni mengenai penguatan arsitektur kesehatan global, transformasi digital hingga transisi energi yang berkelanjutan.
Seluruh tema besar tersebut benar-benar berupaya untuk terus didorong oleh Indonesia selaku Presidensi agar negara-negara anggota G20 bisa benar-benar berfokus terhadap solusi dan tindakan secara nyata. Pasalnya memang untuk bisa mencapai pemulihan kondisi global yang saat ini sedang banyak diancam oleh krisis multidimensional, tidaklah cukup jika hanya satu negara saja yang berjuang, melainkan memang menjadi sangat penting semua negara bisa saling membantu satu sama lain.
Perkiraan mengenai seluruh anggota delegasi negara lain yang hadir dalam KTT G20 adalah sekitar 20.988 orang sepanjang tahun ini tatkala Presidensi G20 Indonesia dilakukan. Angka tersebut didapatkan dari sebanyak 157 kali pertemuan yang pernah terlaksana untuk berbagai macam tingkatan mulai dari kelompok kerja, menteri hingga tingkatan presiden atau pimpinan negara.
Demi menjamin kelancaran pelaksanaan G20, pihak Pemprov Bali menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 35435 tahun 2022 mengenai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dalam Penyelenggaraan Presidensi G20. Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan bahwa puncak G20 harus bisa benar-benar lancar, nyaman, aman, damai serta sukses.
Terdapat beberapa aturan dalam penerbitan SE tersebut, utamanya mengenai kegiatan masyarakat mulai dari tanggal 12 hingga 17 November 2022. Aturan tersebut khususnya berlaku bagi masyarakat yang berada di Kecamatan Kuta, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung hingga Denpasar Selatan.
Untuk seluruh kegiatan di bidang pendidikan, perkantoran pemerintah hingga swasta, kegiatan upacara adat dan kegiatan keagamaan seluruhnya ditiadakan sementara, termasuk juga para pelajar dari berbagai tingkatan hingga perguruan tinggi melakukan pembelajaran di rumah dengan cara daring dan para pekerja melakukan work from home (WFH), kecuali mereka di bidang kesehatan dan perhotelan karena akan sangat dibutuhkan dalam menunjang kelancaran peleksanaan G20.
Bukan hanya itu, namun akan ada pula pembatasan beberapa kegiatan khususnya di semua jalur menuju lokasi pelaksanaan KTT G20. Jalur-jalur tersebut antara lain; Hotel Apurva Kempinski, ITDC, Tol Bali Mandara, Garuda Wisnu Kencana hingga di kawasan penyemaian mangrove Kawasan Tahura.
Untuk bisa memastikan seluruh aturan tersebut berjalan sebagaimana mestinya, Wayan Koster bahkan secara khusus berpesan untuk seluruh Bupati dan Walikota setempat agar bisa melakukan pengawasan di lapangan demi memastikan berlakunya SE pembatasan kegiatan masyarakat tersebut.
Lebih lanjut, telah diselenggarakan pula kegiatan doa bersama yang dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan dengan Gubernur Bali, Wayan Koster. Doa bersama tersebut dipimpin secara langsung oleh Ida Shri Bhagawan Putra Natha Wangsa Pamayun serta dihadiri 1200 Pamangku Pura Kahyangan Desa dan Pura Kahyangan Jagat seluruh Bali.
Senada, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra mengimbau kepada seluruh masyarakat Bali agar bisa bersama-sama mendukung kelancaran penyelenggaraan KTT G20. Dirinya berharap agar seluruh masyarakat turut berpartisipasi mendukung kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan puncak KTT G20.
Sementara itu, Kapolresta Denpasar, Kobes Bambang Yugo Pamungkas menyatakan bahwa semua masyarakat Bali harus memiliki satu visi dan misi yang sama, yakni mendukung suksesnya G20. Pasalnya jika perhelatan tersebut bisa berjalan dengan lancar, maka dampaknya juga akan membantu percepatan pertumbuhan ekonomi.
Melalui penerapan SE terkait pembatasan aktivitas hingga doa bersama yang sudah diselenggarakan oleh seluruh masyarakat, memang penyelenggaraan puncak KTT G20 harus didukung oleh seluruh pihak tanpa terkecuali agar bisa berjalan sukses dan penuh kelancaran karena di sisi lain juga akan semakin membawa citra baik nama Indonesia di mata dunia.

