• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Kesehatan»Waktu yang Tepat untuk Vaksinasi Usai Terinfeksi Covid-19

Waktu yang Tepat untuk Vaksinasi Usai Terinfeksi Covid-19

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 25 July 2021

Virus SARS-CoV-2 masih beredar belum selesai mencapai tingkat vaksinasi herd-imunity. Demi menanggulangi pandemi Covid-19, masyarakat dihimbau untuk mendapatkan vaksin secara penuh atau dua tahap.

Bahkan bagi para penyintas maupun orang yang pernah terinfeksi. Penyintas Covid-19 merupakan sebutan bagi orang yang mampu bertahan hidup melawan. Selain itu disebut pula kumpulan orang-orang yang sembuh dari Covid-19.

Seseorang yang pernah terinfeksi kemudian sembuh, biasanya telah mendapatkan antibodi dari infeksi virus yang mereka alami sebelumnya.

Melansir dari laman Instagram resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), penyintas Covid-19 bisa menerima vaksin tiga bulan setelah dinyatakan sembuh. Hal ini merujuk pada rekomendasi PAPDI dan ITAGI, serta melihat dari respon tubuh masing-masing orang terhadap virus.

Risiko Tertular Lagi

Para penyintas Covid-19 rupanya tetap memiliki risiko terinfeksi lagi. Meski tubuh telah mengenali virus SARS-CoV-2 dan memproduksi antibodi. Oleh sebab itu, Kementerian Kesehatan RI menyarankan untuk tetap mendapatkan vaksin.

Cara kerja vaksin Covid-19 di dalam tubuh. Saat virus SARS-CoV-2 menginfeksi tubuh, sel B yang dibantu oleh sel T di dalam tubuh akan berubah jadi sel Plasma. Kemudian sel Plasma itu membentuk antibodi spesifik terhadap virus SARS-CoV-2.

Antibodi penetral efisien untuk menghambat infeksi sel oleh virus dan mencegah tubuh terinfeksi ulang olehnya. Mayoritas penyintas Covid-19 yang sudah sembuh memiliki antibodi terhadap virus SARS-CoV-2 yang dapat terdeteksi dalam darah. Umumnya antibodi terbentuk sekitar 1-3 minggu.

Pasien dengan gejala berat biasanya memiliki antibodi penetral lebih banyak. Daripada pasien yang tak bergejala atau gejalanya ringan.

Dengan vaksinasi, orang dengan sistem kekebalan yang sehat mendapatkan respons antibodi yang hebat.

Pengecualian bagi orang yang menerima antibodi monoklonal sebagai bagian dari perawatan Covid-19 mereka. Direkomendasikan untuk menunggu setidaknya 90 hari setelah perawatan, baru vaksinasi.

Bansos Beras Presiden Bantu Ringankan Beban Masyarakat

June 15, 2026

Bansos Beras Presiden Jadi Bantuan Strategis bagi Keluarga Penerima

June 15, 2026

Bansos Beras Presiden Bantu Ringankan Beban Masyarakat

By Kata IndonesiaJune 15, 20260

Bansos Beras Presiden Bantu Ringankan Beban Masyarakat Oleh: Fajar Nugroho Pemerintah kembali memperkuat perlindungan sosial…

Bansos Beras Presiden Jadi Bantuan Strategis bagi Keluarga Penerima

By Kata IndonesiaJune 15, 20260

Bansos Beras Presiden Jadi Bantuan Strategis bagi Keluarga Penerima Oleh: Andika Prasetyo Komitmen pemerintah dalam…

Subsidi Beras 10 Kg Diperpanjang Pemerintah demi Jangkau 33 Juta KPM

By Kata IndonesiaJune 15, 20260

Subsidi Beras 10 Kg Diperpanjang Pemerintah demi Jangkau 33 Juta KPM Jakarta – Pemerintah memperpanjang…

Pemerintah Perpanjang Penyaluran Bantuan Beras 10 Kg Selama Tiga Bulan

By Kata IndonesiaJune 15, 20260

Pemerintah Perpanjang Penyaluran Bantuan Beras 10 Kg Selama Tiga Bulan Jakarta – Pemerintah kembali melanjutkan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.