• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Mendukung Upaya Pemerintah Kendalikan Covid dan Pemberian Bansos

Mendukung Upaya Pemerintah Kendalikan Covid dan Pemberian Bansos

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 14 October 2021

Oleh : Kindi Al-Fath

Pemerintah terus berupaya untuk mengendalikan Covid-19 sekaligus menjaga kesejahteraan rakyat melalui pemberian Bansos. Berbagai langkah tersebut merupakan bentuk perhatian negara kepada rakyat agar dapat terus optimis dalam melewati pandemi Covid-19.

Apa Anda sudah lelah menghadapi pandemi ini? Sudah lebih dari setahun kita diberi cobaan yang cukup berat, dan keadaan kantong banyak orang jadi menipis, baik yang kelas atas maupun kelas bawah. Daya beli masyarakat juga sempat menurun dan agak berpengaruh ke perdagangan nasional serta global.

Jika situasi ini tidak dikendalikan maka takut akan terjadi kekacauan ekonomi yang berujung pada resesi, bahkan krismon (Seperti pada tahun 1998 lalu). Kita tentu tidak ingin keadaan terus memburuk. Pemerintah berusaha dengan sangat untuk membantu rakyatnya, agar selamat dari corona sekaligus disehatkan lagi bidang perekonomiannya. Jangan sampai pandemi membuat banyak orang jadi gila karena kekurangan materi.

Langkah pertama dalam mengendalikan pandemi adalah dengan menetapkan kebijakan protokol kesehatan (prokes), dan terus disempurnakan, demi keselamatan dan kesehatan masyarakat. Mulai dari prokes 3M, 5M, dan sekarang 10M, wajib dipatuhi dan jangan dilanggar 1 poin pun.

Prokes paling utama adalah memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Semua orang sudah hafal dan menjalankannya tiap hari.

Ditambah lagi dengan poin lain yakni mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan. Masyarakat juga diharap untuk senantiasa mengganti baju pasca bepergian, menjaga kebersihan lingkungan, dan bergaya hidup sehat.

Selain prokes 10M, maka masyarakat juga diwajibkan untuk mengikuti vaksinasi nasional, apalagi injeksinya gratis dan sudah halal MUI, serta lolos uji BPOM. Tidak ada alasan untuk tidak divaksin, bagi warga yang berusia di atas 12 tahun. Vaksin adalah kewajiban dan bisa jadi tahun depan untuk masuk ke ruang publik harus menunjukkan kartu vaksin versi digital, via aplikasi Peduli Lindungi.

Vaksinasi amat penting karena kita mengejar target terbentuknya kekebalan komunal pada tahun 2022, sehingga pandemi bisa diakhiri dan kehidupan bisa berjalan normal, tanpa takut kena corona. Oleh karena itu segera vaksin dan jangan pilih-pilih merek, karena semua sama baiknya untuk melawan corona.

Pemerintah juga menetapkan kebijakan PPKM sejak pertengahan tahun 2021 dan diperpanjang terus hingga pertengahan oktober ini, karena ingin menekan jumlah pasien corona. PPKM berhasil mengendalikan pandemi dan buktinya kasus covid menurun hingga 90%, dan kapasitas kasur di RS juga menurun drastis. Keberhasilan ini terjadi karena PPKM menekan mobilitas sehingga penularan corona juga tertekan.

Masyarakat juga paham mengapa PPKM terus diperpanjang, karena program ini dibuat demi keselamatan mereka. Takutnya jika tidak diperpanjang akan terjadi euforia dan banyak yang nakal, serta nekat bepergian ke luar negeri. Ada pula masyarakat yang memilih untuk berlibur di dalam kota, padahal bisa menyebabkan kerumunan. Akibatnya kasus covid bisa naik lagi dan terjadi serangan gelombang ketiga. Situasi ini tentu bisa dicegah dengan PPKM.

Langkah terakhir untuk mengendalikan pandemi adalah dengan pemberian bansos. Meski sudah lebih dari setahun pandemi, tetapi bansos tetap diberikan. Hanya saja kali ini berbentuk uang tunai, bukan sembako, agar distribusinya lebih cepat. Penyaluran juga langsung ke rekening penerima, untuk memperkecil resiko pungli dari oknum nakal.

Pemerintah mengusahakan segala cara untuk mengatasi pandemi. Di antaranya penetapan protokol kesehatan 10M, pemberlakuan PPKM level, kewajiban vaksin corona, dan pemberian bantuan sosial tunai. Semua ini dilakukan demi rakyat, agar badannya sehat dan dompetnya juga tebal.

