• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Headline»Komunitas GESIT Ajak Warganet dan Milenial  Cegah  Gelombang Kedua Pandemi  Dengan Disiplin Prokes 5M serta Sukseskan Vaksinasi

Komunitas GESIT Ajak Warganet dan Milenial  Cegah  Gelombang Kedua Pandemi  Dengan Disiplin Prokes 5M serta Sukseskan Vaksinasi

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 24 May 2021

Komunitas Generasi Literasi Terbit (GESIT) merupakan komunitas warganet milenial yang terdiri dari YouTuber, blogger, vlogger, dan konten kreator dari berbagai wilayah Indonesia yang terus konsisten meliterasi pegiat media sosial fan milenial , seperti ssat ini dengan mengajak dan mengingatkan masyarakat Indonesia agar waspada terhadap penyebaran mutasi Covid-19 melalui penerapan disiplin Prokes 5M dan melaksanakan vaksinasi guna cegah gelimbang kedua pandemi Covid-19.

Ketua GESIT Anggara Purissta mengajak warganet dan generasi milenial mendukung upaya penanganan pandemi Covid-19 oleh pemerintah dengan melakukan vaksinasi dan disiplin Prokes 5M Dalam rangka Cegah Gelombang Kedua mutasi Covid-19.

“Jangan sampai gelombang kedua yang terjadi di India yang berpotensi lebih mengkhawatirkan dampaknya, juga terjadi di Indonesia. Protokol kesehatan yang selama ini dilaksanakan perlu dijaga, bahkan ditingkatkan. Lakukan vaksinasi jika tiba gilirannya dan laksanakan prokes 5M; memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi” Ujar Anggara.

Selain itu, Komunitas GESIT mengimbau dan mengajak semua khalayak  khususnya  seluruh elemen warganet agar melawan konten hoaks dan provokatif serta mendukung pemerintah dalam upaya penanganan pandemi Covid-19.

“Bersama kita melawan Hoaks dan Konten provokatif seputar penanganan pandemi covid-19 oleh pemerintah demi Indonesia yang lebih sehat dan kuat” Tambah Anggara.

Sebelumnya sepanjang bulan Mei ini Komunitas GESIT terus  melakukan kampanye aksi  penyebaran konten informasi positif terkait penyebaran mutasi covid-19 agar masyarakat dapat mencegah dan mengantisipasinya dengan lakukan vaksinasi dan disiplin Prokes 5M serta didukung dengan  deklarasi online  warganet dari  berbagai daerah tentang ajakan mensukseskan penanganan pandemi covid-19 oleh pemerintah, yang isi deklarasinya diantaranya:

Pertama, Siap menjaga Persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila Dan Undang – Undang Dasar 1945 Serta Kebhinekaan.

Kedua, Siap mendukung upaya penanganan pandemi Covid-19 oleh pemerintah dengan melakukan vaksinasi dan disiplin Prokes 5M dalam rangka Cegah Gelombang Kedua Covid-19.

Ketiga , Siap berkontribusi mengedukasi dan menginformasikan masyarakat akan pencegahan dan bahaya gelombang kedua mutasi virus Covid-19 demi suksesnya penanganan Covid-19 oleh pemerintah.

Mahasiswa Papua Diimbau Kedepankan Dialog demi Stabilitas dan Kelanjutan Pembangunan

July 2, 2026

Dialog DPR dengan Mahasiswa Dinilai Langkah Cerdas Redam Ketegangan Politik

July 2, 2026

Mahasiswa Papua Diimbau Kedepankan Dialog demi Stabilitas dan Kelanjutan Pembangunan

By Kata IndonesiaJuly 2, 20260

Mahasiswa Papua Diimbau Kedepankan Dialog demi Stabilitas dan Kelanjutan Pembangunan Jayapura – Kalangan mahasiswa di…

Dialog DPR dengan Mahasiswa Dinilai Langkah Cerdas Redam Ketegangan Politik

By Kata IndonesiaJuly 2, 20260

Dialog DPR dengan Mahasiswa Dinilai Langkah Cerdas Redam Ketegangan Politik Jakarta – Langkah pimpinan…

Mahasiswa sampai Anak Desa, Presiden Mendengar Aspirasi Bangsa 

By Kata IndonesiaJuly 2, 20260

Mahasiswa sampai Anak Desa, Presiden Mendengar Aspirasi Bangsa  Oleh: Ganesh Lepen Wengi *) Demonstrasi mahasiswa selalu memiliki tempat penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Mahasiswa seringkali menjadi kelompok pertama yang menangkap kegelisahan publik, mengartikulasikan persoalan bangsa, sekaligus mendorong lahirnya berbagai pembaruan kebijakan. Karena itu, kehadiran aksi mahasiswa adalah bagian dari mekanisme koreksi dalam negara demokrasi. Namun demikian, kualitas demokrasi tidak hanya diukur dari seberapa bebas masyarakat menyampaikan kritik. Demokrasi juga diukur dari sejauh mana pemerintah bersedia mendengarkan, membuka ruang dialog, dan menerjemahkan berbagai aspirasi menjadi kebijakan yang lebih baik. Pada titik inilah dinamika demokrasi Indonesia hari ini layak diapresiasi. Belakangan berbagai aksi mahasiswa mengangkat isu mulai dari kondisi ekonomi, Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga Koperasi Desa Merah Putih. Aspirasi tersebut merupakan hak konstitusional yang patut dihormati. Yang menarik, pemerintah tidak memilih jalan penolakan ataupun pembatasan ruang berekspresi. Sebaliknya, berbagai kritik justru dijawab melalui evaluasi kebijakan, penyempurnaan program, hingga penguatan koordinasi lintas kementerian. Direktur Eksekutif Kata Rakyat, Alwan Ola Riantobi, menilai salah satu indikator penting pemerintahan yang demokratis adalah kesediaannya menerima kritik dan membuka ruang dialog. Menurutnya, pemerintah tidak menutup diri terhadap demonstrasi mahasiswa, bahkan melakukan evaluasi terhadap berbagai program yang menjadi sorotan publik, termasuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang kini memasuki fase pembenahan tata kelola dan mitigasi. Ia juga menilai berbagai respons pemerintah terhadap pelemahan rupiah dan dinamika pasar menunjukkan bahwa kritik masyarakat dijadikan salah satu bahan dalam penyusunan langkah kebijakan. Lebih jauh, Presiden Prabowo Subianto sendiri memberikan gambaran menarik mengenai bagaimana pemerintah memandang aspirasi masyarakat. Dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia, Presiden menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya mendengarkan masukan para profesor maupun akademisi, tetapi juga memperhatikan usulan masyarakat biasa, termasuk anak-anak desa yang menyampaikan aspirasi melalui media sosial seperti TikTok. Menurut Presiden, teknologi justru memungkinkan pemerintah mengetahui persoalan hingga ke pelosok daerah dan menindaklanjutinya secara lebih cepat.…

Ekonom Ajak Mahasiswa Sikapi Isu Ekonomi Secara Objektif

By Kata IndonesiaJuly 2, 20260

Ekonom Ajak Mahasiswa Sikapi Isu Ekonomi Secara Objektif Oleh : Aditia Rahman Perkembangan ekonomi nasional…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.