• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Ekonomi Digital RI Diprediksi Tumbuh Pesat

Ekonomi Digital RI Diprediksi Tumbuh Pesat

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 14 June 2021

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi memperkirakan ekonomi digital di Indonesia dapat tumbuh hingga delapan kali lipat pada 2030 mendatang. Menurutnya, ekonomi digital mempunyai prospek pertumbuhan yang sangat baik di Tanah Air.

“Dan dalam 10 tahun ke depan, 2030 pertumbuhan GDP (gross domestic product) Indonesia akan tumbuh dari Rp15.400 triliun menjadi Rp24.000 triliun pada tahun 2030. Tetapi pertumbuhan digital ekonomi itu sendiri akan tumbuh delapan kali lipat dari Rp632 triliun menjadi Rp4.531 triliun,” ujar Lutfi

Lutfi menjelaskan bahwa dari Rp4.531 triliun itu, e-commerce (perdagangan daring) akan menyumbang sekitar 34 persen atau setara dengan Rp1.900 triliun. Ia juga memprediksi business-to-business (b to b) ekonomi digital akan bertumbuh 13 persen atau Rp763 triliun, serta layanan kesehatan berbasis teknologi (health app) akan menyumbang Rp471,6 triliun atau delapan persen terhadap pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dalam satu dekade mendatang.

Lutfi juga yakin sektor lain yang berbasis teknologi digital akan mampu menopang pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Indonesia, seperti online travel, online media, dan layanan transportasi digital.

Maka dari itu, Lutfi optimistis Indonesia bisa memegang peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi digital di kawasan ASEAN. Bahkan, ia menyebut bahwa produk domestik bruto (PDB) ekonomi digital Indonesia akan tumbuh 55 persen dari PDB digital ekonomi ASEAN atau Rp323 triliun dan diperkirakan akan menjadi Rp417 trilliun pada 2030.

Mantan duta besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS) itu menjelaskan ada beberapa hal yang harus diperbaiki untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi digital, yakni infrastruktur telekomunikasi, perlindungan konsumen di era digital, serta mencari sumber daya manusia (SDM) yang terampil khusus dalam bidang ini. Inovasi ekosistem, kata Lutfi, juga sangat dibutuhkan untuk bisa menghidupkan digital ekonomi di tengah-tengah kehidupan masyarakat.

Apresiasi Pelayanan Haji sebagai Buah Perbaikan Tata Kelola

May 27, 2026

Pelayanan Haji Indonesia Dinilai Semakin Profesional dan Responsif

May 27, 2026

Apresiasi Pelayanan Haji sebagai Buah Perbaikan Tata Kelola

By Kata IndonesiaMay 27, 20260

Apresiasi Pelayanan Haji sebagai Buah Perbaikan Tata Kelola Oleh : Ricky Rinaldi Penyelenggaraan ibadah haji…

Pelayanan Haji Indonesia Dinilai Semakin Profesional dan Responsif

By Kata IndonesiaMay 27, 20260

Pelayanan Haji Indonesia Dinilai Semakin Profesional dan Responsif Jakarta, – Pemerintah terus memperkuat kualitas penyelenggaraan…

Tata Kelola Haji 2026 Mendapat Pengakuan Berbagai Pihak

By Kata IndonesiaMay 27, 20260

Tata Kelola Haji 2026 Mendapat Pengakuan Berbagai Pihak Jakarta — Pemerintah terus memperkuat tata kelola…

MBG Papua Membangun Generasi Sehat dan Menggerakkan Ekonomi Lokal

By Kata IndonesiaMay 26, 20260

MBG Papua Membangun Generasi Sehat dan Menggerakkan Ekonomi Lokal Oleh: Markus Yarangg Program Makan Bergizi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.