Penulis adalah kontributor Nusa Bangsa Institute

Verifikasi dan Validasi Koperasi Merah Putih Dikebut, Pemerintah Targetkan Belasan Ribu Titik Rampung

September 30, 2026

Mengawal Kesiapsiagaan Bencana Sebelum Hujan Ekstrem Datang

September 30, 2026

Verifikasi dan Validasi Koperasi Merah Putih Dikebut, Pemerintah Targetkan Belasan Ribu Titik Rampung

By Kata IndonesiaSeptember 30, 20260

Verifikasi dan Validasi Koperasi Merah Putih Dikebut, Pemerintah Targetkan Belasan Ribu Titik Rampung Jakarta -…

Mengawal Kesiapsiagaan Bencana Sebelum Hujan Ekstrem Datang

By Kata IndonesiaSeptember 30, 20260

Mengawal Kesiapsiagaan Bencana Sebelum Hujan Ekstrem Datang   Oleh: Rizky Adinata Kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi perlu diperkuat sebelum hujan ekstrem datang, menyusul prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa musim hujan 2026/2027 memiliki pola yang perlu diwaspadai. Meski awal musim hujan diperkirakan berlangsung lebih lambat di sejumlah wilayah, jarak menuju puncak musim hujan relatif berdekatan sehingga potensi lonjakan curah hujan dapat meningkatkan risiko banjir, tanah longsor, angin kencang, dan gangguan pelayanan publik. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa mitigasi bencana tidak seharusnya baru dilakukan ketika hujan deras mulai menimbulkan dampak, tetapi harus dipersiapkan sejak jauh hari melalui koordinasi pemerintah dan partisipasi masyarakat. BMKG memprakirakan sebanyak 185 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 24,66 persen luas daratan Indonesia mulai memasuki musim hujan pada November 2026. Selanjutnya, sebanyak 266 ZOM atau 17,3 persen wilayah daratan diperkirakan menyusul pada Desember 2026. Di sisi lain, sebanyak 529 ZOM atau 61,08 persen wilayah mengalami kemunduran awal musim hujan dibandingkan rata-rata klimatologinya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah perlu memahami karakteristik cuaca di wilayah masing-masing agar kebijakan kesiapsiagaan dapat disusun secara tepat dan tidak bersifat seragam. Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menjelaskan bahwa salah satu hal yang perlu menjadi perhatian adalah jarak antara awal musim hujan dengan puncak musim yang diperkirakan cukup dekat. Puncak musim hujan diproyeksikan terjadi pada Desember 2026 di 155 ZOM, Januari 2027 di 162 ZOM, dan Februari 2027 di 190 ZOM. Menurut Ardhasena Sopaheluwakan, kondisi tersebut perlu diantisipasi karena curah hujan tinggi dalam periode yang berdekatan dapat memicu bencana hidrometeorologi apabila kapasitas lingkungan dan infrastruktur tidak memadai. Meskipun durasi musim hujan pada sebagian wilayah diperkirakan lebih pendek, akumulasi curah hujan tidak berarti berada pada kondisi rendah. BMKG mencatat 510 ZOM atau sekitar 69,7 persen daratan berada dalam kategori curah hujan normal, sedangkan 147 ZOM atau 18,5 persen daratan diperkirakan berada di atas normal. Data tersebut memperlihatkan bahwa kesiapsiagaan tetap diperlukan karena besarnya curah hujan dan kondisi wilayah menjadi faktor penting dalam menentukan tingkat risiko bencana. Karena itu, rekomendasi BMKG perlu diterjemahkan menjadi tindakan nyata lintas sektor. Di bidang pangan, pemerintah dapat menyesuaikan jadwal tanam dan memilih varietas berumur pendek. Pada sektor air dan energi, kapasitas drainase, waduk, serta tampungan air perlu dioptimalkan. Sementara itu, sektor kesehatan perlu meningkatkan kewaspadaan…

Kesiapsiagaan Bencana, Upaya Pemerintah Melindungi Warga

By Kata IndonesiaSeptember 30, 20260

Kesiapsiagaan Bencana, Upaya Pemerintah Melindungi Warga Oleh: Hendra Gunawan Kesiapsiagaan bencana semakin penting ditempatkan sebagai…

Pemerintah Ingatkan Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi saat Musim Hujan

By Kata IndonesiaSeptember 30, 20260

Pemerintah Ingatkan Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi saat Musim Hujan Jakarta – Pemerintah mengingatkan masyarakat dan seluruh…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.