)* Penulis adalah kontributor Persada Institute

Pemerintah Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah Gratis Sampai Sarjana

September 29, 2026

Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Menyatukan Akses dan Mutu Pendidikan

September 29, 2026

Pemerintah Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah Gratis Sampai Sarjana

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Pemerintah Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah Gratis Sampai Sarjana Oleh: Miftah Hizyan Agenda pendidikan nasional…

Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Menyatukan Akses dan Mutu Pendidikan

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Menyatukan Akses dan Mutu Pendidikan Oleh: Rizky Adi Perman Perluasan…

Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Papua melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Papua melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi Oleh : Yohanes Wandikbo Pendidikan merupakan…

Magang Nasional: Investasi Tenaga Kerja Muda 

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Magang Nasional: Investasi Tenaga Kerja Muda  Oleh: Yusuf Rinaldi Program Magang Nasional yang diperluas pemerintah menjadi 150 ribu peserta pada 2026 menunjukkan upaya memperkuat transisi lulusan perguruan tinggi menuju dunia kerja. Program ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja bagi lulusan baru, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan keterampilan, membangun jejaring profesional, dan memperbesar peluang masuk ke pasar kerja formal di tengah persaingan memperoleh pekerjaan yang semakin ketat. Sejak 2025, pemerintah membuka Program Magang Nasional dengan target 100 ribu peserta. Pada 2026, kuotanya diperluas menjadi 150 ribu peserta. Program berlangsung selama enam bulan dengan fasilitas pelatihan, pendampingan mentor, sertifikat, jejaring profesional, serta uang saku yang ditanggung pemerintah. Besaran uang saku mengacu pada Upah Minimum Kabupaten/Kota di lokasi pemagangan dan dibayarkan setiap bulan berdasarkan jumlah hari yang diperhitungkan. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan perluasan program tersebut dilakukan secara bertahap dan tetap disertai evaluasi terhadap pelaksanaan setiap angkatan. Pada batch pertama terdapat 46.160 peserta, sedangkan batch kedua menetapkan 40.962 peserta. Pemerintah kemudian menyiapkan batch ketiga dengan sekitar 62 ribu peserta untuk memenuhi target 150 ribu peserta pada 2026. Pendaftaran penyelenggara disiapkan sejak September, seleksi peserta pada Oktober, dan pelaksanaan batch ketiga ditargetkan dimulai pada November. Evaluasi tersebut diarahkan untuk memastikan pemagangan benar-benar memberikan kesempatan kepada peserta meningkatkan kompetensi, memperoleh pengalaman kerja, membangun portofolio, serta memperluas jejaring. Untuk batch ketiga, pemerintah juga mengubah skema penempatan dengan menempatkan seluruh peserta di perusahaan, tanpa kementerian dan lembaga pemerintah. Dari perspektif ekonomi, pemberian uang saku selama enam bulan memberikan dukungan bagi lulusan baru yang berada dalam masa transisi dari pendidikan menuju pekerjaan. Selain memperoleh pengalaman kerja, peserta mendapatkan tunjangan yang disesuaikan dengan upah minimum daerah. Pemerintah juga memberikan fasilitas Pajak Penghasilan Pasal 21 ditanggung pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 6 Tahun 2026 yang berlaku hingga Desember 2026. Dampak terhadap penyerapan tenaga kerja menjadi indikator penting dalam melihat keberlanjutan program. Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah menyampaikan bahwa sekitar 30 ribu dari 60 ribu alumni Magang Nasional 2025 yang menjalani pemagangan di industri telah bekerja tiga bulan setelah menyelesaikan program. Tingkat penyerapan tersebut meningkat dari sekitar 30 persen ketika peserta baru menyelesaikan masa pemagangan.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.