• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Mewaspadai Penyusup pada Demo 21 Mei 2022

Mewaspadai Penyusup pada Demo 21 Mei 2022

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 20 May 2022

Mewaspadai Penyusup pada Demo 21 Mei 2022

Oleh : Deka Prawira

Buruh dan sejumlah elemen masyarakat akan menggelar demonstrasi pada 21 Mei 2022. Masyarakat perlu mewaspadai demo tersebut karena rentan untuk ditunggangi oleh aksi provokator seperti kelompok Anarko sehingga dapat memicu aksi anarkis.

Direncanakan keolompok buruh akan mengadakan aksi unjuk rasa pada tanggal 21 Mei 2022 nanti. Menyikapinya, masyarakat tentu akan jengkel terhadap aksi demo yang berjilid-jilid tersebut. Pertama, saat ini Indonesia masih dalam masa pandemi, sehingga riskan untuk terbentuk klaster Corona baru.

Kedua, demo sudah terlalu sering sehingga membuat kemacetan di jalanan. Sedangkan yang terakhir, takut ada penyusup yang sengaja memanaskan wilayah demo lalu membuat kerusuhan yang berakibat fatal bagi masyarakat.

Penyusup memang patut diwaspadai karena bisa membuat suasana demo makin panas dan berujung kerusuhan. Apalagi tema demo kali ini cukup berat yakni diwarnai dengan isu pemakzulan Presiden. Masyarakat pun heran karena buat apa buruh berunjuk rasa seperti ini? Padahal Presiden Jokowi masih sangat dicintai oleh rakyat, dari Sabang sampai Merauke.
Pernyataan Irjen Dedi Prasetyo, Kepala Divisi Humas Polri yang menyatakan bahwa jangan sampai aksi buruh dimanfaatkan oleh oknum tertentu dan disusupi oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggungjawab patut dicermati. Oleh sebab itu, Koordinator lapangan diharapkan dapat berkoordinasi dengan pimpinan pengamanan di lapangan. Para pendemo harus menghargai masyarakat yang sedang berkendara di jalanan. Seluruh pihak harus menjaga situasi agar tetap tertib dan aman. Dalam artian, saat demo berlangsung, masyarakat sipil dan pendemo sendiri diharap untuk membantu aparat dalam menjaga kondusivitas demo.
Demo saat pandemi Covid-19 sebenarnya patut ditentang karena rentan meningkatkan kluster Covid-19, hal ini mengingat tidak ada tempat yang bebas dari Covid-19. Namun buruh tetap saja ngotot dan menyelenggarakan unjuk rasa sampai berkali-kali. Aksi demo buruh yang berulang tersebut rentan disusupi kelompok anarko yang cenderung akan memprovokasi mereka agar melakukan tindakan anarki.
Provokator adalah penyusup yang wajib diwaspadai karena mereka akan memanaskan suasana dan memantik emosi para pendemo. Apalagi tema unjuk rasa buruh kali ini amat sensitif yakni pemakzulan presiden. Bisa jadi provokator berpikir akan skenario pemanasan demo dan para buruh akan kalap dan menduduki gedung MPR RI, seperti yang terjadi pada tahun 1998 lalu.
Masyarakat wajib mewaspadai manuver provokator agar tidak membuat para pendemo makin emosi lalu melakukan tindakan anarki dan pendudukan gedung MPR RI. Buruh wajib tahu diri dan menyelidiki apakah yang berteriak-teriak adalah buruh atau provokator yang menyamar. Jangan sampai gara-gara ulah provokator semuanya jadi tidak terkendali.
Provokator yang menyusup ke arena demo memang harus diwaspadai karena takut akan membuat demo makin panas. Unjuk rasa bisa berubah jadi kerusuhan dan membuat masyarakat takut, serta muncul anggapan bahwa Jakarta akan mencekam pada tanggal 21 Mei 2022.
Kerusuhan juga biasanya dilakukan oleh anarko yang menyusup ke arena demo. Kelompok yang suka membuat kekacauan ini dibayar oleh oknum lalu ikut-ikutan berunjuk rasa. Namun di tengah demo mereka melakukan berbagai tindakan kekerasan, mulai dari pembakaran ban sampai perusakan fasilitas umum. Anarko juga wajib diwaspadai karena bisa jadi mereka nekat mencuri barang-barang milik masyarakat.
Demo buruh tanggal 21 Mei 2022 mendatang sebaiknya dibatalkan saja karena kemungkinan besar akan disusupi oleh pihak-pihak tak bertanggungjawab. Selain itu, siapa saja bisa menyusup ke arena demo, termasuk penjahat yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan.
Masyarakat dan para buruh wajib mewaspadai kedatangan penyusup saat unjuk rasa tanggal 21 Mei 2022 mendatang. Penyebabnya karena massa yang datang ada banyak sekali dan tidak mungkin diperiksa satu persatu. Buruh diminta bersikap rasional dan tidak terprovokasi untuk melakukan demonstrasi.

)* Penulis adalah kontributor Nusa Bangsa institute

Pemerintah Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Tepat Sasaran bagi Masyarakat Rentan

August 24, 2026

Membedah Calon Nakhoda PBNU 2026-2031: Gerbang Nada Tegaskan NU Butuh Ksatria Tawaduk yang “Qowiyyun Amin”

August 24, 2026

Pemerintah Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Tepat Sasaran bagi Masyarakat Rentan

By Kata IndonesiaAugust 24, 20260

Pemerintah Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Tepat Sasaran bagi Masyarakat Rentan Oleh: Ricky satri Kebijakan subsidi…

Membedah Calon Nakhoda PBNU 2026-2031: Gerbang Nada Tegaskan NU Butuh Ksatria Tawaduk yang “Qowiyyun Amin”

By Kata IndonesiaAugust 24, 20260

Menjelang perhelatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), dinamika bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul…

Reformasi Subsidi BBM Tunjukkan Keberanian Pemerintah Menjaga Keadilan

By Kata IndonesiaAugust 24, 20260

Reformasi Subsidi BBM Tunjukkan Keberanian Pemerintah Menjaga Keadilan Oleh : Muhammad Dava Firdaus Subsidi bahan bakar minyak (BBM) selama bertahun-tahun menjadi salah satu bentuk kehadiran negara yang paling mudah dirasakan masyarakat. Ketika harga energi meningkat, subsidi berfungsi sebagai bantalan agar biaya transportasi, distribusi barang, dan kebutuhan sehari-hari tetap terkendali. Namun, di balik manfaat tersebut terdapat persoalan yang perlu dibenahi, yakni subsidi belum sepenuhnya dinikmati oleh masyarakat yang paling membutuhkan. Karena itu, reformasi subsidi BBM tidak semestinya dipandang sekadar sebagai upaya mengurangi pengeluaran negara. Reformasi merupakan langkah memperbaiki mekanisme perlindungan agar lebih adil, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Pemerintah menempatkan reformasi subsidi sebagai bagian dari kebijakan fiskal untuk menjaga daya beli sekaligus meningkatkan ketepatan sasaran perlindungan sosial. …

Dividen BUMN Didorong Jadi Penopang Baru Ketahanan Fiskal Negara

By Kata IndonesiaAugust 24, 20260

Dividen BUMN Didorong Jadi Penopang Baru Ketahanan Fiskal Negara Oleh Ralina Siahaan Upaya memperkuat ketahanan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.