• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Tokoh Masyarakat Mengapresiasi Perpanjangan Otsus

Tokoh Masyarakat Mengapresiasi Perpanjangan Otsus

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 1 October 2021

Oleh : Saby Kossay

Otonomi khusus yang diperpanjang tahun 2021 ini mendapat apresiasi positif dari para tokoh masyarakat Papua. Mereka merasa Otsus jilid 1 berhasil, oleh karena itu Otsus jilid 2 akan makin menaikkan taraf hidup warga di Bumi Cendrawasih. Apalagi dana Otsus terus dinaikkan sehingga akan makin memodernkan Papua.

Pada masa orde baru, Papua yang dulu bernama Irian Jaya, agak dianaktirikan karena ada sentralisasi pemerintahan. Sehingga mereka kurang bisa semaju di Jawa, padahal potensi sumber daya alamnya sangat besar. Di era reformasi peraturan diubah sehingga ada otonomi daerah dan Papua bergerak agar mengejar ketertinggalan. Pemerintah pusat juga memberikan dukungan berupa otonomi khusus.

Otonomi khusus yang dimulai tahun 2001 memberi kesempatan bagi warga Papua untuk membangun daerahnya sendiri. Selain itu mereka mendapat dana milyaran rupiah untuk mewujudkannya. Tahun 2021 Otsus jilid 2 dimulai dan banyak tokoh masyarakat Papua yang otomatis menyetujuinya, karena merasa program ini sangat baik untuk kemajuan di Bumi Cendrawasih.

Bupati Asmat Elisa Kambu dan Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano mengapresiasi pengesahan UU revisi Otsus Papua. Revisi UU ini berisi perbaikan agar Otsus jilid 2 berjalan dengan lebih baik lagi. Dalam artian, mereka juga turut mengapresiasi perpanjangan Otsus karena program ini baik sekali untuk kemajuan rakyat di Bumi Cendrawasih.

DPR memang baru saja mengesahkan RUU revisi Otsus menjadi UU dan isinya antara lain anggaran pendidikan dan kesehatan diberikan oleh pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, Sehingga anak-anak Papua akan lebih cerdas karena mendapat beasiswa, bahkan hingga perguruan tinggi. Mereka juga jauh dari penyakit karena mendapatkan akses kesehatan yang lebih mudah karena banyak Puskesmas yang dibangun.

Selain itu, dalam revisi ini disebutkan bahwa jika ada usaha perekonomian diprioritaskan untuk OAP (orang asli Papua). Sehingga OAP akan lebih berdaya dan mendapatkan kesempatan lebih tinggi untuk maju dan sehat secara finansial.

Elisa Kambu menambahkan, peningkatan dana Otsus diharap bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat Papua. Apalagi dana Otsus saat ini 2,5% dari dana alokasi umum (DAU) nasional dan sebelumnya hanya 2% dari DAU. Dalam artian, jika makin banyak anggarannya maka proyek-proyek Otsus akan makin lancar.

Apresiasi memang wajib diberikan terhadap perpanjangan Otsus, karena program ini sayang sekali jika terhenti begitu saja. Jika ada proyek yang belum selesai tetapi anggarannya tidak ada karena Otsus dihentikan, akan mangkrak dan sia-sia. Oleh karena itu semua orang baik pejabat maupun rakyat mendukung perpanjangan Otsus karena sangat bermanfaat bagi seluruh warga di Bumi Cendrawasih.

Selain itu, jika Otsus dihentikan maka tidak akan ada beasiswa terhadap anak-anak Papua. Padahal beasiswa sangat berjasa agar mereka bisa melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi. Contoh tokoh nasional yang sukses berkat beasiwa Otsus adalah Billy Mambrasar yang saat ini jadi Staf Khusus Presiden Jokowi.

Oleh karena itu, sudah patut jika Otsus diperpanjang karena program ini terbukti sangat berguna bagi seluruh rakyat Papua. Berkat dana Otsus maka ada infrastruktur megah di Bumi Cendrawasih seperti Jembatan Youtefa, Bandara internasional Sentani, dan Jalan Trans Papua. Otsus juga memberi dana bantuan bagi para mama untuk tambahan modal usaha.

Perpanjangan Otsus sangat disetujui oleh banyak orang di Papua karena program ini terbukti memakmurkan masyarakat. Jika mobilitas warga diperlancar berkat Jalan Trans Papua maka bisnis dan urusan-urusan lain juga lancar. Mereka juga menghemat karena tak perlu menempuh perjalanan via udara yang tiketnya sangat mahal, karena bisa lewat jalan Trans Papua.

Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Yogyakarta

Verifikasi dan Validasi Koperasi Merah Putih Dikebut, Pemerintah Targetkan Belasan Ribu Titik Rampung

September 30, 2026

Mengawal Kesiapsiagaan Bencana Sebelum Hujan Ekstrem Datang

September 30, 2026

Verifikasi dan Validasi Koperasi Merah Putih Dikebut, Pemerintah Targetkan Belasan Ribu Titik Rampung

By Kata IndonesiaSeptember 30, 20260

Verifikasi dan Validasi Koperasi Merah Putih Dikebut, Pemerintah Targetkan Belasan Ribu Titik Rampung Jakarta -…

Mengawal Kesiapsiagaan Bencana Sebelum Hujan Ekstrem Datang

By Kata IndonesiaSeptember 30, 20260

Mengawal Kesiapsiagaan Bencana Sebelum Hujan Ekstrem Datang   Oleh: Rizky Adinata Kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi perlu diperkuat sebelum hujan ekstrem datang, menyusul prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa musim hujan 2026/2027 memiliki pola yang perlu diwaspadai. Meski awal musim hujan diperkirakan berlangsung lebih lambat di sejumlah wilayah, jarak menuju puncak musim hujan relatif berdekatan sehingga potensi lonjakan curah hujan dapat meningkatkan risiko banjir, tanah longsor, angin kencang, dan gangguan pelayanan publik. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa mitigasi bencana tidak seharusnya baru dilakukan ketika hujan deras mulai menimbulkan dampak, tetapi harus dipersiapkan sejak jauh hari melalui koordinasi pemerintah dan partisipasi masyarakat. BMKG memprakirakan sebanyak 185 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 24,66 persen luas daratan Indonesia mulai memasuki musim hujan pada November 2026. Selanjutnya, sebanyak 266 ZOM atau 17,3 persen wilayah daratan diperkirakan menyusul pada Desember 2026. Di sisi lain, sebanyak 529 ZOM atau 61,08 persen wilayah mengalami kemunduran awal musim hujan dibandingkan rata-rata klimatologinya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah perlu memahami karakteristik cuaca di wilayah masing-masing agar kebijakan kesiapsiagaan dapat disusun secara tepat dan tidak bersifat seragam. Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menjelaskan bahwa salah satu hal yang perlu menjadi perhatian adalah jarak antara awal musim hujan dengan puncak musim yang diperkirakan cukup dekat. Puncak musim hujan diproyeksikan terjadi pada Desember 2026 di 155 ZOM, Januari 2027 di 162 ZOM, dan Februari 2027 di 190 ZOM. Menurut Ardhasena Sopaheluwakan, kondisi tersebut perlu diantisipasi karena curah hujan tinggi dalam periode yang berdekatan dapat memicu bencana hidrometeorologi apabila kapasitas lingkungan dan infrastruktur tidak memadai. Meskipun durasi musim hujan pada sebagian wilayah diperkirakan lebih pendek, akumulasi curah hujan tidak berarti berada pada kondisi rendah. BMKG mencatat 510 ZOM atau sekitar 69,7 persen daratan berada dalam kategori curah hujan normal, sedangkan 147 ZOM atau 18,5 persen daratan diperkirakan berada di atas normal. Data tersebut memperlihatkan bahwa kesiapsiagaan tetap diperlukan karena besarnya curah hujan dan kondisi wilayah menjadi faktor penting dalam menentukan tingkat risiko bencana. Karena itu, rekomendasi BMKG perlu diterjemahkan menjadi tindakan nyata lintas sektor. Di bidang pangan, pemerintah dapat menyesuaikan jadwal tanam dan memilih varietas berumur pendek. Pada sektor air dan energi, kapasitas drainase, waduk, serta tampungan air perlu dioptimalkan. Sementara itu, sektor kesehatan perlu meningkatkan kewaspadaan…

Kesiapsiagaan Bencana, Upaya Pemerintah Melindungi Warga

By Kata IndonesiaSeptember 30, 20260

Kesiapsiagaan Bencana, Upaya Pemerintah Melindungi Warga Oleh: Hendra Gunawan Kesiapsiagaan bencana semakin penting ditempatkan sebagai…

Pemerintah Ingatkan Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi saat Musim Hujan

By Kata IndonesiaSeptember 30, 20260

Pemerintah Ingatkan Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi saat Musim Hujan Jakarta – Pemerintah mengingatkan masyarakat dan seluruh…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.